BPBD Siagakan Tim Lintas Sektor Tangani 23 Kejadian Karhutla

Rabu, 09 September 2026 Jumadi Dibaca 26 kali Lingkungan
BPBD Siagakan Tim Lintas Sektor Tangani 23 Kejadian Karhutla
Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan, BPBD Siagakan Tim Lintas Sektor Tangani 23 Kejadian Karhutla.
Batang - Aktivitas sepele membakar sampah kini berujung ancaman serius di Kabupaten Batang. Sejak awal Agustus hingga September 2026, tercatat sudah ada 23 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengguncang wilayah tersebut. Musim kemarau yang makin terik membuat percikan api sekecil apa pun dengan cepat membesar dan merembet ke area sekitar.

Batang - Aktivitas sepele membakar sampah kini berujung ancaman serius di Kabupaten Batang. Sejak awal Agustus hingga September 2026, tercatat sudah ada 23 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengguncang wilayah tersebut. Musim kemarau yang makin terik membuat percikan api sekecil apa pun dengan cepat membesar dan merembet ke area sekitar.

Meskipun skala kebakaran masih tergolong kecil dan berhasil diredam sebelum meluas, BPBD Kabupaten Batang bergerak cepat memperketat pengawasan. Penetapan status Siaga Kekeringan oleh Bupati Batang menjadi pemicu utama dikerahkannya rapat koordinasi lintas sektor, melibatkan TNI-Polri hingga Perum Perhutani yang menaungi wilayah KPH Kendal dan KPH Pekalongan Timur.

“Kebakaran hutan ini terkadang akibat masalah atau kesalahan kecil. Setelah Pak Bupati menyatakan status Siaga Kekeringan terkait dengan juga antisipasi Karhutla, kita mengadakan rapat koordinasi lintas sektor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah saat ditemui di Kantornya, Rabu (9/9/2026).

Kesiapsiagaan di lapangan menjadi kunci utama mengapa belasan insiden tersebut tidak sampai berujung bencana besar. Petugas Perhutani diterjunkan secara bergilir saban hari untuk bersiaga di titik-titik rawan. Penanganan di tingkat lokal pun berjalan solid berkat respons cepat perangkat desa, Desa Tangguh Bencana (Destana), serta para relawan.

“Ada beberapa kali kejadian kebakaran hutan, tetapi dari kami tidak sampai action karena memang itu masih relatif kecil, kemudian bisa langsung ditangani oleh teman-teman Perhutani dan teman-teman yang ada di wilayah, di desa terutama,” jelasnya.

Insiden di wilayah Gerlang menjadi salah satu bukti krusialnya pemantauan cepat. Begitu titik api terdeteksi, hal utama yang dipastikan petugas adalah jarak lokasi dari pemukiman warga guna mengukur potensi bahaya terhadap keselamatan jiwa.

“Contohnya kemarin pernah terjadi di Gerlang, tetapi kita selalu komunikasi, kita pantau bahwa tempat kejadiannya jauh dari pemukiman. Itu kan yang harus kita deteksi dulu, artinya ada potensi korban jiwa tidak. Penanganan di Gerlang pun berjalan kilat lantaran tim Perhutani sudah menyiagakan personel dan peralatan berupa pompa air (alkon) di lokasi,” terangnya.

Meski seluruh 23 titik api berhasil dipadamkan, BPBD menyoroti fakta mendasar di balik rentetan peristiwa ini: kelalaian manusia. Kebanyakan titik api tidak muncul akibat fenomena alam, melainkan kebiasaan warga yang asal membakar sampah atau membuang puntung rokok tanpa memastikan apinya benar-benar padam. Kasus di Surodadi menjadi contoh nyata bagaimana sisa bara api yang ditinggalkan begitu saja hampir memicu dampak fatal.

“Dominasi penyebabnya itu membakar sampah. Dominasinya itu penyebabnya membakar sampah warga,” tegasnya.

Menghadapi sisa musim kemarau, BPBD menegaskan tidak ada wilayah yang lepas dari pantauan. Imbauan keras pun disuarakan agar masyarakat menyetop kebiasaan membakar sampah sembarangan yang risikonya melipat ganda di tengah cuaca kering.

“Sebenarnya kan sampah ini kalau secara perlakuannya kan memang sudah tidak pas kalau dibakar ya, apalagi di musim kemarau seperti ini,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Diskominfo Batang Perkuat Sinergi dengan Wartawan untuk Dukung Pembangunan Daerah Diskominfo Batang Perkuat Sinergi dengan Wartawan untuk Dukung Pembangunan Daerah
Diskominfo Batang Perkuat Sinergi dengan Wartawan untuk Dukung Pembangunan Daerah
Batang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar pertemuan bersama wartawan sebagai upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Batang dan insan pers dalam mendukung pembangunan daerah.
09 Sep 2026 Jumadi 27
Perumda Sendang Kamulyan Gandeng Polresta Batang Salurkan Bantuan Air Bersih Perumda Sendang Kamulyan Gandeng Polresta Batang Salurkan Bantuan Air Bersih
Perumda Sendang Kamulyan Gandeng Polresta Batang Salurkan Bantuan Air Bersih
Batang - Dampak musim kemarau kini mulai membayangi ketersediaan air bersih di Kabupaten Batang. Guna memastikan pasokan tetap terjaga, Perumda Sendang Kamulyan mengencangkan sabuk dengan menggalang sinergi lintas lembaga dan mencari terobosan di titik hulu.
09 Sep 2026 Jumadi 49
Wabup Batang: Perubahan APBD Bukan Cuma Utak-Atik Angka, Kesejahteraan Warga Utama Wabup Batang: Perubahan APBD Bukan Cuma Utak-Atik Angka, Kesejahteraan Warga Utama
Wabup Batang: Perubahan APBD Bukan Cuma Utak-Atik Angka, Kesejahteraan Warga Utama
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang dalam mengolah keuangan daerah kini makin diperketat. Menjelang pengesahan Perubahan APBD 2026, jajaran eksekutif memastikan setiap rupiah yang digeser harus bebas dari celah hukum dan benar-benar berdampak langsung ke dapur warga.
09 Sep 2026 Jumadi 47
Pilkades Serentak 2027, Dispermades Godok Aturan Masa Jabatan Kades 8 Tahun Pilkades Serentak 2027, Dispermades Godok Aturan Masa Jabatan Kades 8 Tahun
Pilkades Serentak 2027, Dispermades Godok Aturan Masa Jabatan Kades 8 Tahun
Batang - Geliat pesta demokrasi di tingkat desa mulai terasa di Kabupaten Batang. Jika tak ada arah melintang, sebanyak 204 desa di wilayah ini akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada September 2027 mendatang.
09 Sep 2026 Jumadi 72
RAPBD Batang 2027 Capai Rp1,87 Triliun, Defisit Rp72,45 Miliar RAPBD Batang 2027 Capai Rp1,87 Triliun, Defisit Rp72,45 Miliar
RAPBD Batang 2027 Capai Rp1,87 Triliun, Defisit Rp72,45 Miliar
Batang - DPRD Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2027 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (992026).
09 Sep 2026 Jumadi 51
Pemkab Batang Ungkap Alasan Naiknya Belanja dalam Perubahan APBD 2026 Pemkab Batang Ungkap Alasan Naiknya Belanja dalam Perubahan APBD 2026
Pemkab Batang Ungkap Alasan Naiknya Belanja dalam Perubahan APBD 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Jawaban tersebut disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono dalam rapat Paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (992026).
09 Sep 2026 Jumadi 40