Mahasiswa KKNT IDBU-36 Kenalkan Pemantauan Berbasis Sensor DHT pada SIJALU

Rabu, 12 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 39 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Mahasiswa KKNT IDBU-36 Kenalkan Pemantauan Berbasis Sensor DHT pada SIJALU
Mahasiswa KKNT Undip Semarang Silvi An Urmila (kanan), mempratikkan mesin SIJALU kepada warga di Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU-36 Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memberikan pendampingan kepada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang dalam mengoptimalkan penggunaan Mesin Pengering Jagung Kluwih (SIJALU) berbasis sensor DHT untuk mendukung proses pengeringan jagung yang lebih terkontrol.

Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU-36 Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memberikan pendampingan kepada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang dalam mengoptimalkan penggunaan Mesin Pengering Jagung Kluwih (SIJALU) berbasis sensor DHT untuk mendukung proses pengeringan jagung yang lebih terkontrol.

Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Biologi Undip Semarang Silvi An Urmila, dengan fokus pada pemantauan suhu dan kelembaban selama proses pengeringan. SIJALU merupakan mesin pengering jagung tipe flat bed dryer yang dilengkapi sensor DHT untuk memantau kondisi pengeringan secara langsung. Petani didampingi dalam memahami hasil pengukuran serta menjaga suhu pengeringan pada rentang 55–60°C untuk mendukung kualitas biji jagung.

“Melalui demonstrasi penggunaan SIJALU berbasis sensor DHT. Selain memahami hasil pengukuran, petani mendapatkan pendampingan dalam menentukan waktu pembalikan jagung berdasarkan kondisi pengeringan. Pembalikan dilakukan untuk membantu pemerataan paparan panas sehingga proses pengeringan lebih merata dan kualitas biji jagung tetap terjaga,” katanya saat ditemui di Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2026).

Silvi menyebutkan, penggunaan sensor DHT memberikan informasi suhu dan kelembaban secara langsung selama proses pengeringan. Pemantauan ini membantu petani memahami kondisi pengeringan dan menentukan tindakan yang diperlukan, seperti menjaga suhu tetap sesuai serta melakukan pembalikan jagung agar proses pengeringan lebih merata dan kualitas biji tetap terjaga.

“Kegiatan ini mendapat respons positif dari pengurus GAPOKTAN dan petani jagung Desa Kluwih. Petani memperoleh pemahaman mengenai fungsi sensor DHT serta pentingnya menjaga suhu selama proses pengeringan. Pengenalan teknologi ini memberikan pengalaman baru bagi petani dalam menerapkan pemantauan kondisi pengeringan pada proses pascapanen jagung,” jelasnya.

Sebagai media edukasi berkelanjutan, disediakan juga poster pedoman suhu pengeringan jagung bagi pengurus GAPOKTAN dan petani Desa Kluwih. Poster tersebut memuat informasi mengenai rentang suhu pengeringan sebagai acuan dalam mengoperasikan SIJALU secara konsisten.

“Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKNT IDBU-36 Desa Kluwih mendorong pemanfaatan SIJALU berbasis sensor DHT sebagai teknologi sederhana untuk mendukung pengelolaan pascapanen jagung yang lebih terkontrol dan efektif. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-2 (Zero Hunger), SDGs ke-9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan SDGs ke-12 (Responsible Consumption and Production) melalui peningkatan kualitas hasil pertanian, penerapan inovasi teknologi, serta penguatan pengelolaan pascapanen yang lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kluwih Sumarto menyampaikan, keberadaan SIJALU dapat menjadi salah satu solusi bagi petani dalam menghadapi kendala pengeringan jagung, terutama ketika kondisi cuaca kurang mendukung.

“SIJALU bisa menjadi salah satu solusi bagi petani dalam proses pengeringan jagung, terutama ketika cuaca kurang mendukung. Dengan adanya sensor DHT, suhu dan kelembaban dapat dipantau sehingga mesin dapat digunakan lebih efektif dan proses pengeringan menjadi lebih terkontrol,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Silvi An Urmila/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Ekstrakurikuler Enviro Jugo SMAN 1 Bandar Sukses Borong Prestasi Ekstrakurikuler Enviro Jugo SMAN 1 Bandar Sukses Borong Prestasi
Ekstrakurikuler Enviro Jugo SMAN 1 Bandar Sukses Borong Prestasi
Batang - SMA Negeri 1 Bandar kembali pamerkan prestasi siswa-siswinya. Sebanyak 14 anggota Enviro Jugo membawa pulang 9 piala pada ajang Lomba Susur Pantai Ilmiah 4 (LSPI 4). Lomba ini diselenggarakan oleh Racika Palm bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Batang belum lama ini bertepatan dengan Hari Mangrove 2026.
11 Ags 2026 Jumadi 74
Mahasiswa Undip, Latih Petani Sulap Limbah Jagung jadi Pakan Alternatif Mahasiswa Undip, Latih Petani Sulap Limbah Jagung jadi Pakan Alternatif
Mahasiswa Undip, Latih Petani Sulap Limbah Jagung jadi Pakan Alternatif
Batang - Limbah jagung pascapanen maupun tanaman yang terpaksa gagal panen akibat penyakit, kerap kali hanya dibuang atau dibiarkan menumpuk di ladang oleh para petani. Padahal, jika dikelola dengan teknik yang tepat, limbah tersebut menyimpan potensi besar untuk disulap menjadi pakan ternak alternatif bernilai gizi tinggi.
11 Ags 2026 Jumadi 74
Ketahui Karakteristik Sekolah, Petugas Sensus Ngibar ke Sekolahan Ketahui Karakteristik Sekolah, Petugas Sensus Ngibar ke Sekolahan
Ketahui Karakteristik Sekolah, Petugas Sensus Ngibar ke Sekolahan
Batang - Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), yang hingga saat ini masih dioptimalkan oleh BPS Batang, ternyata tak hanya menyasar pelaku UMKM maupun perusahaan besar. Terbukti, para petugas sensus pun secara telaten mendampingi para tenaga administrasi pada lingkup Disdikbud jenjang SD dan SMP untuk mendata karakteristik sekolah seperti pendapatan serta pengeluaran sekolah.
11 Ags 2026 Jumadi 141
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkab Batang Gelar Lomba Bakiak dan Tarik Tambang Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkab Batang Gelar Lomba Bakiak dan Tarik Tambang
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkab Batang Gelar Lomba Bakiak dan Tarik Tambang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar lomba bakiak dan tarik tambang dalam rangka Memeriahkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1182026), diikuti 34 tim yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang se-Kabupaten Batang.
11 Ags 2026 Jumadi 142
Waspadai Carrier Tanpa Gejala, Dinkes dan POPTI Batang Gencarkan Screening Pranikah Waspadai Carrier Tanpa Gejala, Dinkes dan POPTI Batang Gencarkan Screening Pranikah
Waspadai Carrier Tanpa Gejala, Dinkes dan POPTI Batang Gencarkan Screening Pranikah
Batang - Ancaman penyakit genetik thalassemia di Kabupaten Batang terus mendapat perhatian serius. Guna menekan angka penderita baru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang merangkul Perhimpunan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang untuk mengintegrasikan screening thalassemia ke dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di 21 Puskesmas.
11 Ags 2026 Jumadi 129
DLH Batang Kerahkan 7 Armada Bersihkan Sampah DLH Batang Kerahkan 7 Armada Bersihkan Sampah
DLH Batang Kerahkan 7 Armada Bersihkan Sampah
Batang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang bergerak cepat menangani tumpukan sampah yang ditemukan di sejumlah titik kawasan wisata Pantai Sigandu hingga Pantai Ujungnegoro. Pembersihan dilakukan dengan mengerahkan sekitar enam hingga tujuh armada pengangkut sampah. Proses pembersihan ditargetkan selesai pada Rabu (1282026).
11 Ags 2026 Jumadi 80