Bupati Batang Resmikan Reban Expo 2026 Targetkan Rp300 Juta Pendapatan

Kamis, 06 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 20 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Resmikan Reban Expo 2026 Targetkan Rp300 Juta Pendapatan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (peci hitam), meresmikan Reban Expo di halaman Kantor Kecamatan Reban, Kabupaten Batang.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan Reban Expo 2026 bertajuk "UMKM Berkarya dan KWT Berdaya" di halaman Kantor Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (682026). Kegiatan yang berlangsung hingga 8 Agustus 2026 tersebut menjadi ajang promosi produk unggulan desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta Kelompok Wanita Tani (KWT).

Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan Reban Expo 2026 bertajuk "UMKM Berkarya dan KWT Berdaya" di halaman Kantor Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 8 Agustus 2026 tersebut menjadi ajang promosi produk unggulan desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta Kelompok Wanita Tani (KWT).

Camat Reban Sugiharto mengatakan, Reban Expo merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD), Pemerintah Kecamatan Reban, pemerintah desa, Tim Penggerak PKK, penyuluh pertanian, hingga panitia HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat kecamatan.

“Reban Expo dibiayai melalui APBD Tahun 2026, sedangkan berbagai kegiatan pendukung didukung dari sumber-sumber yang sah serta para donatur di wilayah Kecamatan Reban,” jelasnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 19 desa di Kecamatan Reban berpartisipasi dengan menampilkan beragam produk UMKM dan hasil Kelompok Wanita Tani. Selain pameran produk unggulan, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik yang dihadirkan selama pelaksanaan expo.

“Layanan tersebut meliputi pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, pelayanan SIM dari Polres Batang, pelayanan pajak kendaraan dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), fasilitasi sertifikasi halal dari Kementerian Agama, layanan kesehatan gratis dari Puskesmas Reban, hingga sidang isbat nikah yang bekerja sama dengan Pengadilan Agama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Kantor Urusan Agama (KUA),” terangnya.

Sugiharto juga mengungkapkan, pelaksanaan Reban Expo tahun sebelumnya mampu mencatatkan transaksi sekitar Rp250 juta. Tahun ini panitia menargetkan nilai transaksi meningkat menjadi Rp300 juta selama tiga hari penyelenggaraan.

“Tahun lalu omzet mencapai sekitar Rp250 juta. Tahun ini kami menargetkan bisa mencapai Rp300 juta melalui kolaborasi dengan berbagai kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan sehingga pengunjung semakin banyak dan produk UMKM semakin laku,” ungkapnya.

Untuk menarik minat masyarakat, Reban Expo juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung seperti pentas seni budaya Lengger Kethek, senam dan jalan sehat, lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pelajar, serta lomba menyanyi bagi pelajar dan masyarakat umum.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengapresiasi inisiatif Kecamatan Reban yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.

“Saya mengapresiasi semangat Kecamatan Reban yang mampu menghadirkan kegiatan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Ini bukan hanya menjadi bentuk penghargaan kepada para pelaku UMKM dan KWT, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus memperkenalkan potensi Kecamatan Reban kepada masyarakat,” tuturnya.

Faiz optimistis target transaksi sebesar Rp300 juta dapat tercapai mengingat tingginya antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan expo tersebut. Menurutnya, di tengah pesatnya industrialisasi, sektor UMKM tetap menjadi fondasi utama perekonomian masyarakat karena memiliki daya tahan yang kuat terhadap perubahan kondisi ekonomi.

“Saya sering berbicara tentang investasi dan industrialisasi. Namun yang menjadi fondasi ekonomi rakyat sesungguhnya adalah UMKM. Industri bisa berpindah-pindah mengikuti perkembangan ekonomi global, tetapi UMKM akan tetap tumbuh dan menjadi penopang ekonomi masyarakat,” ujar dia.

Selain itu, Faiz menegaskan pentingnya menjaga ketahanan pangan sebagai dasar keberlangsungan kehidupan masyarakat. Karena itu, peran Kelompok Wanita Tani dinilai sangat strategis dalam mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Ketahanan pangan adalah fondasi kehidupan kita. Karena itu, peran ibu-ibu KWT dan para pelaku UMKM yang bergerak di sektor pangan patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Mereka menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi desa,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Jamin Pasokan Air, Perumda Batang Imbau Warga Bikin Tandon Jamin Pasokan Air, Perumda Batang Imbau Warga Bikin Tandon
Jamin Pasokan Air, Perumda Batang Imbau Warga Bikin Tandon
Batang - Maraknya pembangunan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto turut mendongkrak kebutuhan pasokan air bersih di Kabupaten Batang. Menanggapi lonjakan pemukiman baru tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Sendang Kamulyan memastikan ketersediaan pasokan air hingga saat ini masih memadai.
06 Ags 2026 Jumadi 30
Pemkab Batang Fokus Perkuat Kemandirian Fiskal dan Ketahanan Pangan Pemkab Batang Fokus Perkuat Kemandirian Fiskal dan Ketahanan Pangan
Pemkab Batang Fokus Perkuat Kemandirian Fiskal dan Ketahanan Pangan
Batang - DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat Paripurna dengan agenda persetujuan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 serta penyampaian KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (582026).
05 Ags 2026 Jumadi 67
Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis
Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang mempercantik wajah kota lewat penertiban lapak pedagang di Jalan Pattimura mendapat lampu hijau penuh dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). Bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang, aksi penataan ini menyasar 73 kios pedagang yang berdiri di atas lahan milik BUMN perkeretaapian tersebut.
05 Ags 2026 Jumadi 106
Bupati Batang Pastikan Relokasi PKL Jalan Pattimura Disertai Penyediaan Tempat Usaha Baru Bupati Batang Pastikan Relokasi PKL Jalan Pattimura Disertai Penyediaan Tempat Usaha Baru
Bupati Batang Pastikan Relokasi PKL Jalan Pattimura Disertai Penyediaan Tempat Usaha Baru
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan penataan kawasan Jalan Pattimura tidak hanya berfokus pada pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL), tetapi juga disertai penyediaan lokasi usaha baru bagi para pedagang yang terdampak relokasi.
05 Ags 2026 Jumadi 82
Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai
Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan penertiban dan pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Pattimura, Kabupaten Batang, Rabu (582026).
05 Ags 2026 Jumadi 113
Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026 Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026
Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026
Batang - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang berlangsung khidmat saat Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan pidato sambutannya. Di hadapan pimpinan dan anggota Dewan, Forkopimda, serta jajaran eksekutif, Bupati memaparkan tiga agenda krusial terkait arah pengelolaan keuangan daerah.
05 Ags 2026 Jumadi 66