Upaya Maksimal Pemkab Batang Untuk Wujudkan KLA

Selasa, 25 Juni 2019 Jumadi Dibaca 554 kali Pemerintahan
Upaya Maksimal Pemkab Batang Untuk Wujudkan KLA

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang telah berupaya semaksimal mungkin memenuhi indikator-indikator yang ditentukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, diantaranya sistem regulasi, persiapan peraturan daerah, pelibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), forum anak melalui kegiatan positif yang mendukung dan melindungi anak.

Pernyataan itu disampaikan oleh Bupati Batang Wihaji saat membuka acara Dialog Bupati, Gugus Tugas Layak Anak dengan Tim Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak Tingkat Nasional 2019 di Aula Kantor Bupati Kabupaten Batang, Selasa (25/6/2019).

Bupati Batang Wihaji mengemukakan, syarat-syarat lain untuk memenuhi indikator menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Batang telah menerapkan Gerakan Matikan Handphone dan Televisi pada jam 18.00-20.00 WIB. 

“Hal itu dinilai penting, bahwa Pemkab Batang memihak kepada hak anak untuk fokus belajar dan lebih mendekatkan secara emosional antara orang tua dan anak,” terangnya.

Ia menargetkan tahun 2019 Kabupaten Batang menjadi KLA, dengan harapan masuk di atas kategori Pratama. 

Bupati menambahkan, penemu gawai saja berupaya untuk membatasi penggunaan gawai pada anaknya. Hal itu dikarenakan dampak negatif yang luar biasa bagi anak, jika tidak ada batasan-batasan tertentu. 

“Kita berusaha mencegah dampak negatif itu sedini mungkin, melalui gerakan untuk mematikan handphone dan tv pada jam belajar di rumah,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Muchlasin mengucapkan terima kasih kepada OPD yang telah mendukung pelaksanaan verifikasi lapangan. Kegiatan diawali dengan pertemuan antara tim verifikasi dengan forum anak.

“Verifikasi lapangan dilakukan di Disdukcapil, Himpaudi, sekolah, Puskesmas, Desa Layak Anak, Kecamatan Layak Anak,” terangnya.

Ia mengharapkan ada komitmen bersama untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus yang tangguh.

Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Hendra Jamal memaparkan, langkah utama yang harus ditempuh untuk menjadi KLA, adalah harus ada komitmen dari Bupati, sehingga program-program yang berhubungan dengan Kabupaten Layak Anak dapat terpenuhi.

“Untuk mewujudkan perlindungan anak merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah, termasuk Kabupaten/Kota yang menerbitkan Perda khusus tentang KLA,” jelasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Batang Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Batang semakin semarak dengan kehadiran Forum Anak yang menggelar kegiatan pengenalan permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda mengenal kembali permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus alternatif aktivitas yang sehat, edukatif, dan menyenangkan.
12 Jul 2026 Jumadi 71
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 833
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 211
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 198
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 150
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 98