Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengharapkan para pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mampu menjalankan fungsi dalam menjaga ketersediaan bahan pangan maupun harga yang tetap stabil. Hal ini penting, mengingat peran APPSI adalah kepanjangan tangan dari dinas terkait, dalam memastikan harga jual bahan pangan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengharapkan para pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mampu menjalankan fungsi dalam menjaga ketersediaan bahan pangan maupun harga yang tetap stabil. Hal ini penting, mengingat peran APPSI adalah kepanjangan tangan dari dinas terkait, dalam memastikan harga jual bahan pangan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan.
Penyertaan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Batang Suyono saat menghadiri pengukuhan pengurus DPD APPSI, di Cepokokuning, Kabupaten Batang, Rabu (22/7/2026).
Suyono menekankan, tugas dari Ketua APPSI tentunya memantau harga bahan pangan, agar tidak memberatkan masyarakat, namun tetap menguntungkan pedagang.
“Aksi nyata yang harus dilakukan segera adalah berkolaborasi dengan Disperindagkop, untuk menyosialisasikan harga sesuai HET. Mana saja yang menjual dengan harga melebihi HET, lalu disinkronkan dengan harga ketentuan pemerintah, misalnya harga telur Rp26 ribu, ya sudah jangan melebihi ketentuan,” jelasnya.
Ketua DPD APPSI Batang, Harliadre Iqbal Nugroho bersama kepengurusan yang baru siap untuk bersinergi dengan pemerintah agar sebagai salah satu penguat ekonomi daerah, tetap diuntungkan. Pihaknya juga memastikan akan berupaya sejalan dengan program pemerintah dalam penataan ruang publik agar tetap estetik, namun para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya di tempat yang layak.
“Kami juga tidak ingin pedagang menggelar lapaknya di emperan, tapi berusaha memberikan solusi bersama dinas terkait. Jika tidak ditata dengan baik, khawatirnya malah lebih mengurangi keindahan kota,” terangnya.
APPSI menjadi wadah bagi para pedagang untuk mencari solusi, agar perekonomian tetap bergerak, namun kawasan kota tertata rapi. Kami akan berkoordinasi bersama dinas terkait, termasuk mitra strategis kami UMKM, agar semuanya mendapatkan solusi terbaik.
Sementara itu, Pemerhati pelaku usaha Lutfiyati Muflichah mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru APPSI, dengan harapan mampu membimbing para pedagang tetap menjadi motor penggerak perekonomian di Kabupaten Batang.
“Karena pedagang itu garda terdepan dalam perekonomian, jadi APPSI juga memiliki kewajiban mendampingi agar semua anggotanya sejahtera,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Pembina APPSI, Ngadiran mengharapkan tidak hanya organisasi APPSI yang maju, namun yang terpenting anggota pun turut mendapatkan kesejahteraan.
“Jangan sampai hanya organisasinya saja yang maju, tapi pedagangnya tidak sejahtera,” harapnya.
Dari sisi infrastruktur, ia mengharapkan pasar sebagai tempat mencari rezeki para pedagang, selayaknya menjadi tempat yang nyaman.
“Jadi pedagang tetap dapat berjualan dengan baik, pembeli juga nyaman berbelanja,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)