Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani

Kamis, 24 September 2026 Jumadi Dibaca 18 kali Acara Pimpinan Daerah
Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani
Pemkab Batang menggelar tasyakuran hasil panen tahunan di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Omah Tani memadati Pendopo Kantor Bupati Batang. Senyum sumringah mewarnai tasyakuran hasil panen tahunan yang rutin digelar bersama jajaran pemerintah daerah tersebut.

Batang - Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Omah Tani memadati Pendopo Kantor Bupati Batang. Senyum sumringah mewarnai tasyakuran hasil panen tahunan yang rutin digelar bersama jajaran pemerintah daerah tersebut.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengapresiasi tinggi dedikasi para petani lokal yang terus menjaga pasokan bahan pangan di wilayahnya. Menurutnya, fondasi kemandirian suatu daerah berawal dari apa yang dihasilkan di atas tanahnya sendiri.

“Pesannya pertama bahwa pertanian ini adalah hal yang fundamental, ketahanan pangan ini fundamental, dan setidaknya kita harus mampu mencukupi kebutuhan Batang ini dari hasil pertanian kita sendiri dulu, tanpa perlu support dari daerah yang lain,” katanya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (24/9/2026).

Isu regenerasi petani turut menjadi sorotan utama. Pemerintah Kabupaten Batang kini membidik sektor hortikultura sebagai daya tarik utama untuk memikat minat generasi muda, khususnya Gen Z, agar mau terjun ke dunia pertanian modern yang bernilai ekonomi tinggi.

“Terutama di sektor hortikultura, kita terus melakukan peningkatan kualitas dan peningkatan ekosistem. Nah, ini yang ini kita harapkan nanti ke depan menarik minat para petani di generasi muda. Kenapa, karena offtaker-nya nanti mungkin akan sudah bisa masuk ke pasar-pasar modern, terus kemudian juga yang dijual itu punya value added tertentu, bahkan mungkin diharapkan bisa ekspor,” jelasnya.

Langkah ini bukan sekadar wacana. Potensi bertani sebagai karier menjanjikan sudah dibuktikan oleh sebagian warga lokal yang berhasil menembus rantai pasok ritel raksasa.

“Betul, tadi sudah terbukti petani Kuripan juga cerita sampai sekarang masih kelengkengnya diambil oleh Indomaret dan lain sebagainya. Mereka senang, bahkan pengin nambah kapasitas produksinya,” ungkapnya.

Selain menjanjikan dari segi bisnis, profesi petani dipandang memiliki nilai kebaikan dan kehalalan yang murni karena memproduksi makanan langsung dari alam.

“Ya saya sih meyakini itu, ya. Karena kan itu tanah, terus tanah punya mereka sendiri, ditanam oleh bibit mereka sendiri. Mereka betul-betul kontrol nih apa yang kemudian dia makan,” imbuhnya.

Di sela kegiatan, tanggapan cepat juga diberikan terkait aduan anak petani yang belum menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP). Pemkab Batang berjanji segera melakukan pendataan untuk memastikan akses pendidikan anak-anak petani tetap terjamin.

“Ini tadi coba kita mapping. Insyaallah sih harapannya apalagi sekarang kan pemerintah pusat sudah mencanangkan gratis pendidikan dari TK sampai perguruan tinggi. Nah, makanya nanti kita cek mereka di swasta atau di negeri. Kalau di swasta memungkinkan kita kasih beasiswa atau enggak, atau kita tarik ke negeri untuk mendapatkan komponen biaya gratis untuk sekolahnya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan
Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan
Batang - Peristiwa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kecamatan Bawang, langsung membawa Anggota Komisi VIII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo untuk mengetahui kondisi terkini para korban. Bukan tanpa alasan, pasalnya peristiwa ini sudah terjadi untuk keduakalinya, maka sebagai langkah pencegahan, perlu diberikan peringatan keras dari Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) yang tidak memenuhi standarisasi kualitas.
24 Sep 2026 Jumadi 84
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 2015
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan medis secara optimal. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2492026).
24 Sep 2026 Jumadi 247
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Batang - Jumlah korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mencapai 411 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 orang telah diperbolehkan kembali ke rumah setelah mendapatkan penanganan medis.
24 Sep 2026 Jumadi 201
Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Usai ratusan pelajar mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Bupati M Faiz Kurniawan didampingi Direktur RSUD Batang dokter Any Rusydiani memantau kondisi terkini pelayanan korban. Melihat kejadian luar biasa tersebut, Bupati memastikan seluruh biaya pengobatan para korban, ditanggung sepenuhnya oleh Pemda, dengan tetap mencukupi kebutuhan obat maupun tempat tidur pasien.
24 Sep 2026 Jumadi 32
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMAMA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.
24 Sep 2026 Jumadi 238