Mahasiswa KKN Undip Susun Booklet Profil Desa Sebagai Arsip Data Desa Jrakahpayung

Senin, 17 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 125 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Susun Booklet Profil Desa Sebagai Arsip Data Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Susun Booklet Profil Desa Sebagai Arsip Data Desa Jrakahpayung
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan kelompok Saintek berupa penyusunan booklet Profil Desa Jrakahpayung. Program ini dilatarbelakangi oleh peran mahasiswa sebagai surveyor dan mapper dalam kegiatan survei kondisi wilayah desa.

Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan kelompok Saintek berupa penyusunan booklet Profil Desa Jrakahpayung. Program ini dilatarbelakangi oleh peran mahasiswa sebagai surveyor dan mapper dalam kegiatan survei kondisi wilayah desa.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap belum tersedianya dokumen profil desa yang terstruktur dan berbasis data spasial di Desa Jrakahpayung.

Mahasiswa Undip Semarang Fakhri Rizqullah Anwar mengatakan, selama ini, informasi mengenai kondisi geografis, batas wilayah, tata guna lahan, maupun potensi desa belum terhimpun dalam satu dokumen yang mudah diakses, sehingga menyulitkan pemerintah desa ketika membutuhkan data tersebut untuk keperluan administrasi maupun penyambutan tamu dan pihak dinas.

“Menyasar Pemerintah Desa Jrakahpayung, program ini bertujuan menghadirkan dokumen arsip berupa booklet profil desa yang dapat digunakan sewaktu-waktu dan terus dikembangkan oleh perangkat desa di kemudian hari. Program ini sejalan dengan SDGs Desa Poin 18 tentang Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif, serta Poin 9 tentang Inovasi dan Infrastruktur Desa sesuai Kebutuhan,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (17/8/2026).

Booklet Profil Desa Jrakahpayung disusun secara sistematis dan terbagi ke dalam beberapa bagian utama. Bagian pertama memuat kondisi geografis desa, yang menjelaskan letak Desa Jrakahpayung di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, dengan ketinggian wilayah sekitar 60–77 meter di atas permukaan laut (mdpl) serta luas wilayah sekitar 262,68 hektare yang didominasi oleh kawasan permukiman, lahan pertanian, dan perkebunan.

“Bagian ini dilengkapi pula dengan penjelasan batas wilayah desa, yaitu Desa Kedungsegog dan Desa Kenconorejo di sebelah utara, Desa Sengon di sebelah timur, Desa Clapar dan Desa Kebumen di sebelah selatan, serta Desa Simbangjati di sebelah barat. Bagian kedua booklet menampilkan Peta Administrasi Desa Jrakahpayung, yang memuat batas administrasi, jaringan jalan dan sungai sebagai gambaran akses serta kondisi hidrologi desa, sebaran dusun, serta berbagai fasilitas umum seperti sekolah, masjid, pasar, lapangan, kantor desa, SPBU, mata air, yayasan agama, dan UNISS Batang,” terangnya.

Fakhri juga menyebutkan bahwa, peta ini juga menandai lokasi potensi wilayah seperti UMKM ikan asap dan ladang tebu, sehingga dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai tata letak desa. Bagian ketiga menyajikan Peta Tata Guna Lahan Desa Jrakahpayung, yang menunjukkan bahwa penggunaan lahan desa didominasi oleh ladang, disusul oleh kebun dan permukiman, sementara penggunaan lahan lain seperti sawah, sungai, dan pekarangan memiliki luasan yang relatif lebih kecil, sekaligus menegaskan bahwa sebagian besar wilayah desa masih dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan perkebunan.

“Bagian terakhir booklet memuat uraian mengenai potensi Desa Jrakahpayung, yang terbagi ke dalam sektor unggulan dan sumber daya alam. Pada sektor unggulan, booklet menyoroti ladang tebu sebagai penggunaan lahan dengan luasan terbesar yang mendukung kegiatan pertanian sekaligus menjadi sumber pendapatan masyarakat, serta UMKM ikan asap yang melibatkan lebih dari 10 pelaku usaha sebagai salah satu kegiatan ekonomi masyarakat yang terus berkembang,” ungkapnya.

Pada bagian sumber daya alam, booklet memaparkan potensi lahan terbuka hijau yang dapat dikembangkan untuk pertanian dan penghijauan, serta keberadaan mata air alami yang dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan. Seluruh informasi tersebut disusun dengan tata letak yang ringkas dan mudah dibaca, sehingga dapat digunakan sebagai bahan informasi cepat sekaligus arsip data desa yang dapat terus dikembangkan oleh perangkat desa.

“Dampak yang diharapkan dari program ini adalah Pemerintah Desa Jrakahpayung memiliki dokumen arsip profil desa yang lebih terstruktur dan berbasis data spasial, sehingga dapat digunakan sebagai bahan informasi ketika ada kunjungan tamu maupun pihak dinas, sekaligus menjadi dasar pengembangan data desa yang berkelanjutan di masa mendatang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jrakahpayung Amat Rozikin menyampaikan apresiasinya. “Kami mengucapkan terima kasih banyak atas program penyusunan booklet profil desa ini. Sekarang kami memiliki data desa yang lebih rapi dan lengkap, sehingga ketika ada tamu atau pihak dinas yang berkunjung, kami sudah punya bahan informasi yang jelas mengenai kondisi Desa Jrakahpayung,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Jrakahpayung Udin. “Terima kasih banyak kepada mahasiswa KKN atas booklet profil desa yang telah dibuat. Dokumen ini sangat membantu kami dalam menyimpan dan menyajikan data desa, dan semoga ke depannya dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan,” ujar dia.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro turut berkontribusi dalam mendukung tertib administrasi dan kelembagaan desa melalui pendekatan keilmuan geologi dan pemetaan spasial. (MC Batang, Jateng/Fakhri Rizqullah/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 55
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 70
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 59
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 63
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 68
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 56