Batang - Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah mengapresiasi atas ketaatan masyarakat Kabupaten Batang dalam membayarkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tiap tahunnya. Berbagai program pun terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayarkan kewajibannya, mulai dengan memberikan apresiasi melalui insentif, undian berhadiah hingga kemudahan akses pembayaran di berbagai lini.
Batang - Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah mengapresiasi atas ketaatan masyarakat Kabupaten Batang dalam membayarkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tiap tahunnya. Berbagai program pun terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayarkan kewajibannya, mulai dengan memberikan apresiasi melalui insentif, undian berhadiah hingga kemudahan akses pembayaran di berbagai lini.
Kepala Bapenda Jateng Muhammad Masrofi memastikan, berbagai metode digunakan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat Jawa Tengah, dalam membayar pajak kendaraan. Salah satunya dengan menerapkan strategi jemput bola sehingga makin memudahkan masyarakat dalam membayarkan kewajibannya.
“Pembayaran pajak kendaraan bermotor itu tidak harus di Samsat Induk, bisa di Samsat Keliling, Samsat Pembantu. Bahkan melalui BUMDES di Pemerintahan Desa tiap kabupaten, termasuk Samsat Corporate yang ada di tiap perusahaan, agar kemudahan akses ini bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya saat ditemui di Ruang Abirawa Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/7/2026).
Di samping itu, Bapenda pun berencana memberikan apresiasi atas kepatuhan masyarakat selama ini, dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Sedang kami rencanakan program untuk memberikan insentif kepada mereka yang taat membayar pajak kendaraan bermotor sebelum jatuh tempo secara individu, mungkin ada diskon atau cashback Rp50 ribu misalnya.
“Namun yang paling dinantikan publik adalah insentif berupa Gebyar Hadiah Samsat yang diundi dua kali dalam satu tahun. Periode pertama sudah diundi bulan Juni dan periode kedua akan diundi Desember mendatang,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Batang M Faiz Kurniawan menyambut baik gebrakan inovasi yang diinisiasi Bapenda untuk memicu masyarakat lebih optimal dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor. Pemda siap mendukung dengan menyiapkan akses kemudahan pembayaran, agar masyarakat lebih dekat dan cepat dalam membayarkan kewajibannya.
“Kami siap mendukung agar masyarakat makin dekat membayarkan pajak kendaraan bermotornya, yang mungkin selama ini belum maksimal. Kami sudah menyiapkan terobosan-terobosan, supaya masyarakat makin mudah membayarkan pajak kendaraannya,” tegasnya.
Faiz pun mengingatkan dengan taat membayar pajak kendaraan bermotor, masyarakat akan mendapatkan perlindungan. Misalnya untuk korban kecelakaan meninggal dunia mendapat jaminan dari Jasa Raharja Rp50 juta, perawatan Rp20 juta.
Ia memastikan, aksi nyata yang akan segera direalisasikan dengan mengoptimalkan Mobil Samsat Keliling maupun mobil milik Pemda. Serta memaksimalkan keterjangkauan pelayanan hingga ke Pemerintah Desa, melalui Koperasi Merah Putih maupun BUMDES.
Salah satu pemenang Gebyar Hadiah Samsat, Sukirjo dari Wonotunggal mengaku senang dan bersyukur menjadi salah satu pemenang karena berkat ketaatannya membayar pajak kendaraan bermotor. Konsistensinya dalam membayar pajak kendaraan sebelum jatuh tempo ternyata berbuah manis hingga meraih uang tunai Rp2 juta.
“Memang sudah rutin pas tanggalnya bayar pajak kendaraan, cukup bawa KTP sama STNK waktunya cepat cuma 5 menit jadi. Manfaatnya kalau udah bayar kemana-mana itu jadi tenang,” ujar dia.
Ia mengharapkan, setalah rutin membayar pajak kendaraan, infrastruktur jalan semakin baik dan lancar. Karena sudah rajin bayar pajak kendaraan, ya pinginnya jalannya mulus, jangan bolong-bolong. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)