RS QIM Batang Adakan Terapi Massal Berhenti Merokok

Rabu, 11 September 2019 Jumadi Dibaca 1.287 kali Kesehatan
RS QIM Batang Adakan Terapi Massal Berhenti Merokok
Batang - Menurut WHO (2002), Indonesia menempati urutan kelima di dunia dalam hal konsumsi rokok. Lebih dari 40,3 juta anak Indonesia berusia 0-14 tahun terpapar asap rokok di lingkungannya.

Berdasarkan  hasil penelitian, 60% dari perokok aktif atau sebesar 84,84 juta orang dari 141,44 juta orang adalah mereka yang berasal dari penduduk miskin atau ekonomi lemah yang sehari-harinya kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. 

Diperkirakan hingga menjelang 2030 kematian akibat merokok akan mencapai 10 juta pertahunnya dan di negara berkembang diperkirakan tidak kurang 70% kematian yang disebabkan oleh rokok.

Untuk mengurangi dampak kesehatan akibat rokok, Rumah Sakit QIM menyelenggarakan bakti sosial berhenti merokok dalam rangka pembukaan Klinik Berhenti Merokok, dengan teknik Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). 

Teknik SEFT ini merupakan variasi dari teknik akupunktur dan merupakan kombinasi dari 15 teknik terapi seperti NLP, psikoanalisa, logoterapi, sugesti dan afirmasi, visualisasi kreatif, loving-kindness therapy, powerful prayer, psikologi energi dan lain-lain, yang terbukti secara ilmiah dalam jurnal-jurnal kedokteran dapat secara cepat dan efektif memperbaiki beberapa masalah fisik maupun emosi, termasuk fobia, insomnia, dan kecanduan akibat rokok.

Acara terapi massal ini dilakukan di halaman parkir Rumah Sakit QIM, Rabu (11/9/2019) yang diikuti oleh 50 orang peserta dari Batang, Pekalongan, dan bahkan ada peserta dari kota lain seperti Wonosobo. 

Sebagai terapis adalah Terapis SEFT dr. Maftuhah Nurbeti, MPH yang merupakan Manajer Pelayanan Rumah Sakit QIM serta Tim Terapis SMK Muhammadiyah Pekalongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Ibu Lies Triyati Noer. Tim SMK Muhammadiyah Pekalongan juga telah beberapa kali mengadakan bakti sosial berhenti merokok, baik untuk siswa SMA maupun karyawan di Pekalongan. 

Terapi SEFT ini pernah memecahkan rekor MURI untuk Terapi Berhenti Merokok 1428 pelajar se Jabotabek dan Terapi Inovatif Pecandu Narkoba. 

Dalam sambutannya, Direktur Rumah Sakit QIM, dr. Ratna Ismoyowati, yang diwakili oleh Manajer Umum dan SDM, Slamet Muljono menyebutkan bahwa merokok memang sudah terbukti membahayakan kesehatan, sehingga menyarankan agar dana yang digunakan untuk merokok dapat dialokasikan untuk kebutuhan kesehatan yang lainnya, termasuk membayar iuran BPJS.

Sehingga bila sakit sudah terlindungi dan bisa gratis, karena BPJS menggunakan prinsip gotong royong. Ia berharap agar Klinik Berhenti Merokok yang dibuka di Rumah Sakit QIM bisa membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Batang dan sekitarnya. Tarif pelayanan sebesar Rp100.000,00 (paket sampai berhasil), masih terjangkau bila dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk membeli rokok dalam setahun.

Sementara salah satu peserta terapi, Sani Nurizal dari Kota Pekalongan, mempunyai keinginan besar untuk berhenti merokok, karena setelah 30 tahun menjadi perokok dampak yang dirasakan diantaranya tubuh merasa tidak nyaman. Menurutnya, seusai mengikuti terapi itu merasakan beberapa perbedaan pada tubuhnya.  

“Waktu sebelum diterapi ngerokok ya rasanya biasa, tapi setelah diterapi badan rasanya pegal, mual, keringat keluar banyak dan pusing. Dan ketika ngerokok lagi rasanya sudah nggak enak ya,” terangnya.

Sani berniat untuk berhenti merokok, karena mengingat usia yang sudah memasuki kepala empat. Kalau ada teman-teman yang berusaha untuk merayu untuk kembali lagi, kita harus memiliki tekad yang kuat, agar tidak kembali menjadi perokok.

“Semua kembali kepada diri kita masing-masing, apalagi saya sudah didukung oleh anak-anak dan istri untuk berhenti merokok,” ungkapnya.

Demikian pula dengan Yayang Bagus, yang telah menjadi perokok aktif sejak kelas 5 SD, berniat untuk berhenti merokok dengan mengikuti terapi itu, karena tidak ingin menambah penyakit di tubuhnya.

“Setelah diterapi rokok itu rasanya pahit di mulut dan mual,” tuturnya.

Selama 20 tahun menjadi perokok, Yayang merasakan sakit pada dada dan sesak nafas. Mulai dari sekarang sebaiknya teman-teman tidak usah merokok lagi, karena itu merugikan diri sendiri dan orang lain. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Batang - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Batang meluncurkan 11 inovasi pelayanan publik bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-58 Pengadilan Agama Batang. Berbagai inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas lembaga, serta menghadirkan lingkungan peradilan yang semakin ramah bagi masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 12
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memastikan kesiapan jajaran puskesmas di wilayahnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMASMK.
26 Jun 2026 Jumadi 13
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.
26 Jun 2026 Jumadi 11
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
26 Jun 2026 Jumadi 16
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 14
Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional
Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional
Batang Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf ) Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat mengantisipasi kecelakaan laut di kawasan Pantura Barat. Sebanyak 30 pengelola wisata pantai dari Kabupaten Batang, Kendal, dan Pekalongan digembleng dalam Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata Bahari selama tiga hari, 23-25 Juni 2026, di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang, Kamis (2562026).
25 Jun 2026 Jumadi 66