Dikejar Siang-Malam, Jembatan Kali Belo Tersono Bakal Lebih Lebar dan Kokoh Oktober Ini

Senin, 06 Juli 2026 Jumadi Dibaca 315 kali Pembangunan Infrastruktur
Dikejar Siang-Malam, Jembatan Kali Belo Tersono Bakal Lebih Lebar dan Kokoh Oktober Ini
Jembatan Kali Belo Desa Tersono, Kabupaten Batang, segera jadi dan dapat dilewati kembali oleh masyarakat.
Batang - Aktivitas di kawasan Jembatan Kali Belo, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, mendadak jauh lebih sibuk belakangan ini. Deru mesin dan ketukan alat berat saling bersahutan tanpa henti, memecah kesunyian siang hingga malam hari. Demi memulihkan urat nadi transportasi warga, Pemerintah Kabupaten Batang memang tengah tancap gas menerapkan sistem kerja 24 jam non-stop untuk mempercepat renovasi jembatan tersebut.

Batang - Aktivitas di kawasan Jembatan Kali Belo, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, mendadak jauh lebih sibuk belakangan ini. Deru mesin dan ketukan alat berat saling bersahutan tanpa henti, memecah kesunyian siang hingga malam hari. Demi memulihkan urat nadi transportasi warga, Pemerintah Kabupaten Batang memang tengah tancap gas menerapkan sistem kerja 24 jam non-stop untuk mempercepat renovasi jembatan tersebut.

Kerja keras tersebut mulai membuahkan hasil. Kabar baiknya, sebuah jembatan darurat kini sudah kokoh berdiri dan mulai bisa dilintasi oleh warga sekitar. Sementara itu, di sisinya, proyek pembangunan jembatan permanen terus dikebut bahkan diprediksi rampung melampaui target awal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang Endro Suryono, mengungkapkan bahwa akselerasi proyek ini merupakan respons cepat setelah adanya kunjungan langsung dari Bupati Batang ke lokasi beberapa waktu lalu. Saat ini, seluruh tahapan konstruksi berjalan mulus sesuai dengan rencana yang matang.

“Alhamdulillah pekerjaan dikejar siang malam selama 24 jam. Hari Rabu jembatan darurat sudah bisa dilewati masyarakat. Sekarang konstruksi jembatan permanen juga sudah berjalan dengan progres yang positif,” katanya saat ditemui di Kantornya, Senin (6/7/2026).

Melihat tren positif di lapangan, pihak DPUPR pun mematok target baru yang lebih optimistis. Jika merujuk pada hitam di atas putih, kontrak kerja proyek ini sebenarnya baru akan berakhir pada November 2026. Namun, Endro yakin masyarakat bisa menikmati jembatan baru ini sebulan lebih cepat.

“Kami meyakini pekerjaan di sana masih on the track. Walaupun jadwal kontraknya sampai November, harapan besar kami Oktober sudah bisa selesai,” jelasnya.

Proyek infrastruktur berskala besar ini memakan anggaran daerah sekitar Rp 8,6 miliar. Untuk saat ini, para pekerja di lapangan sedang memfokuskan energi mereka pada pembangunan abutment struktur dinding penahan tanah di kedua ujung jembatan sebelum nantinya struktur utama mulai dipasang.

“Nantinya, wajah baru Jembatan Kali Belo akan jauh berbeda dan lebih gagah dibanding versi lamanya. Jembatan baru ini dirancang memiliki bentang sepanjang 42 meter dengan pondasi gelagar baja. Pemilihan material ini menjamin jembatan akan jauh lebih kuat dan memberikan rasa aman yang maksimal bagi setiap pengendara yang melintas,” terangnya.

Tidak hanya soal kekuatan, daya tampung jembatan ini juga dirombak total: Lebar Jembatan Lama: Hanya berkisar 5 meter (sempit dan rawan macet), Lebar Jembatan Baru: Diperluas signifikan menjadi 7 meter, Pembagian ruangnya pun dibuat lebih tertib. Lajur utama kendaraan akan memakan porsi 6 meter, sementara sisa 1 meter dibagi rata untuk fasilitas pejalan kaki.

Endro juga menekankan bahwa, konsep arsitektur jembatan ini murni mengedepankan aspek kekuatan fisik dan fungsi jangka panjang. Pemerintah sengaja tidak latah mengejar desain yang estetis atau sekadar cantik di foto, melainkan fokus pada ketahanan struktur baja agar jembatan ini bisa menopang denyut ekonomi warga Tersono hingga puluhan tahun ke depan.

Kini, dengan beroperasinya jembatan darurat, isolasi jalur transportasi warga mulai terurai. Pemkab Batang berharap, dengan segala upaya percepatan ini, dampak tersendatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga yang menggantungkan hidupnya pada jalur Kali Belo bisa ditekan sekecil mungkin.

“Lebarnya menjadi 7 meter. Enam meter untuk jalur kendaraan, kemudian masing-masing sisi ada trotoar setengah meter. Bentangnya juga lebih panjang sehingga ruang lalu lintas menjadi lebih longgar,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Batang - Langkah pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak tujuh KDMP yang telah selesai dibangun kini resmi memasuki tahap pasca-verifikasi faktual (verfal) oleh tim gabungan tingkat kabupaten.
12 Okt 2026 Jumadi 90
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (12102026).
12 Okt 2026 Jumadi 66
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Batang - Dinas Kesehatan Batang bekerja sama dengan PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) menggelar cek kesehatan gratis bagi warga Desa Ujungnegoro. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga setempat dari berbagai kerawanan penyakit yang muncul akibat pola hidup dan makan yang kurang baik.
12 Okt 2026 Jumadi 62
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Batang - Jarak ribuan kilometer antara Kabupaten Batang dan Kota Toyama, Jepang yang terpisahkan oleh samudera dan perbedaan budaya seolah menguap begitu saja saat wajah-wajah sebaya muncul di balik layar. Rasa canggung sempat menyergap. Bagaimanapun, menyapa teman baru dari belahan dunia lain bukan rutinitas harian anak sekolah dasar.
12 Okt 2026 Jumadi 59
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 350
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 271