Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang

Kamis, 24 September 2026 Jumadi Dibaca 190 kali Pelayanan Publik
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Direktur RSUD Batang dokter Any Rusydiani (kanan), pastikan Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMAMA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.

Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMA/MA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.

Sebelumnya kondisi pasien terduga keracunan mengalami mual, hingga diare, namun berkat penanganan optimal, kondisi membaik. Namun, seiring bertambahnya jumlah pasien terdampak maka pihak RSUD Batang berinisiatif untuk memindahkan perawatan dari Ruang IGD menuju Ruang Wijayakusuma dan Ruang Instalasi Diklat.

Direktur RSUD Batang dokter Any Rusydiani membenarkan, saat ini ruang perawatan terduga korban keracunan MBG dipindahkan demi memperoleh perawatan secara intensif.

“Keluhannya mual, muntah, diare dan kami tangani sesuai prioritas pasien, Alhamdulillah kondisi mereka mulai membaik,” katanya saat ditemui di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (24/9/2026).

Dikarenakan seluruh ruang rawat inap penuh, maka demi penanganan intensif, para pasien terdampak keracunan MBG, dirawat di selasar ruang Wijayakusuma dan Diklat. Hasil pemeriksaan masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait karena saat ini sampel makanan masih diteliti oleh Tim Labkesda di Semarang.

“Saat ini jumlah pasien yang dirawat mengalami penambahan jumlah dari semula 42, kini bertambah tiga pasien. Mereka masih dirawat di IGD ibu dan anak jadi total yang dirawat di sini 45 pasien,” jelasnya.

Salah satu siswi terdampak keracunan MBG, Cita dari MTs Sunan Kalijaga mengutarakan rasa mual terasa sesuai menyantap menu MBG telur bolognese. Setelah beberapa jam perut mulai mual disertai pusing dan langsung dibawa ke RSUD Batang.

“Kemarin mual perutnya sakit terus diare setelah makan lauk telur. Sekarang udah mendingan nggak' sakit, tapi kalau bisa pingin cepat pulang,” ungkapnya.

Sementara, dalam pantauannya bersama jajaran, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Batang, Sodikin yang sempat berbincang dengan salah seorang santri, mayoritas mengalami mual setelah mengonsumsi menu telur.

“Karena kami fokus ke anak-anak dari jenjang RA, MTs dan MA yang dirawat di sini ada 17 pasien, tapi masih ada lagi yang dirawat di beberapa fasyankes lain di Limpung sampai Bawang yang mau kami kunjungi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani
Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani
Batang - Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Omah Tani memadati Pendopo Kantor Bupati Batang. Senyum sumringah mewarnai tasyakuran hasil panen tahunan yang rutin digelar bersama jajaran pemerintah daerah tersebut.
24 Sep 2026 Jumadi 1
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 1963
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan medis secara optimal. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2492026).
24 Sep 2026 Jumadi 227
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Batang - Jumlah korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mencapai 411 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 orang telah diperbolehkan kembali ke rumah setelah mendapatkan penanganan medis.
24 Sep 2026 Jumadi 160
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 133
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 148