Pemkab Batang Hadirkan Beasiswa ke China, Ada Kuota 30 Orang untuk SDM Siap Industri

Jumat, 21 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 252 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Hadirkan Beasiswa ke China, Ada Kuota 30 Orang untuk SDM Siap Industri
Pemkab Batang melakukan kerjasama menempuh pendidikan di China dalam Forum Kemitraan Pendidikan dan Industri serta Sosialisasi Program Beasiswa China yang digelar di Ballroom Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batangmenggandeng International Cultural Communication Center Indonesia (ICCCI) untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi di China. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Ballroom KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2182026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batangmenggandeng International Cultural Communication Center Indonesia (ICCCI) untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi di China. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Ballroom KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (21/8/2026).

Dalam kerja sama tersebut, Pemkab Batang berencana menyiapkan 30 kuota beasiswa bagi generasi muda Batang untuk menempuh pendidikan di China. Managing Director ICCCI, Loo Hui Ann mengatakan, terdapat berbagai bentuk kerja sama pendidikan yang dapat dikembangkan bersama Pemkab Batang dan para pemangku kepentingan.

“Program tersebut dapat mencakup pendidikan maupun pelatihan dengan durasi mulai dari beberapa bulan hingga tiga tahun. Kerja sama tersebut akan diarahkan mulai dari jenjang diploma hingga sarjana. Selain pendidikan vokasi, tersedia pula opsi program khusus untuk mempelajari bahasa Mandarin selama satu tahun,” jelasnya.

Menurut dia, program tersebut disiapkan untuk menyesuaikan kebutuhan industri yang berkembang di Batang. Kalau kebutuhan dari industri itu singkat, jadi kita ada opsi lain yaitu satu tahun untuk belajar Mandarin. Sistem pendidikan di China yang ditawarkan lebih menitikberatkan pada pendidikan vokasi dan keterampilan.

“Dengan demikian, lulusan diharapkan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga mempunyai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Penekanan skillful worker ini yang kita harapkan bisa menjembatani pihak pemerintah dengan academic field, lalu berjalan beriringan dengan industrial field,” harapnya.

Peluang bagi generasi muda Batang untuk melanjutkan pendidikan di China dinilai cukup terbuka. Saat ini, International Training Academy (ITA) disebut telah memiliki jaringan dengan sekitar 400 perguruan tinggi mitra di China. Jaringan tersebut memungkinkan peserta mendapatkan pilihan perguruan tinggi dan jurusan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

“Sehingga kami bisa menempatkan ke perguruan-perguruan tinggi dengan jurusan-jurusan yang diminati atau yang dibutuhkan oleh industri. Selain beasiswa pendidikan, kerja sama tersebut juga mencakup pengembangan Training Center dan Service Center,” terangnya.

Kedua pusat tersebut diharapkan menjadi penghubung antara kebutuhan pengembangan SDM, dunia pendidikan, dan industri. Bahkan, terdapat rencana menghadirkan tenaga pengajar dari China untuk mendukung program pelatihan.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, kerja sama pendidikan tersebut perlu dikawal secara serius agar memberikan manfaat bagi generasi muda dan dunia industri di Kabupaten Batang.

Kesempatan belajar di China bukan hanya berkaitan dengan transfer pengetahuan dan teknologi, tetapi juga pembentukan karakter dan kedisiplinan. Harus kita kawal secara sungguh-sungguh agar fokus ini sukses. Ini adalah kerja sama yang baik, artinya transformasi knowledge, transformasi teknologi, juga akan menjadikan transformasi kedisiplinan.

Ia berharap, generasi muda Batang yang memperoleh pendidikan di China nantinya dapat kembali dan menerapkan ilmu yang diperoleh di perusahaan-perusahaan yang berkembang di Kabupaten Batang.

“Anak-anak Kabupaten Batang mendapatkan ilmu baru di negeri China nanti. Kemudian pulang bisa ditransformasikan dan diimplementasikan di perusahaan yang dari berbagai macam negara, khususnya dari Tiongkok yang datang ke Indonesia,” ujar dia.

Pendidikan di China juga diharapkan dapat membantu generasi muda memahami budaya kerja, pengetahuan, hingga kedisiplinan yang dibutuhkan industri. Anak muda sekarang itu maunya perusahaan menyesuaikan dia. Nah, ini nanti akan membuat bahwa diri kita itu menyesuaikan dengan perusahaan.

“Melalui kerja sama ini, Pemkab Batang berharap pendidikan vokasi dapat semakin terhubung dengan kebutuhan industri sehingga generasi muda lokal tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi SDM terampil yang siap mengisi kebutuhan tenaga kerja di kawasan industry,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menjajal langsung kualitas jogging track baru di Lapangan Sepak Bola M. Sarengat dengan berlari bersama ratusan warga. Fasilitas olahraga anyar ini resmi dapat digunakan masyarakat secara gratis. Uji coba dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB untuk memastikan kenyamanan sarana penunjang, khususnya sistem pencahayaan di malam hari.
21 Okt 2026 Jumadi 43
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 132
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 157
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 128
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Rabu (21102026) malam. Peresmian tersebut ditandai dengan kegiatan lari bersama yang diikuti sekitar 600 pelari untuk menjajal lintasan baru tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 45
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.
21 Okt 2026 Jumadi 96