Mahasiswa KKN Undip Susun Peta Rekomendasi Lokasi Rocket Stove Berbasis Kajian Kerawanan Tanah di Desa Jrakahpayung

Senin, 17 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 76 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Susun Peta Rekomendasi Lokasi Rocket Stove Berbasis Kajian Kerawanan Tanah di Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Susun Peta Rekomendasi Lokasi Rocket Stove Berbasis Kajian Kerawanan Tanah di Desa Jrakahpayung
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program kerja multidisiplin 1 berupa penyusunan peta rekomendasi lokasi penempatan rocket stove yang mempertimbangkan tingkat kerawanan tanah. Program ini merupakan bagian dari tema besar multidisiplin 1 mengenai penguatan kesadaran lingkungan sehat dan optimalisasi pengelolaan sampah di Desa Jrakahpayung.

Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program kerja multidisiplin 1 berupa penyusunan peta rekomendasi lokasi penempatan rocket stove yang mempertimbangkan tingkat kerawanan tanah. Program ini merupakan bagian dari tema besar multidisiplin 1 mengenai penguatan kesadaran lingkungan sehat dan optimalisasi pengelolaan sampah di Desa Jrakahpayung.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap kebiasaan warga yang selama ini membakar sampah secara tidak terkoordinasi, termasuk di beberapa titik yang berada di sekitar lereng sungai.

“Kondisi tersebut dinilai berisiko memicu longsor apabila lokasi pembakaran maupun pembangunan sarana pengelolaan sampah tidak direncanakan berdasarkan kajian kondisi tanah yang memadai. Selain itu, sisa abu pembakaran yang tidak terkelola dengan baik berpotensi mencemari aliran air di sekitar permukiman,” kata Mahasiswa Undip Semarang Fakhri Rizqullah Anwar saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (17/8/2026).

Program ini bertujuan menghadirkan rekomendasi titik lokasi yang lebih aman bagi penempatan rocket stove sebagai sarana pengelolaan sampah rumah tangga, sekaligus mendukung upaya mitigasi bencana tanah longsor di lingkungan desa. Program ini juga sejalan dengan SDGs Desa Poin 6 tentang Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi, serta Poin 15 tentang Ekosistem Daratan Desa, mengingat keterkaitan erat antara pengelolaan sampah, kondisi tanah, dan kelestarian lingkungan sekitar aliran sungai.

“Melalui identifikasi kondisi lapangan secara langsung, meliputi pemetaan kualitas tanah, kondisi lereng, dan tekstur tanah pada titik-titik yang berpotensi digunakan sebagai lokasi pembakaran sampah maupun penempatan rocket stove. Data primer hasil survei lapangan tersebut kemudian dipadukan dengan data sekunder berupa Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) dan citra penginderaan jauh, lalu diolah menggunakan perangkat lunak pemetaan (GIS) untuk menghasilkan peta administrasi desa beserta rekomendasi titik lokasi yang relatif aman dari risiko longsor,” jelasnya.

Selain menyusun peta rekomendasi lokasi, Fakhri Rizqullah Anwar juga berperan sebagai ketua pelaksana kegiatan sosialisasi pengolahan sampah yang menghadirkan Bapak Ludfi selaku narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran awal warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik sebelum pembangunan sarana rocket stove dilaksanakan. Kegiatan ini dihadiri oleh para Ketua RT, Ketua RW, serta perangkat Desa Jrakahpayung sebagai upaya menjangkau tokoh-tokoh masyarakat yang dapat meneruskan edukasi tersebut kepada warga di lingkungannya masing-masing,” terangnya.

Hasil pemetaan tersebut dituangkan ke dalam bentuk banner peta lokasi yang dipasang di Balai Desa Jrakahpayung. Keberadaan banner ini diharapkan dapat memudahkan tamu, pihak dinas, maupun masyarakat umum yang berkunjung ke balai desa untuk mengetahui titik-titik penempatan rocket stove secara jelas dan informatif.

“Dampak yang diharapkan dari program ini adalah tersedianya acuan spasial yang dapat digunakan pemerintah desa dalam menentukan maupun mengembangkan titik-titik pengelolaan sampah lain di masa mendatang, sehingga risiko bencana tanah longsor maupun pencemaran aliran air akibat sisa pembakaran dapat diminimalkan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong pengelolaan sampah yang lebih terencana dan berkelanjutan di Desa Jrakahpayung,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jrakahpayung Amat Rozikin menyampaikan apresiasi atas program yang telah dilaksanakan.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada adik-adik mahasiswa KKN atas pembangunan rocket stove beserta peta rekomendasi lokasinya. Pembangunan ini sangat bermanfaat bagi desa kami, dan kami berharap ke depannya dapat terus dimaksimalkan agar pengelolaan sampah di Jrakahpayung menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua RT 01/RW 01 Desa Jrakahpayung Ati, kami sangat berterima kasih atas adanya pembangunan rocket stove ini. Dulu warga di sini terbiasa membuang sampah di lereng sungai, tetapi sekarang sudah tidak lagi karena sudah ada bak sampah dan rocket stove yang dibangun.

“Semoga ke depannya kebiasaan warga membuang sampah sembarangan bisa terus berkurang,” harapnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro turut memberikan kontribusi keilmuan geologi dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa yang lebih aman dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan sehat masyarakat Desa Jrakahpayung. (MC Batang, Jateng/Fakhri Rizqullah/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 55
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 71
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 59
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 63
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 68
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 56