Pemkab Batang Optimis Kejar Sisa Target PAD, Sektor BPHTB Jadi Andalan

Senin, 06 Juli 2026 Jumadi Dibaca 149 kali Pelayanan Publik
Pemkab Batang Optimis Kejar Sisa Target PAD, Sektor BPHTB Jadi Andalan
Pelayanan mobile pajak saat CFD di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Langkah Kabupaten Batang dalam mengumpulkan pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang semester pertama tahun 2026 ini masih berada di jalur yang aman. Meski belum menyentuh separuh jalan, realisasi penerimaan daerah tercatat sudah mengantongi angka sekitar Rp108 miliar.

Batang - Langkah Kabupaten Batang dalam mengumpulkan pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang semester pertama tahun 2026 ini masih berada di jalur yang aman. Meski belum menyentuh separuh jalan, realisasi penerimaan daerah tercatat sudah mengantongi angka sekitar Rp108 miliar.

Pemerintah daerah kini tengah bersiap memanfaatkan sisa waktu enam bulan ke depan untuk menutup celah dari target tahunan yang dipatok sebesar Rp240,691 miliar.

“Dari target Rp240 miliar lebih, sekarang terealisasi sekitar Rp108 miliar atau sekitar 45 persen,” kata Kepala Bidang Penagihan, Evaluasi dan Pelaporan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah BPKPAD Batang, Anisah saat ditemui di Kantornya, Senin (6/7/2026).

Sejauh ini, pundi-pundi kas daerah paling banyak disumbang oleh sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Di sisi lain, sebagian besar jenis pajak daerah sebenarnya sudah tampil impresif dengan melampaui realisasi 50 persen. Namun, BPKPAD Batang tidak bisa santai begitu saja.

“Dua sektor penting, yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), saat ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dituntaskan karena capaiannya yang masih tertinggal: PBB: Baru menyentuh angka sekitar 22 persen, Opsen PKB: Tertahan di kisaran 39 persen, Strategi Menanti Jatuh Tempo dan Kendala Data,” jelasnya.

Rendahnya angka PBB di paruh pertama ini dinilai Anisah sebagai hal yang lumrah. Pasalnya, Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) untuk sektor perusahaan baru didistribusikan sekitar April hingga Mei lalu. Terlebih lagi, korporasi biasanya baru akan melunasi kewajiban mereka mendekati batas akhir.

“Sebab jatuh tempo pembayaran PBB perusahaan berlangsung pada Agustus. Banyak wajib pajak memilih melunasi kewajibannya menjelang batas akhir pembayaran,” terangnya.

Optimisme semakin menguat karena jajaran pemerintah desa kini mulai bergerak cepat merangsang warga untuk melunasi PBB di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, cerita berbeda datang dari opsen PKB. Minimnya realisasi di sektor ini lebih dipicu oleh kendala klasik: keterbatasan data kendaraan bermotor yang sepenuhnya berada di tangan Samsat, bukan BPKPAD.

“Untuk menyiasatinya, pemerintah daerah mengandalkan strategi jemput bola melalui: Sosialisasi masif langsung kepada masyarakat, Pelibatan perangkat desa untuk mengingatkan warga. Penggabungan agenda sosialisasi PKB dengan kegiatan penagihan PBB agar lebih efisien dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Melihat tantangan yang ada, BPKPAD Batang bergerak gesit memetakan mesin uang baru. Saat ini, pendataan terhadap restoran-restoran potensial yang tersebar di Batang sedang gencar dilakukan.

“Kehadiran investasi anyar, seperti rumah sakit hingga bangunan usaha baru, dibidik akan menjadi objek PBB yang segar. Tak ketinggalan, pajak reklame dan parkir juga siap dihitung kontribusinya begitu operasional bisnis mereka berjalan,” tegasnya.

Langkah jangka panjang pun sudah dipersiapkan matang lewat pembangunan kawasan industri. Meski gelombang pabrik baru diproyeksikan baru beroperasi penuh pada tahun 2027, riak positifnya sudah mulai terasa hari ini lewat penambahan objek PBB baru dari aktivitas konstruksi yang sedang berjalan.

“Dengan modal 45 persen di tangan, jalan Kabupaten Batang memenuhi target PAD tahun ini masih terbuka lebar. Jatuh tempo PBB pada semester kedua dan optimalisasi ketat pada sektor opsen PKB diyakini akan menjadi kunci sukses dongkrak penerimaan daerah di akhir tahun nanti,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
Batang - Suasana berbeda mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMA Negeri 1 Bandar. Salah satu kegiatan yang dinantikan adalah demo ekstrakurikuler, yang menampilkan berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.
17 Jul 2026 Jumadi 26
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 14
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 34
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 213
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 96
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 180