Gereja Oikumene KEK Industropolis Siap Dibangun, Kemenag Batang Gelar Konsolidasi

Senin, 20 Juli 2026 Jumadi Dibaca 298 kali Kegiatan Keagamaan
Gereja Oikumene KEK Industropolis Siap Dibangun, Kemenag Batang Gelar Konsolidasi
Kemenag Batang menggelar diskusi dalam pengelolaan gereja di Kemenag Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Kantor Kemenag Batang bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memberikan ruang diskusi bagi jemaat Kristen untuk menyamakan pandangan, sebelum pendirian gereja di KEK Industropolis Gringsing. Meski sempat terjadi sedikit perbedaan pendapat dalam pengelolaan gereja nantinya, berkat konsolidasi yang baik antar jemaat dari beberapa denominasi yang ada, akhirnya bersepakat untuk mengelola bersama dengan dibentuknya Gereja Oikumene.

Batang - Kantor Kemenag Batang bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memberikan ruang diskusi bagi jemaat Kristen untuk menyamakan pandangan, sebelum pendirian gereja di KEK Industropolis Gringsing. Meski sempat terjadi sedikit perbedaan pendapat dalam pengelolaan gereja nantinya, berkat konsolidasi yang baik antar jemaat dari beberapa denominasi yang ada, akhirnya bersepakat untuk mengelola bersama dengan dibentuknya Gereja Oikumene.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenag Batang, Munif menganggap wajar ketika dalam pembentukan kepengurusan dalam mengelola tempat ibadah, yang terpenting semua denominasi gereja yang ada dapat disatukan demi kebaikan jemaat. Diakui, ada belasan denominasi gereja di Kabupaten Batang, yang memiliki keberagaman aliran yang patut disatukan dalam mengelola gereja di KEK Industropolis Batang.

“Di Batang ada 15 denominasi, Jawa Tengah 40 denominasi dan nasional 330 denominasi. Khusus di KEK nantinya, akan diciptakan suasana mini moderasi, ada masjid, gereja Katolik dan Kristen, vihara, kelenteng dan pura agar kebutuhan rohaninya terpenuhi di sana,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/7/2026).

Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Jateng, Siswo Martono bersama perwakilan Persekutuan Umat Kristen Kabupaten Batang (PUKKB), akan berdiskusi lebih lanjut dengan pimpinan KEK Industropolis, untuk menentukan pengelola gereja di kawasan tersebut.

“Pengurusnya nanti akan ditentukan oleh PUKKB, yang bisa mewakili tiap denominasi atau aliran ajaran, semoga setelah dibangun umat Kristen makin terpelihara imannya saat menjalankan pekerjaannya di KEK,” harapnya.

Terkait pembangunan Gereja Kristen di KEK Industropolis Batang, hingga saat ini masih dalam perencanaan, termasuk luas lahan dan daya tampung jemaat.

“Kami masih menunggu anggaran dari pusat, baru segera dibangun, namun untuk pelayanan jemaat saat ini pun sudah terlaksana,” jelasnya.

Ketua PUKKB, sekaligus Gembala Jemaat Gereja Isa Al-Masih Subah, Pendeta Stevanus Yadi mengharapkan pihak terkait segera membuat Surat Keputusan dalam pengelolaan Gereja Oikumene atas nama PUKKB yang telah berbadan hukum. Hal ini penting, karena saat ini Surat Keputusan tersebut hanya diserahkan kepada salah satu denominasi saja, sedangkan di Kabupaten Batang terdapat beberapa denominasi.

“Di Batang ada tujuh denominasi, di antaranya Gereja Isa Al-Masih, Gereja Kristen Injili Indonesia, Gereja Kristen Indonesia, Gereja Sidang Jemaat Allah, Gereja Betle Maranatha, Gereja Pantekosta di Indonesia dan Gereja Kristen Jawa,” terangnya.

Terkait pelaksanaan pelayanan ibadah, PUKKB akan berkoordinasi dengan seluruh denominasi yang ada, untuk menentukan liturgi bersama yang dapat disepakati. Semoga nantinya gereja tersebut menjadikan karyawan KEK mendapatkan pembinaan rohani yang diperkirakan akan ada 400 jemaat yang bernaung.

Sementara itu, Ketua FKUB Batang, Subkhi mengharapkan, keberadaan Gereja Oikumene nantinya menjadi sarana pemenuhan kebutuhan rohani para karyawan KEK, sehingga berkarakter positif. Dari sisi lain, keberadaan enam tempat ibadah di KEK, dapat dijadikan ikon destinasi wisata religi.

“Ini satu-satunya kawasan industri dengan berbagai tempat ibadah yang letaknya langsung berhadapan di jalur tol maupun stasiun nantinya. Jadi bisa dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat saat libur hari raya masing-masing umat beragama, sekaligus berwisata religi di KEK Industropolis,” ujar dia.

Saat ini yang sudah selesai dibangun dan langsung dimanfaatkan yakni Masjid An-Nahl, sedangkan pura dalam proses pembangunan.

“Ada pula nantinya Gereja Katolik yang akan dilengkapi Taman Doa, ada Vihara, Kelenteng dan Gereja Kristen dengan luas lahan 1.000 - 2.000 m², untuk tiap tempat ibadah,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 46
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 40
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 63
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
22 Sep 2026 Jumadi 21
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 15
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 16