Trans Jateng Rambah Batang, Pemkab Matangkan Rute Feeder

Jumat, 28 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 16 kali Transportasi
Trans Jateng Rambah Batang, Pemkab Matangkan Rute Feeder
Gambar ilustrasi Trans Jateng di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Kabar segar menghampiri warga Batang dan para pekerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Layanan bus Trans Jateng dipastikan akan memperluas jangkauan operasionalnya hingga ke wilayah Batang. Kehadiran moda transportasi publik ini diproyeksikan menjadi sarana utama penopang mobilitas masyarakat menuju kawasan industri skala besar tersebut.

Batang - Kabar segar menghampiri warga Batang dan para pekerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Layanan bus Trans Jateng dipastikan akan memperluas jangkauan operasionalnya hingga ke wilayah Batang. Kehadiran moda transportasi publik ini diproyeksikan menjadi sarana utama penopang mobilitas masyarakat menuju kawasan industri skala besar tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batang Agung Widodo mengungkapkan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan sinyal hijau usai beberapa kali pertemuan koordinasi dilakukan. Bahkan, ada penyesuaian titik pemberhentian utama agar lebih strategis menunjang kawasan penyangga industri.

“Berapa kali pertemuan dengan provinsi, alhamdulillah kita mendapatkan positif. Jadi nanti Trans Jateng ini juga akan mendukung kegiatan di KITB. Pergeseran titik halte dipusatkan ke wilayah yang bersentuhan langsung dengan area industry,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (28/8/2026).

Usulan kemarin memang saat pertemuan itu tidak di Banyuputih, tapi malah di Plelen. Karena sebagai penyangga nantinya untuk Kawasan Ekonomi Khusus adalah yang di Gringsing. Malah kemarin ada wacana untuk haltenya nanti tidak di Banyuputih, tetapi nanti di Plelen.

“Untuk menyambung akses dari titik pemberhentian bus utama menuju ke dalam kawasan KITB, Pemkab Batang bergerak cepat merancang ketersediaan moda angkutan pengumpan (feeder). Perencanaan rute, durasi perjalanan, hingga skema operasional kini tengah digodok matang. Pemkab Batang nantinya harus menyiapkan angkutan dari titik Trans Jateng berhenti menuju ke Kawasan Ekonomi Khusus,” jelasnya.

Guna memastikan tarif yang dipatok relevan dengan daya beli masyarakat, Dishub Batang akan menggelar studi Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP) pada tahun 2027 mendatang. Di tahun 2027 kita nantinya akan ada kegiatan itu untuk ATP-WTP-nya dulu, karena kita harus berhitung kira-kira dengan kemampuan itu seperti apa untuk menjadi bahan pertimbangan.

“Tak sekadar melayani area Batang, proyeksi transportasi ini dirancang dalam jangka panjang untuk menghubungkan aglomerasi Petanglong hingga ke Kabupaten Pekalongan. Meski begitu, fokus terdekat tetap dialokasikan penuh untuk kebutuhan lokal,” terangnya.

Ke depannya harapannya itu sampai dengan Petanglong, jadi sampai dengan Kabupaten Pekalongan. Cuma memang untuk bertahap di 2028 masih untuk mengakomodir Kabupaten Batang.

“Antisipasi ketimpangan operasional juga menjadi perhatian serius Dishub. Jangan sampai bus utama sudah lalu-lalang, tetapi moda pengumpannya justru belum siap melayani penumpang. Jangan sampai nanti Trans Jateng sudah sampai, ternyata feeder-nya yang belum siap. Ini nanti juga akan ada kajian dari timnya,” tegasnya.

Di samping urusan teknis rute, nasib para sopir dan pengusaha angkutan umum lokal turut dipikirkan. Pemkab Batang berencana menggandeng Organisasi Angkutan Darat (Organda) agar para pelaku usaha angkutan eksisting dapat dirangkul ke dalam ekosistem transportasi baru ini.

“Nanti kami itu kan ada organisasi ini ya, Organda. Nanti kami akan koordinasi terkait dengan itu. Harapannya semuanya bisa terakomodir. Langkah ini diambil sekaligus sebagai momentum transformasi layanan angkutan umum lokal agar lebih modern dan sesuai dengan standar kebutuhan masyarakat saat ini yang mendambakan kenyamanan serta ketepatan waktu,” ungkapnya.

Eranya itu era yang harus menyesuaikan. Karena yang namanya sekarang masyarakat itu butuhnya cepat, nyaman, tidak menunggu sampai lama. Agung juga menyentil kebiasaan lama angkutan umum yang kerap mengetem terlalu lama hingga memicu keengganan warga menggunakan moda publik.

“Jangan sampai belum ada lima orang, masih dua orang ternyata menunggu dan lain sebagainya. Hal-hal inilah, budaya-budaya inilah yang mungkin memang perlu kita support. Proses perancangan ekosistem transportasi terintegrasi ini dipastikan akan terus mengedepankan dialog terbuka bersama seluruh pihak terkait. Kami juga akan terus intens dengan teman-teman Organda dan juga stakeholder yang lainnya. Jadi kita minimal menyerap aspirasi, harapan mereka seperti apa, coba kita diskusikan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tunjukkan Kesetiaan, Tujuh Anggota Kwarran Batang Raih Lencana Pancawarsa Tunjukkan Kesetiaan, Tujuh Anggota Kwarran Batang Raih Lencana Pancawarsa
Tunjukkan Kesetiaan, Tujuh Anggota Kwarran Batang Raih Lencana Pancawarsa
Batang - Tujuh anggota Pramuka Kwartir Ranting Batang memperoleh Penghargaan Gerakan Pramuka Tanda Lencana Pancawarsa, bersamaan Peringatan Hari Pramuka Ke-65, di Desa Pretek, Pecalungan belum lama ini. Tanda penghargaan diberikan kepada tiap anggota dewasa Gerakan Pramuka sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan, keaktifan, dan ketekunan mereka terhadap organisasi secara terus-menerus selama kelipatan lima tahun.
28 Ags 2026 Jumadi 18
Dilantiknya Pengurus Youth PMB Batang, Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah Dilantiknya Pengurus Youth PMB Batang, Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah
Dilantiknya Pengurus Youth PMB Batang, Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah
Batang - Pengurus Youth Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) Batang resmi dilantik di Pawon Simbah Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2882026). Dalam kepengurusan tersebut, Dian Artharina dipercaya menjadi Ketua Youth PMB Batang. Ia bersama jajaran pengurus lainnya akan melanjutkan estafet organisasi sekaligus berkontribusi bagi Kabupaten Batang.
28 Ags 2026 Jumadi 17
Dispaperta Batang Gelontorkan 114 Pompa Air ke Kelompok Tani Dispaperta Batang Gelontorkan 114 Pompa Air ke Kelompok Tani
Dispaperta Batang Gelontorkan 114 Pompa Air ke Kelompok Tani
Batang - Ancam potensi gagal panen akibat kemarau panjang, Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Kabupaten Batang bergerak cepat mengamankan pasokan air lahan tani. Sebanyak 114 unit pompa air disebar secara bertahap ke kelompok tani di seluruh penjuru daerah untuk membendung dampak kekeringan yang mulai meluas.
28 Ags 2026 Jumadi 24
Usaha Tim Pencak Silat Kotawaringin Barat Asah Taji di Batang Usaha Tim Pencak Silat Kotawaringin Barat Asah Taji di Batang
Usaha Tim Pencak Silat Kotawaringin Barat Asah Taji di Batang
Batang - Perjalanan jauh menyeberangi Laut Jawa dilakoni rombongan atlet pencak silat asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Demi mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng XIII 2026, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kobar memboyong skuad terbaiknya untuk menggelar uji tanding (sparring partner) bersama IPSI Kabupaten Batang.
28 Ags 2026 Jumadi 22
Intensifkan Sertifikasi, Pusat Nurseri Kelapa Batang Siapkan Bibit Unggul Intensifkan Sertifikasi, Pusat Nurseri Kelapa Batang Siapkan Bibit Unggul
Intensifkan Sertifikasi, Pusat Nurseri Kelapa Batang Siapkan Bibit Unggul
Batang - Pusat Nurseri Kelapa Batang berupaya menghasilkan bibit berkualitas, demi memenuhi kebutuhan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), mendapatkan bibit unggul. Secara konsisten perlu dilakukan sertifikasi demi menjaga varietas unggul sebelum didistribusikan ke petani.
27 Ags 2026 Jumadi 89
Memeriahan HUT Ke-81 RI, Sajikan Jajan Pasar Lengko Sepanjang 250 Meter dan Bentangan Merah Putih Memeriahan HUT Ke-81 RI, Sajikan Jajan Pasar Lengko Sepanjang 250 Meter dan Bentangan Merah Putih
Memeriahan HUT Ke-81 RI, Sajikan Jajan Pasar Lengko Sepanjang 250 Meter dan Bentangan Merah Putih
Batang Suasana kemerdekaan di Kabupaten Batang selalu punya cara tersendiri untuk menghadirkan kehangatan dan kebersamaan. Tahun ini, warga Blok Ngasem RT 04 RW 02, Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, bersiap menggelar tradisi unik dan penuh rasa kekeluargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia.
27 Ags 2026 Jumadi 151