Program TMMD Reguler Kodim 0736Batang berhasil mempercepat rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sembung, Kecamatan Subah, dengan progres mencapai 60 persen. Bantuan tersebut memberikan harapan bagi warga kurang mampu, termasuk Sriati, untuk segera menempati rumah yang lebih layak dan nyaman. Selain itu, pembangunan sumur bor di lima titik dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau.
Batang - Program sasaran fisik TMMD Reguler Kodim Batang berupa rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mulai menunjukkan peningkatan dengan capaian pengerjaan hingga 60 persen. Selama 30 hari proses pengerjaan, TNI berfokus pada rehab RTLH di lima titik milik warga yang tergolong kurang mampu.
Salah satu penerima manfaat, Sriati mengaku senang karena setelah bertahun-tahun rumah yang dihuni bersama sang suami dan kedua anaknya, akan segera selesai direhab, sehingga nantinya layak dihuni.
“Dulu rumah saya dindingnya cuma pakai bambu dan belum bisa dikatakan layak huni, tapi sebentar lagi bakalan bagus, nyaman buat ditinggali sama anak dan suami,” katanya, saat ditemui di kediamannya Desa Sembung, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Rabu (28/10/2026).
Ia sempat menceritakan, beberapa tahun lalu kondisi rumah yang ditinggalinya ini sangat tidak layak huni, mulai dari atap yang sering bocor saat diterpa hujan. Namun kini perlahan tapi pasti kondisi rumah mulai nyaman untuk dihuni.
“Ruangan yang direhab hampir 100 persen, semua ruangan, ada dua kamar, pokoknya semuanya direhab. Terima kasih buat Pak tentara, Pak Dandim, semuanya sudah bikin rumah saya jadi bagus, Alhamdulillah,” tuturnya.
Jika menilik Sriati yang hanya seorang ibu rumah tangga dan mengandalkan penghasilan sepenuhnya dari sang suami yang berprofesi sebagai nelayan, tentu tidak akan cukup memiliki dana untuk merehab rumah seluruhnya. Namun berkat terpilih sebagai penerima manfaat bedah RTLH, ia bersama keluarga akan segera memiliki rumah yang lebih nyaman dihuni.
Dandim 0736/Batang Letkol Inf Didik Sudarmawan mengapresiasi proses pengerjaan rehab RTLH yang makin cepat menuju proses penyelesaiannya. Tentu bermanfaat karena kondisi kediaman yang semula kurang layak, dalam waktu dekat akan lebih nyaman dihuni.
“Respons penerima manfaat, sangat senang, tadi kita dengar dari Bu Sriati kalau hujan rumahnya pasti bocor dan banjir. Dengan dibangun ulang rumahnya, ya tentu senang sekali,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut Dandim bersama tim pengawas dari Mabes TNI AD, pun menyempatkan diri untuk memantau perkembangan pembangunan sumur bor.
“Kebetulan warga di sini kesulitan air, apalagi pas kemarau panjang, jadi kami bantu pembuatan sumur bor di lima titik,” ungkapnya.
Ia memastikan kemanfaatannya sangat besar bagi 100 kepala keluarga untuk tiap sumur bor. Kalau sudah jadi, tolong sumur bornya dirawat, jangan dipakai sembarangan, pakailah yang tepat karena sudah dilengkapi dengan MCK. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)