Pemkab Batang Gelar Rakor Yayasan dan Mitra SPPG, Perkuat Suplai Bahan Baku Lokal untuk Dapur SPPG

Selasa, 04 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 219 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Gelar Rakor Yayasan dan Mitra SPPG, Perkuat Suplai Bahan Baku Lokal untuk Dapur SPPG
Pemkab Batang mengelar Gelar Rakor Yayasan dan Mitra SPPG, Perkuat Suplai Bahan Baku Lokal untuk Dapur SPPG di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Satuan Tugas (Satgas) Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kabupaten Batang menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah daerah memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran prosedur operasional standar (SOP) demi menjamin kualitas makanan bagi anak-anak.

Batang - Satuan Tugas (Satgas) Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kabupaten Batang menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah daerah memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran prosedur operasional standar (SOP) demi menjamin kualitas makanan bagi anak-anak.

Wakil Bupati Batang sekaligus Ketua Satgas SPPG Suyono mengingatkan seluruh mitra pelaksana agar tidak bermain-main dengan takaran maupun kualitas bahan pangan yang telah ditentukan. Menurutnya, tindakan mengurangi volume atau kualitas demi keuntungan pribadi termasuk bentuk kecurangan yang mengarah pada tindak pidana korupsi.

“Karena kalau tidak sesuai SOP, artinya mengurangi dari nilai-nilai yang sudah ditentukan, itu kan bisa menjadi yang bersifat korupsi mengurangi nilai.  Meskipun sedikit kali tiap hari kali 1 bulan itu. Jadi kan bisa menjadi nilai korupsi dan menjadi temuan-temuan,” katanya usai menghadiri Rakor Yayasan atau Mitra SPPG Tentang Kebutuhan Suplai Bahan Baku Lokal Untuk Dapur SPPG di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (4/8/2026).

Suyono juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi daerah melalui pelibatan rantai pasok lokal. Ia mewajibkan para mitra untuk menyerap hasil produksi petani dan peternak di Kabupaten Batang serta melarang keras praktik monopoli pasokan (supplier).

“Ada sirkel peternak telur, ada sirkel peternak ayam, ada sirkel petani sayuran. Itu semua kan harus terjual. Dan siapa yang membeli, ya dari para mitra-mitra ini. Itu sudah dari pusat pun kan dianjurkan seperti itu. Jangan sampai tidak memanfaatkan produk lokal. Keterlibatan UMKM dan petani lokal harus dijaga dari praktik yang tidak sehat,” jelasnya.

Kalau ada monopoli ya kita coret, nanti kita suspend dan dtutup. Karena itu merugikan para petani lokal. Terkait dengan evaluasi teknis, Suyono menekankan bahwa kunci utama keberhasilan program ini terletak pada integritas para pengelola.

“Penekanan saya itu satu, kejujuran. Menjadi mitra yang baik, karena ini program negara yang harus menghasilkan anak-anak yang cerdas dengan makan bergizi gratis ini. Ya produknya pun harus bergizi, sesuai dengan takaran yang ditentukan,” terangnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Korwil Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia  (SPPI) Batang Puji Lestari menyatakan, pihak pengelola terus mendorong peningkatan angka penyerapan komoditas lokal yang saat ini masih menyisakan sekitar 19 persen pasokan dari luar daerah.

“Penyerapan bahan baku lokal itu harapannya setelah acara ini itu bisa minimal seperti tadi disampaikan Wakil Bupati tadi bahwa paling tidak menyentuh angka 90-an lah gitu. Meskipun kadang memang kebutuhan bahan baku lokal ini kan entah karena jumlahnya yang terbatas juga semakin banyak akhirnya mengambil dari tempat lain,” ujar dia.

Menanggapi isu sanksi dan mekanisme pengawasan terhadap SPPG yang bermasalah, Puji meluruskan bahwa mekanisme penanganan pelanggaran awal akan diproses secara internal oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum melangkah ke jalur hukum.

“Pelaporan itu kan sifatnya itu haknya BGN secara internal, tidak kemudian serta-merta langsung pihak luar yang mengeksekusi. Jadi di BGN kan ada Pemantauan dan Pengawasan. Itu haknya Pemantauan dan Pengawasan terlebih dahulu untuk kemudian menangani hal seperti ini,” ungkapnya.

Puji memastikan kondisi operasional SPPG di Kabupaten Batang sejauh ini relatif aman dan kondusif. Pihaknya terus melakukan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi risiko keselamatan pangan.

“Upaya preventifnya yang sering dilakukan dan juga mitra. Jadi mitra, kepala, dan pengawas gizi itu yang bertanggung jawab atas keamanan operasional sampai distribusi ke sekolah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 72
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 62
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 104
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
22 Sep 2026 Jumadi 54
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 39
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 42