Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang

Senin, 13 Juli 2026 Jumadi Dibaca 17 kali Pembangunan Infrastruktur
Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang
Kepala DPUPR Batang Endro Suryono mengatakan, Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang.
Batang Pembangunan tidak melulu soal megahnya gedung bertingkat atau mulusnya aspal jalan protokol. Bagi warga kurang mampu, kemerdekaan yang sesungguhnya terkadang sesederhana mengalir lancarnya air bersih di dapur mereka, atau tersedianya fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang sehat dan layak di dalam rumah.

Batang – Pembangunan tidak melulu soal megahnya gedung bertingkat atau mulusnya aspal jalan protokol. Bagi warga kurang mampu, kemerdekaan yang sesungguhnya terkadang sesederhana mengalir lancarnya air bersih di dapur mereka, atau tersedianya fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang sehat dan layak di dalam rumah.

Guna mewujudkan hak dasar tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus menggenjot proyek di bidang sanitasi dan pengembangan permukiman. Langkah konkret ini menjadi salah satu pilar utama dalam menyukseskan Visi Misi Kabupaten Batang 2025-2029, khususnya Misi ke-7 yang berfokus pada

“Percepatan Penurunan Kemiskinan yang Inklusif, Merata dan Berorientasi Pada Keadilan Sosial. Melalui tahapan pembangunan daerah ini, peningkatan kesejahteraan masyarakat disentuh langsung lewat pemenuhan kualitas infrastruktur dasar,” kata Kepala DPUPR Batang Endro Suryono saat ditemui di Kantornya, Senin (13/7/2026).

Hingga pertengahan tahun anggaran berjalan, komitmen tersebut bukan sekadar jargon di atas kertas. Berdasarkan data DPUPR Kabupaten Batang, sejumlah proyek strategis penyediaan air bersih dan sanitasi telah menunjukkan progres fisik yang sangat signifikan.

“Untuk sektor air minum, proyek Perluasan SPAM Jaringan Perpipaan (PAMSIMAS) di Desa Jambangan (Kecamatan Bawang) senilai Rp150 juta dan Desa Keteleng (Kecamatan Blado) senilai Rp100 juta kini telah rampung 100 persen dan dirasakan langsung oleh masing-masing 25 Sambungan Rumah (SR),” jelasnya.

Sementara itu, peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan di Desa Surjo (Kecamatan Bawang) dengan nilai kontrak Rp395,71 juta telah mencapai progres fisik 99,70 persen untuk menyuplai 39 SR. Menyusul di Desa Kalisari (Kecamatan Blado) dengan kontrak Rp394,75 juta yang progres fisiknya telah menyentuh angka 97,22 persen bagi 13 SR.

“Tak hanya air bersih, akses terhadap sanitasi yang sehat juga dikebut melalui Pembangunan SPALD Setempat Skala Individu (Tangki Septik Individual) oleh TPS KSM Sanitasi di empat kecamatan. Masing-masing alokasi proyek senilai Rp320 juta ini terus menunjukkan pergerakan fisik yang positif, di antaranya di Desa Candi Kecamatan Bandar (84,6%), Desa Donorejo Kecamatan Limpung (82,0%), Desa Tembok Kecamatan Limpung (78,3%), serta Desa Pecalungan Kecamatan Pecalungan (50,9%),” terangnya.

Endro juga menegaskan, bahwa seluruh proyek sanitasi dan air bersih ini digenjot demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu. Hal tersebut dinilai sangat krusial karena berjalan selaras dengan program prioritas kepala daerah dalam upaya mengentaskan kemiskinan secara struktural. Tidak berhenti di sektor sanitasi, asas kebermanfaatan yang luas juga diterapkan secara ketat dalam pembangunan sektor infrastruktur jalan dan jembatan.

Endro juga memastikan bahwa penentuan setiap titik pembangunan tidak dilakukan secara acak, melainkan didasarkan pada skala prioritas yang berdampak langsung pada hajat hidup orang banyak.

“Pemerintah daerah ingin memastikan setiap rupiah yang dianggarkan dari APBD benar-benar mengalir menjadi fasilitas pendukung produktivitas masyarakat. Yang jelas itu kita pastikan banyak yang akses untuk pendidikan, kesehatan, perekonomian, itu yang kita utamakan,” pungkasnya.

Melalui integrasi pembangunan infrastruktur jalan yang memadai dan sanitasi yang sehat, Kabupaten Batang kini tengah menapaki jalan yang tepat menuju kawasan mandiri dan berdaya saing demi menyongsong Indonesia Emas 2045. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Batang Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Batang semakin semarak dengan kehadiran Forum Anak yang menggelar kegiatan pengenalan permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda mengenal kembali permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus alternatif aktivitas yang sehat, edukatif, dan menyenangkan.
12 Jul 2026 Jumadi 130
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 941
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 257
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 226
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 172
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 112