Batang - Para anggota Paskibraka telah menjalankan tugasnya mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara Hari Ulang Tahun Ke-81 RI, di Alun-alun Kabupaten Batang. Suasana lega dan haru meliputi seluruh anggota Paskibraka, terlebih pada pengibaran Sang Merah Putih tahun ini ke-75 anggota pasukan membentuk formasi angka 81.
Batang - Para anggota Paskibraka telah menjalankan tugasnya mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara Hari Ulang Tahun Ke-81 RI, di Alun-alun Kabupaten Batang. Suasana lega dan haru meliputi seluruh anggota Paskibraka, terlebih pada pengibaran Sang Merah Putih tahun ini ke-75 anggota pasukan membentuk formasi angka 81.
Diakuinya dalam membentuk formasi angka tersebut memerlukan proses latihan yang lebih intens karena merupakan pertama kalinya dilakukan saat peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan. Pelatih Paskibraka, Iptu Reno Akhir Santoso mengapresiasi kesuksesan pelaksanaan pengibaran Sang Merah Putih setelah melalui dua pekan proses latihan yang menguras tenaga.
“Formasi angka 81 baru dibentuk oleh pasukan untuk pertama kali dan memerlukan latihan beberapa kali. Untuk membentuk angka tersebut Alhamdulillah tidak ada kendala, hanya saja faktor cuaca yang kadang terlalu terik, sehingga harus meningkatkan daya tahan tubuh,” katanya, saat ditemui di halaman Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (17/8/2026).
Motivasi utama dibentuknya formasi angka 81, karena ingin memperbarui setelah beberapa lama selalu monoton dengan formasi lama. Namun setelah melihat kompetensi anggota Paskibraka dan kondisi alam, positif untuk membentuk formasi tersebut.
“Sebelumnya sudah izin dulu sama pusat dan diizinkan menerapkan formasi angka 81 tahun ini. Kami akan lihat dulu kemampuan SDM dan kondisi alam, apabila dimungkinkan akan menerapkan pola formasi angka, khususnya angka 82, di tahun 2027 mendatang,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu Paskibraka, Hanif Akmal Afif, siswa MAN Batang, bersyukur telah menunaikan tugasnya sebagai bagian dari Pasukan 17, dengan baik dan lancar.
“Alhamdulillah tidak ada kendala, semua dimudahkan, termasuk dalam membentuk formasi angka 81,” tuturnya.
Diakuinya, memerlukan perjuangan keras selama proses latihan karena ini merupakan pertama kalinya dalam Paskibraka Kabupaten Batang membentuk formasi angka saat pengibaran Sang Merah Putih.
“Ya lumayan susah karena ini mencetak sejarah untuk pertama kalinya, prosesnya panjang dari awal latihan sampai sukses hari ini,” ungkapnya.
Uni ibunda dari Hanif bangga dengan kesuksesan putranya dalam mengibarkan Sang Merah Putih. Meski sempat ada sedikit rasa cemas menjelang pengibaran, namun berkat doa yang selalu dipanjatkan, semua prosesi pengibaran berjalan lancar.
“Alhamdulillah bisa bertugas dengan baik dan bendera merah putih berkibar dengan gagahnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)