Batang - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia Usep Nukliri melantik Tri Mulyo sebagai Ketua Pengurus Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (2772026).
Batang - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia Usep Nukliri melantik Tri Mulyo sebagai Ketua Pengurus Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (27/7/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan peran organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah melalui semangat kebersamaan, toleransi, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua Pengurus Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Batang Tri Mulyo mengatakan, kepengurusan yang baru akan memulai langkah organisasi dengan memperkuat soliditas internal sebelum menjalankan berbagai program kemasyarakatan.
“Sesuai tema kami, Solid, Bergerak, Bermanfaat, langkah pertama adalah menyolidkan organisasi. Setelah itu kami bergerak, lalu menghadirkan manfaat, baik bagi anggota, keluarga, maupun masyarakat Kabupaten Batang,” jelasnya.
Sebagai program jangka pendek, Pemuda Muslimin Batang akan menggelar kegiatan bazar UMKM dan pameran stan mulai 1 hingga 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di kawasan Jalan Veteran dan Alun-alun Batang, setelah seluruh proses perizinan selesai.
“Kami menggandeng penyelenggara acara untuk menghadirkan bazar UMKM dan stan pameran. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi pelaku UMKM sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat,” terangnya.
Untuk program jangka panjang, pihaknya berharap Kabupaten Batang dapat menjadi tuan rumah peringatan milad Pemuda Muslimin Indonesia tingkat nasional. Kami berharap, peringatan milad Pemuda Muslimin Indonesia dapat diselenggarakan di Kabupaten Batang sehingga menjadi momentum memperkuat organisasi sekaligus memperkenalkan potensi daerah.
Sementara itu, Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Usep Nukliri menjelaskan, bahwa Pemuda Muslimin Indonesia merupakan organisasi yang berdiri sejak 25 November 1928 dan menjadi organisasi sayap Syarikat Islam yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa.
“Organisasi tersebut memiliki peran untuk menjadi mitra strategis pemerintah melalui semangat amar ma'ruf nahi munkar, yakni mendorong kebaikan sekaligus memberikan masukan yang konstruktif terhadap berbagai kebijakan,” tuturnya.
Ketika program pemerintah membawa manfaat bagi masyarakat, Pemuda Muslimin harus berada di garda terdepan untuk mendukung dan mengawal pelaksanaannya. Sebaliknya, kritik yang disampaikan juga harus bersifat membangun demi kemajuan daerah. Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat.
“Kebermanfaatan harus terus dihadirkan. Ketika memiliki tenaga, berikan untuk masyarakat. Ketika memiliki rezeki, manfaatkan untuk membantu sesama. Semua bentuk pengabdian akan menjadi nilai kebaikan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Batang Suyono mengajak seluruh kader Pemuda Muslimin Indonesia untuk menjadi generasi muda yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persatuan di tengah keberagaman bangsa.
“Jadilah pemuda yang toleran. Indonesia adalah bangsa yang ber-Bhinneka dan menjunjung tinggi kehidupan yang damai. Tidak ada agama yang mengajarkan kebencian ataupun kekerasan. Karena itu, mari bersama-sama menjaga toleransi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar dia.
Suyono juga berpesan agar kepengurusan baru menjadikan organisasi sebagai sarana pengabdian yang dilandasi niat ibadah dan semangat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Organisasi harus menjadi tempat lahirnya pemuda-pemudi yang tangguh, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan daerah. Aset terbesar bangsa ini adalah generasi mudanya. Karena itu, bakat, kemampuan, dan karakter mereka harus terus dibina agar mampu menjadi pemimpin di masa depan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)