Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Batang

Kamis, 30 Juli 2026 Jumadi Dibaca 1.762 kali Pemerintahan
Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Batang
Presiden RI Prabowo Subianto, meresmikan pelaksanaan akad massal 62.710 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang.
Batang - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, meresmikan pelaksanaan akad massal 62.710 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Kamis (3072026).

Batang - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, meresmikan pelaksanaan akad massal 62.710 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Kamis (30/7/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian layak sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan sektor perumahan. Dalam kegiatan tersebut, Presiden secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada 200 penerima manfaat yang hadir sebagai perwakilan dari puluhan ribu penerima KPR subsidi di berbagai daerah.

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, yang hadir di sini 200 orang sebagai perwakilan. Seluruh data penerima sudah disiapkan secara lengkap, mulai dari nama, pekerjaan, bank penyalur, hingga skema cicilan dan jangka waktu pembiayaan. Pemerintah akan terus memperluas program penyediaan rumah bagi masyarakat melalui berbagai terobosan pembiayaan dan kolaborasi lintas sektor.

“Kita harus menjangkau seluruh warga Indonesia di mana pun berada. Karena itu, kita terus bekerja keras dan mencari cara-cara baru agar jumlah rumah yang dapat dinikmati masyarakat semakin banyak. Capaian pembangunan perumahan saat ini merupakan langkah yang membanggakan, namun pemerintah menyadari kebutuhan rumah masyarakat masih sangat besar,” jelasnya.

Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan sektor swasta menjadi salah satu kekuatan utama dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat. Ini yang kami maksud dengan Indonesia Incorporated, yaitu semangat bergotong royong membangun bersama. Semua pihak berkontribusi agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah yang layak.

“Pentingnya inovasi dalam pembangunan perumahan dengan mempelajari praktik terbaik dari berbagai negara. Kita tidak boleh malu belajar dari negara lain. Dengan keberanian berinovasi, belajar, dan melakukan terobosan, saya yakin Indonesia mampu mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan, program rumah subsidi tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai penerima rumah, tetapi juga membuka peluang bagi tumbuhnya pengembang lokal di berbagai daerah.

Ia mencontohkan sejumlah pengembang yang memulai usaha dari bawah dan kini mampu berkembang, termasuk pengembang asal Kabupaten Batang.

“Di Batang ada pengembang lokal yang sebelumnya bekerja sebagai tenaga pemasaran dan kini berhasil menjadi pengembang perumahan yang berkembang. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh pelaku usaha daerah,” tuturnya.

Menurutnya, penyelenggaraan akad massal KPR subsidi kali ini melibatkan 10 bank penyalur dengan total 62.710 penerima manfaat, sementara 200 orang hadir langsung sebagai perwakilan dalam seremoni di Batang.

Maruarar juga menjelaskan, bahwa pemerintah terus memperkuat berbagai kebijakan yang mendukung masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah.

“Salah satunya melalui pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi MBR, sehingga biaya kepemilikan rumah menjadi lebih terjangkau. Selain itu, pemerintah juga terus meningkatkan capaian program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai salah satu instrumen utama pembiayaan rumah subsidi,” ujar dia.

Ia menyebut capaian penyaluran FLPP terus mengalami peningkatan dan menjadi yang tertinggi sepanjang pelaksanaan program tersebut.

“Melalui akad massal KPR subsidi dan KUR Perumahan ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat memiliki rumah layak huni, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor perumahan sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional dan daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 20
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 15
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 23
Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari
Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari
Batang - Budaya olahraga lari yang makin digemari, dibidik oleh komunitas Batang Runners bekerja sama dengan PT. Armeta Indah Otsuka untuk turut mengenalkan Deswita Pandansari sebagai destinasi strategis sport tourism. Ratusan pelari mengikuti gelaran Mini Offline Pocari Sweat Runs, sekaligus menjajaki wilayah Desa Pandansari yang didominasi hijaunya persawahan serta menciptakan kesan berlari dengan suasana pedesaan yang menyejukkan.
20 Sep 2026 Jumadi 117
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 269
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 141