Wabup Batang Minta Pengawasan Khusus Mengenai Cukai

Senin, 24 Juni 2019 Jumadi Dibaca 557 kali Pemerintahan
Wabup Batang Minta Pengawasan  Khusus Mengenai Cukai

Batang - Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Batang menyelenggarakan Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai dan Kepabeanan di Aula Kantor Bupati Batang, Senin (24/6/2019). 

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Batang, Camat, organisasi masyarakat, pelaku usaha, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tegal Lucita Itaning Prasetya menjelaskan mengenai fungsi Bea Cukai, pertama yaitu trade facilitator, dimana bea cukai mempunyai peran untuk memberikan fasilitas perdagangan antara lain berupa peningkatan arus barang impor dan ekspor, sehingga dapat menekan ekonomi biaya tinggi yang pada akhirnya akan menciptakan iklim perdagangan yang kondusif.

“Kedua yaitu industrial assistance, dimana bea cukai berperan untuk memberikan dukungan dan asistensi kepada industry a.l. seperti pemberian fasilitas fiskal melalui perijinaan fasilitas Kawasan Berikat, Kemudahan Impor Tujuan Ekspor, dll, sehingga tercipta industri yang memiliki keunggulan kompetitif di pasar international,” ungkapnya.

Ketiga yaitu revenue collector, lanjutnya, dimana bea cukai berperan untuk menghimpun penerimaan Negara seperti bea masuk, bea keluar, cukai dan pajak dalam rangka impor. Keempat adalah community protector, dimana bea cukai mempunyai fungsi untuk melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang illegal dan berbahaya seperti narkotika, psikotropika, dan lain-lain.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan hasil pembagian cukai yang dulu dengan perubahan UU No 39 Tahun 2007 tentang cukai dimana bahwa cukai ini sangat luar biasa memunculkan berbagai macam kegiatan baik dari bidang cukai itu sendiri yang menghasilkan nilai uang, yang bermanfaat bagi bangsa.

“Maka dari itu mari bersama-sama tentang cukai ini khususnya di wilayah Kabupaten Batang, yang berkaitan dengan cukai untuk pengawasan lebih, karena menghindari dampak negatif. Oleh karena itu, dapat dijelaskan kepada masyarakat jangan sampai cukai ini datang tidak tahu tentang kemanfaatannya,” terangnya.

Sementara, Analisis Perekonomian Biro Perekonomian Provinsi Jawa Tengah Een Erliana menjelaskan mengenai konsep dasar cukai, bahwa cukai merupakan pungutan Negara yang dikenakan terhadap barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik tertentu, yang ditetapkan dalam Undang-undang.

“Sifat dan karakteristik yang dimaksud adalah konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negative bagi masyarakat atau lingkungan, atau pemakaiannya perlu pembebanan pungutan Negara demi keadilan dan keseimbangan,” jelasnya.

Ia menyampaikan dengan terselenggaranya acara ini diharapkan agar masyarakat makin mengetahui tugas dan fungsi bea cukai, serta memahami aturan di bidang cukai khususnya berkaitan dengan peredaran rokok illegal. (MC Batang, Jateng/Jumadi)


Berita Lainnya

Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Batang Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Batang semakin semarak dengan kehadiran Forum Anak yang menggelar kegiatan pengenalan permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda mengenal kembali permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus alternatif aktivitas yang sehat, edukatif, dan menyenangkan.
12 Jul 2026 Jumadi 59
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 812
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 208
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 195
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 145
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 97