Program BSPS dan Rumah Subsidi Dorong Ekonomi Lokal serta Serap Tenaga Kerja

Jumat, 31 Juli 2026 Jumadi Dibaca 271 kali Acara Pimpinan Daerah
Program BSPS dan Rumah Subsidi Dorong Ekonomi Lokal serta Serap Tenaga Kerja
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), memberikan sambutan saat meninjau Progra, BSPS di Desa Bakalan, Kabupaten Batang.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menilai program perumahan yang dijalankan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), khususnya Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menilai program perumahan yang dijalankan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), khususnya Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Faiz saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Jumat (31/7/2026). Menanggapi pelaksanaan program nasional penyediaan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang sebelumnya dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri PKP Maruarar Sirait di Kabupaten Batang.

Menurut Faiz, terdapat tiga program utama di sektor perumahan yang dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, yakni BSPS atau bedah rumah, KPR Rumah Subsidi bagi MBR, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.

“Setidaknya ada dua program Kementerian Perumahan, yaitu BSPS atau bedah rumah dan rumah subsidi untuk MBR serta KUR. Saya melihat selama ini ketiga program ini mampu menggerakkan ekonomi lokal karena material bangunan yang digunakan dibeli dari toko bangunan di sekitar lokasi,” jelasnya.

Dijelaskannya, dalam pelaksanaan BSPS, pengadaan material bangunan dilakukan melalui toko bangunan yang berada di sekitar lokasi penerima bantuan. Kebijakan tersebut dinilai mampu menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah karena melibatkan pelaku usaha lokal. Selain mendorong pertumbuhan usaha bahan bangunan, program tersebut juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar melalui kegiatan pembangunan maupun rehabilitasi rumah.

“Apalagi BSPS atau bedah rumah, itu pengadaan materialnya melalui toko bangunan di sekitar lokasi penerima bantuan. Selain itu juga tenaga kerja, banyak sekali yang terserap untuk kegiatan tersebut,” terangnya.

Faiz juga menekankan, pentingnya penataan ruang sebagai fondasi pembangunan sektor perumahan yang berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang disusun secara matang akan memastikan pemanfaatan lahan berlangsung secara adil sekaligus mampu mengakomodasi kebutuhan pembangunan dalam jangka panjang.

“RTRW yang baik adalah kunci untuk pemanfaatan lahan yang adil dan baik untuk masyarakat. Oleh sebab itu kami sangat teliti dalam menetapkan RTRW, yang tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga mengakomodasi kebutuhan 20 sampai 30 tahun ke depan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Batang hingga saat ini masih memiliki Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang luasnya berada di atas standar minimal nasional, yakni lebih dari 87 persen.

Meski demikian, pemerintah daerah mulai mengkaji pengembangan konsep hunian vertikal sebagai salah satu solusi menghadapi peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan perumahan di masa mendatang.

“Batang alhamdulillah LP2B-nya masih di atas standar minimal, lebih dari 87 persen. Akan tetapi, seiring peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan rumah, tentu sudah harus dikaji optimalisasi hunian vertikal,” ungkapnya.

Faiz juga menegaskan, pembangunan sektor perumahan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan para pengembang. Pemkab Batang terus memperketat pengawasan terhadap penyediaan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) agar seluruh prasarana yang nantinya diserahkan kepada pemerintah berada dalam kondisi baik dan sesuai ketentuan.

“Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus menyederhanakan proses perizinan guna memberikan kepastian bagi investor maupun masyarakat yang ingin membangun perumahan. Perizinan di tempat kami terkait KRK dan PBG semuanya sudah bisa dilakukan dengan mudah. Sementara mekanisme punishment kepada developer yang tidak memenuhi ketentuan juga sudah diatur cukup ketat oleh kementerian,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 72
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 62
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 104
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
22 Sep 2026 Jumadi 54
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 39
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 42