Pemkab Batang Dorong Penganekaragaman Pangan Lewat Lomba Masak Non-Beras dan Non-Terigu

Kamis, 13 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 47 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Pemkab Batang Dorong Penganekaragaman Pangan Lewat Lomba Masak Non-Beras dan Non-Terigu
Sejumlah peserta mengikuti lomba olahan pangan non beras dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 RI di halaman Kantor PKK Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) menggelar lomba kreasi olahan pangan lokal berbahan non-beras dan non-terigu di halaman Kantor PKK Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1382026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) menggelar lomba kreasi olahan pangan lokal berbahan non-beras dan non-terigu di halaman Kantor PKK Batang, Kabupaten Batang, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendorong masyarakat untuk mengonsumsi pangan yang lebih beragam. Lomba diikuti oleh Tim Penggerak (TP) PKK dari 15 kecamatan se-Kabupaten Batang. Peserta diberikan waktu sekitar dua jam untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi menu makanan yang kreatif dan menarik.

Sekretaris Dispaperta Batang Syam Manohara mengatakan, pemilihan bahan non-beras dan non-terigu bukan tanpa alasan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan angka penganekaragaman konsumsi pangan masyarakat Batang. Selama ini pola konsumsi pangan harapan kita masih belum 100 persen. Angkanya sekitar 98 persen sekian.

“Salah satu komponen yang masih perlu didorong adalah konsumsi pangan berbahan umbi-umbian. Karena itu, lomba tersebut diharapkan dapat memperkenalkan berbagai menu berbahan pangan lokal yang selama ini belum banyak dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Harapan kami dengan adanya lomba masak ini bisa mengangkat olahan pangan dari bahan non-beras dan non-terigu, sehingga terjadi penganekaragaman pangan. Dalam lomba tersebut, peserta diberikan kebebasan untuk menentukan jenis makanan yang akan dibuat. Namun, bahan utama yang digunakan wajib berasal dari pangan non-beras dan non-terigu.

“Kreasi sendiri, dibebaskan, yang penting bahannya non-beras dan non-terigu. Pangan berbasis umbi-umbian menjadi salah satu bahan yang didorong untuk dikembangkan dalam kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Syam berharap, menu yang menjadi pemenang nantinya tidak hanya berhenti sebagai hidangan lomba, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk pangan yang diminati masyarakat.

“Kita harapkan nanti menu yang jadi pemenang bisa diangkat sebagai produk pangan yang menarik untuk masyarakat Kabupaten Batang,” harapnya.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Dispaperta menggandeng TP PKK Kabupaten Batang, Bank Indonesia (BI), serta Risa Catering. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang agar kreasi pangan lokal yang dihasilkan dapat dikembangkan dan dikenalkan lebih luas. Selain mendorong konsumsi pangan non-beras dan non-terigu, lomba tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan makanan yang bergizi, berimbang, sehat, dan aman.

Syam juga menyebutkan, bahan pangan berbasis umbi-umbian dapat menjadi sumber energi atau karbohidrat yang kemudian dikombinasikan dengan sumber protein.

“Umbi-umbian itu sumber energi atau karbohidrat. Nanti bisa dikombinasikan dengan protein, mungkin dari ikan atau telur. Jadi makanan ini bergizi, berimbang, sehat, dan aman,” ujar dia.

Menurut Syam, penganekaragaman pangan penting dilakukan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis sumber pangan, terutama beras. Dengan semakin banyaknya pilihan pangan lokal yang diolah menjadi menu menarik, konsumsi umbi-umbian diharapkan meningkat.

“Kita ingin menutup kekurangan konsumsi pola pangan sehingga nantinya bisa mencapai angka 100 persen,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Batang Perluas Perlindungan bagi Pelaku UMKM dan KWT BPJS Ketenagakerjaan Batang Perluas Perlindungan bagi Pelaku UMKM dan KWT
BPJS Ketenagakerjaan Batang Perluas Perlindungan bagi Pelaku UMKM dan KWT
Batang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batang terus memperluas edukasi dan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Kelompok Wanita Tani (KWT).
13 Ags 2026 Jumadi 34
Dishub Batang Kencangkan Pengawasan, Wanti-wanti Jukir Jangan 'Nilap' Setoran Dishub Batang Kencangkan Pengawasan, Wanti-wanti Jukir Jangan 'Nilap' Setoran
Dishub Batang Kencangkan Pengawasan, Wanti-wanti Jukir Jangan 'Nilap' Setoran
Batang - Waktu terus berjalan, tetapi pundi-pundi retribusi parkir Kabupaten Batang masih menyisakan celah. Memasuki triwulan ketiga 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang harus memutar otak demi mengejar defisit setoran yang belum menyentuh ritme ideal.
13 Ags 2026 Jumadi 35
Mahasiswa KKN-T Undip Kembangkan Website SIJALU untuk GAPOKTAN Kluwih Mahasiswa KKN-T Undip Kembangkan Website SIJALU untuk GAPOKTAN Kluwih
Mahasiswa KKN-T Undip Kembangkan Website SIJALU untuk GAPOKTAN Kluwih
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU-036 Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengembangkan laman Sistem Informasi Jagung Kluwih (SIJALU) untuk membantu Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, memantau proses pengeringan dan mengelola data hasil panen jagung.
12 Ags 2026 Jumadi 73
Mahasiswa KKNT IDBU-36 Kenalkan Pemantauan Berbasis Sensor DHT pada SIJALU Mahasiswa KKNT IDBU-36 Kenalkan Pemantauan Berbasis Sensor DHT pada SIJALU
Mahasiswa KKNT IDBU-36 Kenalkan Pemantauan Berbasis Sensor DHT pada SIJALU
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU-36 Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memberikan pendampingan kepada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang dalam mengoptimalkan penggunaan Mesin Pengering Jagung Kluwih (SIJALU) berbasis sensor DHT untuk mendukung proses pengeringan jagung yang lebih terkontrol.
12 Ags 2026 Jumadi 121
TK Pucuk Mekar Bawang Raih Juara PAUD Teladan Kabupaten Batang TK Pucuk Mekar Bawang Raih Juara PAUD Teladan Kabupaten Batang
TK Pucuk Mekar Bawang Raih Juara PAUD Teladan Kabupaten Batang
Batang - TK Pucuk Mekar Kecamatan Bawang ditetapkan sebagai Juara PAUD Teladan Kabupaten Batang 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Batang Faelasufa Faiz Kurniawan dalam acara Gebyar PAUD di Gedung Guru Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1282026).
12 Ags 2026 Jumadi 60
Gebyar PAUD Batang, Jadi Ruang Ekspresi dan Pengembangan Potensi Gebyar PAUD Batang, Jadi Ruang Ekspresi dan Pengembangan Potensi
Gebyar PAUD Batang, Jadi Ruang Ekspresi dan Pengembangan Potensi
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang menggelar Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2026 di Gedung Guru Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1282026). Kegiatan yang mengusung tema "Sayangi Anak, Tumbuhkan Potensi, Bangun Masa Depan Bersama Bunda PAUD Kabupaten Batang" tersebut menjadi wadah bagi anak-anak PAUD untuk berekspresi, berkreasi, sekaligus mengembangkan potensi melalui kegiatan yang menyenangkan.
12 Ags 2026 Jumadi 100