Regenerasi Pembatik Rifaiyah, Ford Foundation Bersama Kemendagri Perluas Pasar

Selasa, 15 September 2026 Jumadi Dibaca 39 kali Seni dan Budaya
Regenerasi Pembatik Rifaiyah, Ford Foundation Bersama Kemendagri Perluas Pasar
Analis Kerja Bilateral dan Regional, Pusat Fasilitasi Kerja Sama, Kemendagri Ahmad Rifanto (kiri), mengunjungi pembatik Rifaiyah di Komplek Kampung Batik Rifaiyah, Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang.
Batang - Proses regenerasi pembatik Rifaiyah dari kalangan muda, hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang belum sepenuhnya terpecahkan. Salah satu upaya pelestarian yang dilakukan oleh Ford Foundation bekerja sama dengan Kemendagri yang akan kembali memperpanjang kerja sama, sehingga dapat mendukung proses regenerasi pembatik khususnya Rifaiyah maupun perluasan pangsa pasar.

Batang - Proses regenerasi pembatik Rifaiyah dari kalangan muda, hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang belum sepenuhnya terpecahkan. Salah satu upaya pelestarian yang dilakukan oleh Ford Foundation bekerja sama dengan Kemendagri yang akan kembali memperpanjang kerja sama, sehingga dapat mendukung proses regenerasi pembatik khususnya Rifaiyah maupun perluasan pangsa pasar.

Analis Kerja Bilateral dan Regional, Pusat Fasilitasi Kerja Sama, Kemendagri Ahmad Rifanto membenarkan, perpanjangan kerja sama ini penting, karena perlu regenerasi pembatik agar industri dan seni membatik tetap lestari. Setelah melihat langsung proses pembuatan hingga pemasarannya, ternyata memerlukan dukungan untuk memperluas pangsa pasar.

“Tadi sudah berbincang dengan salah seorang pembatik Rifaiyah yang sudah lanjut usia, namun tetap konsisten melakukan potensinya di tengah kesederhanaan. Meski sudah dipasarkan sampai Singapura, tapi masih mengalami kendala promosi, agar ada perluasan pangsa pasar,” katanya, saat ditemui di Komplek Kampung Batik Rifaiyah, Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Selasa (15/9/2026).

Melihat lingkungan pembatik yang sangat sederhana, ia justru mengapresiasi karena di sanalah letak keotentikan batik tulis khas Rifaiyah yang merupakan hasil karya para maestro secara langsung.

“Di situlah letak kekhasan batik tulis Rifaiyah yang sangat bagus, mulai motif, pewarnaan dan berbeda dengan batik di era kekinian,” jelasnya.

Regional Director at Ford Foundation Indonesia, Alexander Irwan mengedepankan pluralisme melalui seni membatik, sesuai dengan namanya Batik Bhinneka Tunggal Ika. Sama halnya, Batik Rifaiyah khas Kabupaten Batang ini mulai bangkit sejak tiga tahun yang lalu, berkat ada kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan pembatik.

“Ke depan batik khas Batang ini bisa makin maju, bahkan melihat kesuksesan Batik Rifaiyah bisa jadi percontohan dalam proses revitalisasi batik di wilayah lain. Yakni mempromosikan toleransi dan keberagaman, pemberdayaan pembatik lokal dan memfasilitasi regenerasi pembatik muda,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu pembatik Rifaiyah, Miftakhutin bersyukur dengan adanya program Batik Bhinneka Tunggal Ika karena diberikan kesempatan untuk mengedukasi generasi muda untuk merealisasikan regenerasi pembatik.

“Ya sangat senang diajak kolaborasi seperti ini, agar pembatik dan karyanya tidak punah,” ungkapnya.

Untuk hasil karya dari Batik Bhinneka Tunggal Ika, tentu batik dari seluruh Nusantara, sedangkan pembatik Rifaiyah menjadi salah satu pihak yang memberikan metode khusus motif Rifaiyah. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

LCC 4 Pilar Kebangsaan Siap Digelar, MGMP Tekankan Nilai Pancasila LCC 4 Pilar Kebangsaan Siap Digelar, MGMP Tekankan Nilai Pancasila
LCC 4 Pilar Kebangsaan Siap Digelar, MGMP Tekankan Nilai Pancasila
Batang - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila SMP Batang menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan Pendidikan Pancasila Tingkat SMP se-kabupaten. Rakor difokuskan pada penyusun soal, dewan juri untuk memantapkan teknis pelaksanaan kegiatan, di SMP Negeri 6 Kabupaten Batang, belum lama ini.
15 Sep 2026 Jumadi 32
Apresiasi Kerja Sama Polresta Batang, Pemkab Kantongi Rekomendasi KPKNL Soal Lahan Food Court Apresiasi Kerja Sama Polresta Batang, Pemkab Kantongi Rekomendasi KPKNL Soal Lahan Food Court
Apresiasi Kerja Sama Polresta Batang, Pemkab Kantongi Rekomendasi KPKNL Soal Lahan Food Court
Batang - Rencana penataan kawasan Alun-Alun Batang sisi Timur menjadi pusat jajanan modern (food court) terus menunjukkan progres positif. Pemerintah Kabupaten Batang bersama kepolisian setempat kini tengah menuntaskan administrasi pemanfaatan lahan bekas Asrama Polisi (Aspol) di Jalan Diponegoro.
15 Sep 2026 Jumadi 90
Bangun Ekosistem Positif, Pendidik SMAN 1 Bandar Ikuti Pelatihan Internal Bangun Ekosistem Positif, Pendidik SMAN 1 Bandar Ikuti Pelatihan Internal
Bangun Ekosistem Positif, Pendidik SMAN 1 Bandar Ikuti Pelatihan Internal
Batang - Semangat dan antusias tenaga pendidik memberikan suasana baru dengan mendapatkan pelatihan In House Training (IHT) di Aula SMA Negeri 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (1592026). Mengusung tema Sinergi Tanpa Intimidasi: Membangun Ekosistem Sekolah Aman Bagi Siswa dan Budaya Kerja Sehat Antar Rekan Sejawat, pendidik dilatih untuk meningkatkan nilai kualitas lembaga pendidikan.
15 Sep 2026 Jumadi 27
Sukses Meregenerasi, Anang Purbo Siap Tampilkan Wayang Golek Cepak di Solo Sukses Meregenerasi, Anang Purbo Siap Tampilkan Wayang Golek Cepak di Solo
Sukses Meregenerasi, Anang Purbo Siap Tampilkan Wayang Golek Cepak di Solo
Batang - Denyut nadi seni pedalangan di Kabupaten Batang nyatanya terus berdetak dengan kehadiran dalang cilik Anang Purbo Carito berusia 10 tahun siswa kelas 4 SD Kaliwareng. Ia mewarisi darah seni mendalang dari ayahandanya yang juga seorang dalang kondang Ki Caswono Hadi.
15 Sep 2026 Jumadi 29
Menyalakan Minat Baca dari Rumah hingga Gedung Perpustakaan Baru Menyalakan Minat Baca dari Rumah hingga Gedung Perpustakaan Baru
Menyalakan Minat Baca dari Rumah hingga Gedung Perpustakaan Baru
Batang - Semangat meningkatkan budaya baca di Kabupaten Batang kembali bergairah lewat gelaran tahunan Festival Literasi. Ajang ini menjadi pemantik utama untuk mendekatkan masyarakat dengan buku, kepenulisan, hingga ruang perpustakaan.
14 Sep 2026 Jumadi 129
Dongkrak Budaya Baca, Pemkab Batang Bagikan Es Krim untuk Pengunjung Perpustakaan Dongkrak Budaya Baca, Pemkab Batang Bagikan Es Krim untuk Pengunjung Perpustakaan
Dongkrak Budaya Baca, Pemkab Batang Bagikan Es Krim untuk Pengunjung Perpustakaan
Batang Ada cara unik yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Batang untuk memantik antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak, agar makin gemar membaca. Tak tanggung-tanggung, iming-iming hadiah segar disiapkan bagi siapa saja yang rajin menyambangi perpustakaan.
14 Sep 2026 Jumadi 136