Batang - Di balik dinding-dinding yang mulai tergerus usia, para petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang setiap hari berhadapan dengan lika-liku persoalan sosial warga. Mulai dari kasus kekerasan, konflik rumah tangga, hingga persoalan sensitif pernikahan dini.
Batang - Di balik dinding-dinding yang mulai tergerus usia, para petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang setiap hari berhadapan dengan lika-liku persoalan sosial warga. Mulai dari kasus kekerasan, konflik rumah tangga, hingga persoalan sensitif pernikahan dini.
Kondisi fisik gedung kantor yang jauh dari kata layak ini pun tak luput dari sorotan Wakil Bupati Batang Suyono saat melakukan kunjungan dan pembinaan jajaran di lokasi tersebut. Menurutnya, pembenahan infrastruktur memang mendesak, namun ketulusan melayani masyarakat harus tetap jadi prioritas utama.
“Yang kedua sekaligus pembinaan berkenaan melayani masyarakat yang terbaik, meskipun kantornya itu sudah tidak baik menurut saya, harus direnovasi bangunannya. Fungsi DP3AP2KB sangat vital karena menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat. Penanganan masalah yang kerap memicu emosi tinggi menuntut para aparatur untuk selalu mengedepankan profesionalisme dan ketenangan,” katanya saat ditemui di Aula DP3AP2KB Batang, Kabupaten Batang, Jumat (25/9/2026).
Di sini harus menggunakan benar-benar tanpa interest karena melayani banyak konflik masyarakat. Bahwa keberhasilan pelayanan publik tidak diukur dari standar kenyamanan petugas, melainkan dari kepuasan warga yang datang mencari keadilan dan perlindungan.
“Ada pernikahan dini, ada konflik-konflik keluarga, kekerasan, semua itu kan harus ditangani dengan hati yang dingin, dengan kepala dingin. Maka itulah yang harus dicapai. Saya tadi sampaikan pelayanan yang terbaik, ekspektasi masyarakat bukan ekspektasi diri kita sebagai yang melayani, tapi ekspektasi dari Masyarakat,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetiyo menyambut hangat perhatian serta langkah tim Wakil Bupati yang turun langsung memotret tiap sudut bangunan untuk mendokumentasikan kerusakan yang ada.
Joko tak menampik bahwa gedung pelayanan ini sudah teramat lama tidak tersentuh perbaikan. Pihaknya sangat berharap usulan rehabilitasi total dapat direalisasikan demi kenyamanan masyarakat.
“Mudah-mudahan kita nanti akan ajukan untuk bisa dilakukan rehab berat barangkali ya, karena ini sudah lama tidak mendapatkan rehab,” harapnya.
Besar harapan jajaran DP3AP2KB agar pemerintah daerah mengalokasikan anggaran yang proporsional pada pengajuan mendatang, sehingga fasilitas yang ada bisa bertransformasi menjadi ruang pelayanan yang aman dan representatif.
“Dan mudah-mudahan ke depan mendapatkan anggaran yang cukup untuk membenahi gedung ini dan gedung ini menjadi salah satu gedung yang representatif karena di sini juga melakukan layanan langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.
Meski besaran anggaran dan jadwal renovasi masih menunggu kepastian proses pengajuan, dedikasi pelayanan di DP3AP2KB dituntut tak boleh goyah. Sarana gedung yang memadai dan pelayanan berhati dingin kini menjadi dua hal seiring yang terus diperjuangkan demi warga Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)