Batang - Sebuah kebanggaan tersendiri tatkala menjadi salah satu bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), karena selain mumpuni di bidang baris berbaris, juga memudahkan jalan mewujudkan cita-cita. Gemblengan secara fisik maupun mental justru menjadikan para Calon Paskibraka (Capaska), kian bersemangat agar lancar melaksanakan tugas yang diemban sekaligus memotivasi meraih cita-cita.
Batang - Sebuah kebanggaan tersendiri tatkala menjadi salah satu bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), karena selain mumpuni di bidang baris berbaris, juga memudahkan jalan mewujudkan cita-cita. Gemblengan secara fisik maupun mental justru menjadikan para Calon Paskibraka (Capaska), kian bersemangat agar lancar melaksanakan tugas yang diemban sekaligus memotivasi meraih cita-cita.
Salah satu Capaska, Zaza dan Alfian yang telah mengikuti rangkaian proses seleksi hingga terpilih jadi bagian dari 75 anggota. Bagi keduanya selain rasa bangga, menjadi anggota Paskibraka juga dapat dijadikan batu loncatan untuk mewujudkan cita-cita dan impian.
Zaza yang merupakan siswi SMA Negeri 1 Batang mengungkapkan dengan maju menjadi anggota Paskibraka, berharap agar memudahkan langkahnya mewujudkan cita-cita menjadi tenaga medis di institusi kemiliteran.
“Alhamdulillah terpilih jadi Capaska, walaupun prosesnya sangat panjang, insya Allah setelah bertugas, pingin jadi dokter militer karena cita-cita dari kecil,” katanya, saat ditemui di halaman Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (3/8/2026).
Senada, Alfian yang saat ini duduk sebagai siswa di SMK Negeri 1 Warungasem pun membenarkan untuk mewujudkan cita-cita sebagai anggota TNI/Polri yang diimpikannya, salah satu caranya harus lolos sebagai Paskibraka.
“Yang jelas harus siapkan fisik yang bugar, lolos psikotes dan khusus persiapan upacara HUT Ke-81 RI, dari pagi sudah lari, push up, sit up, istirahat sebentar dilanjut baris berbaris,” jelasnya.
Di akhir perbincangan, kedua Capaska tersebut pun memotivasi para adik kelasnya apabila bercita-cita menjadi Paskibraka terus berupaya semaksimal mungkin, agar nantinya terwujud.
Pelatih Paskibraka, Bintara Operasi Kodim 0736/Batang Serka Muhammad Ramli mengakui, dengan terpilihnya ke-75 Capaska ini apabila lolos dikukuhkan sebagai Paskibraka nantikan akan memudahkan jenjang pendidikan berikutnya.
“Nantinya setelah mereka jadi purna paskibraka, biasanya akan lebih mudah melanjutkan ke jenjang pendidikan di institusi kedinasan, TNI/Polri maupun universitas negeri di tanah air,” terangnya.
Sementara, untuk memaksimalkan hasil latihan, Serka Muhammad Ramli bersama tim mempersiapkan fisik dan mental ke-75 Capaska agar mampu bertugas selama 30 menit saat pengibaran Sang Merah Putih di Alun-alun nantinya.
“Kesiapan sudah 80 persen, sekarang difokuskan untuk membentuk formasi angka 81 sesuai usia kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.
Meski sedikit mengalami kendala, namun sejak beberapa hari yang lalu, para Capaska telah menemukan formula yang tepat untuk membentuk formasi 81.
“Kendalanya keluar masuknya barisan, tapi berkat ketelatenan, mereka bisa melakukannya,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)