Batang - Seekor macan kumbang masuk ke permukiman warga di Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (1282026). Satwa liar yang dilindungi tersebut sempat masuk ke kandang dan rumah warga serta memangsa sejumlah ternak sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Batang - Seekor macan kumbang masuk ke permukiman warga di Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2026). Satwa liar yang dilindungi tersebut sempat masuk ke kandang dan rumah warga serta memangsa sejumlah ternak sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan, laporan mengenai keberadaan macan kumbang diterima petugas sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah menerima laporan, BPBD Batang langsung berkoordinasi dengan kepolisian, pengelola Safari Beach, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
“Segera bergerak bersama-sama. Kami tadi titik kumpul di Alun-Alun Bawang, kemudian ke lokasi bersama-sama. Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi dengan cara membius macan kumbang tersebut agar dapat ditangani dengan aman,” jelasnya.
Proses evakuasi juga dibantu warga yang sebelumnya berhasil mengurung satwa tersebut di dalam rumah. Warga menemukan itu. Dia masuk kandang ayam, masuk rumah, sehingga langsung oleh pemilik rumah dan warga ditutup, sehingga dia tidak bisa keluar sambil menunggu petugas gabungan datang.
“Dalam proses evakuasi, petugas mendapati salah satu kaki macan kumbang mengalami luka. Setelah berhasil dibius, satwa tersebut kemudian dibawa ke Safari Beach untuk mendapatkan penanganan dan perawatan awal. Memang ada salah satu kakinya yang terluka. Saat ini dibawa ke Safari Beach dulu untuk penanganan dan perawatan,” terangnya.
Selanjutnya, penanganan satwa tersebut akan dilakukan oleh BKSDA Jawa Tengah sesuai dengan kewenangan dalam menangani satwa liar yang dilindungi.
Wawan belum dapat memastikan apakah macan kumbang tersebut nantinya akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya atau mendapat penanganan lain.
“Itu nanti kewenangannya BKSDA yang menangani satwa liar,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan salah satu warga Slamet menyampaikan, macan kumbang berwarna hitam tersebut diketahui memangsa sejumlah hewan ternak milik warga bernama Turyono yang tinggal di RT 016/RW 003, Dukuh Ngasinan.
“Macan kumbang tersebut dilaporkan memangsa ayam dan marmut sebelum masuk ke dalam rumah warga. Petugas kemudian mengamankan lokasi untuk mencegah warga mendekati satwa tersebut sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan aman,” tuturnya.
Menurut Slamet, salah satu petugas di lapangan, akses menuju rumah tempat macan kumbang berada ditutup sehingga satwa tersebut tidak dapat keluar. Petugas di lapangan mengamankan lokasi dan mengurung macan kumbang yang masuk ke dalam rumah milik Bapak Turyono dengan cara menutup seluruh akses pintu rumah.
“Evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan sejumlah pihak, mengingat macan kumbang merupakan satwa liar yang dilindungi dan berpotensi membahayakan apabila berinteraksi langsung dengan manusia,” ujar dia.
Pemerintah daerah mengimbau warga agar tidak mendekati atau melakukan tindakan sendiri apabila kembali menemukan satwa liar di sekitar permukiman. Warga diminta segera melaporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan sesuai prosedur. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)