Dikejar Siang-Malam, Jembatan Kali Belo Tersono Bakal Lebih Lebar dan Kokoh Oktober Ini

Senin, 06 Juli 2026 Jumadi Dibaca 222 kali Pembangunan Infrastruktur
Dikejar Siang-Malam, Jembatan Kali Belo Tersono Bakal Lebih Lebar dan Kokoh Oktober Ini
Jembatan Kali Belo Desa Tersono, Kabupaten Batang, segera jadi dan dapat dilewati kembali oleh masyarakat.
Batang - Aktivitas di kawasan Jembatan Kali Belo, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, mendadak jauh lebih sibuk belakangan ini. Deru mesin dan ketukan alat berat saling bersahutan tanpa henti, memecah kesunyian siang hingga malam hari. Demi memulihkan urat nadi transportasi warga, Pemerintah Kabupaten Batang memang tengah tancap gas menerapkan sistem kerja 24 jam non-stop untuk mempercepat renovasi jembatan tersebut.

Batang - Aktivitas di kawasan Jembatan Kali Belo, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, mendadak jauh lebih sibuk belakangan ini. Deru mesin dan ketukan alat berat saling bersahutan tanpa henti, memecah kesunyian siang hingga malam hari. Demi memulihkan urat nadi transportasi warga, Pemerintah Kabupaten Batang memang tengah tancap gas menerapkan sistem kerja 24 jam non-stop untuk mempercepat renovasi jembatan tersebut.

Kerja keras tersebut mulai membuahkan hasil. Kabar baiknya, sebuah jembatan darurat kini sudah kokoh berdiri dan mulai bisa dilintasi oleh warga sekitar. Sementara itu, di sisinya, proyek pembangunan jembatan permanen terus dikebut bahkan diprediksi rampung melampaui target awal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang Endro Suryono, mengungkapkan bahwa akselerasi proyek ini merupakan respons cepat setelah adanya kunjungan langsung dari Bupati Batang ke lokasi beberapa waktu lalu. Saat ini, seluruh tahapan konstruksi berjalan mulus sesuai dengan rencana yang matang.

“Alhamdulillah pekerjaan dikejar siang malam selama 24 jam. Hari Rabu jembatan darurat sudah bisa dilewati masyarakat. Sekarang konstruksi jembatan permanen juga sudah berjalan dengan progres yang positif,” katanya saat ditemui di Kantornya, Senin (6/7/2026).

Melihat tren positif di lapangan, pihak DPUPR pun mematok target baru yang lebih optimistis. Jika merujuk pada hitam di atas putih, kontrak kerja proyek ini sebenarnya baru akan berakhir pada November 2026. Namun, Endro yakin masyarakat bisa menikmati jembatan baru ini sebulan lebih cepat.

“Kami meyakini pekerjaan di sana masih on the track. Walaupun jadwal kontraknya sampai November, harapan besar kami Oktober sudah bisa selesai,” jelasnya.

Proyek infrastruktur berskala besar ini memakan anggaran daerah sekitar Rp 8,6 miliar. Untuk saat ini, para pekerja di lapangan sedang memfokuskan energi mereka pada pembangunan abutment struktur dinding penahan tanah di kedua ujung jembatan sebelum nantinya struktur utama mulai dipasang.

“Nantinya, wajah baru Jembatan Kali Belo akan jauh berbeda dan lebih gagah dibanding versi lamanya. Jembatan baru ini dirancang memiliki bentang sepanjang 42 meter dengan pondasi gelagar baja. Pemilihan material ini menjamin jembatan akan jauh lebih kuat dan memberikan rasa aman yang maksimal bagi setiap pengendara yang melintas,” terangnya.

Tidak hanya soal kekuatan, daya tampung jembatan ini juga dirombak total: Lebar Jembatan Lama: Hanya berkisar 5 meter (sempit dan rawan macet), Lebar Jembatan Baru: Diperluas signifikan menjadi 7 meter, Pembagian ruangnya pun dibuat lebih tertib. Lajur utama kendaraan akan memakan porsi 6 meter, sementara sisa 1 meter dibagi rata untuk fasilitas pejalan kaki.

Endro juga menekankan bahwa, konsep arsitektur jembatan ini murni mengedepankan aspek kekuatan fisik dan fungsi jangka panjang. Pemerintah sengaja tidak latah mengejar desain yang estetis atau sekadar cantik di foto, melainkan fokus pada ketahanan struktur baja agar jembatan ini bisa menopang denyut ekonomi warga Tersono hingga puluhan tahun ke depan.

Kini, dengan beroperasinya jembatan darurat, isolasi jalur transportasi warga mulai terurai. Pemkab Batang berharap, dengan segala upaya percepatan ini, dampak tersendatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga yang menggantungkan hidupnya pada jalur Kali Belo bisa ditekan sekecil mungkin.

“Lebarnya menjadi 7 meter. Enam meter untuk jalur kendaraan, kemudian masing-masing sisi ada trotoar setengah meter. Bentangnya juga lebih panjang sehingga ruang lalu lintas menjadi lebih longgar,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 23
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 62
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 86
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 40