Pemkab Batang Optimis Kejar Sisa Target PAD, Sektor BPHTB Jadi Andalan

Senin, 06 Juli 2026 Jumadi Dibaca 47 kali Pelayanan Publik
Pemkab Batang Optimis Kejar Sisa Target PAD, Sektor BPHTB Jadi Andalan
Pelayanan mobile pajak saat CFD di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Langkah Kabupaten Batang dalam mengumpulkan pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang semester pertama tahun 2026 ini masih berada di jalur yang aman. Meski belum menyentuh separuh jalan, realisasi penerimaan daerah tercatat sudah mengantongi angka sekitar Rp108 miliar.

Batang - Langkah Kabupaten Batang dalam mengumpulkan pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang semester pertama tahun 2026 ini masih berada di jalur yang aman. Meski belum menyentuh separuh jalan, realisasi penerimaan daerah tercatat sudah mengantongi angka sekitar Rp108 miliar.

Pemerintah daerah kini tengah bersiap memanfaatkan sisa waktu enam bulan ke depan untuk menutup celah dari target tahunan yang dipatok sebesar Rp240,691 miliar.

“Dari target Rp240 miliar lebih, sekarang terealisasi sekitar Rp108 miliar atau sekitar 45 persen,” kata Kepala Bidang Penagihan, Evaluasi dan Pelaporan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah BPKPAD Batang, Anisah saat ditemui di Kantornya, Senin (6/7/2026).

Sejauh ini, pundi-pundi kas daerah paling banyak disumbang oleh sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Di sisi lain, sebagian besar jenis pajak daerah sebenarnya sudah tampil impresif dengan melampaui realisasi 50 persen. Namun, BPKPAD Batang tidak bisa santai begitu saja.

“Dua sektor penting, yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), saat ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dituntaskan karena capaiannya yang masih tertinggal: PBB: Baru menyentuh angka sekitar 22 persen, Opsen PKB: Tertahan di kisaran 39 persen, Strategi Menanti Jatuh Tempo dan Kendala Data,” jelasnya.

Rendahnya angka PBB di paruh pertama ini dinilai Anisah sebagai hal yang lumrah. Pasalnya, Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) untuk sektor perusahaan baru didistribusikan sekitar April hingga Mei lalu. Terlebih lagi, korporasi biasanya baru akan melunasi kewajiban mereka mendekati batas akhir.

“Sebab jatuh tempo pembayaran PBB perusahaan berlangsung pada Agustus. Banyak wajib pajak memilih melunasi kewajibannya menjelang batas akhir pembayaran,” terangnya.

Optimisme semakin menguat karena jajaran pemerintah desa kini mulai bergerak cepat merangsang warga untuk melunasi PBB di wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, cerita berbeda datang dari opsen PKB. Minimnya realisasi di sektor ini lebih dipicu oleh kendala klasik: keterbatasan data kendaraan bermotor yang sepenuhnya berada di tangan Samsat, bukan BPKPAD.

“Untuk menyiasatinya, pemerintah daerah mengandalkan strategi jemput bola melalui: Sosialisasi masif langsung kepada masyarakat, Pelibatan perangkat desa untuk mengingatkan warga. Penggabungan agenda sosialisasi PKB dengan kegiatan penagihan PBB agar lebih efisien dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Melihat tantangan yang ada, BPKPAD Batang bergerak gesit memetakan mesin uang baru. Saat ini, pendataan terhadap restoran-restoran potensial yang tersebar di Batang sedang gencar dilakukan.

“Kehadiran investasi anyar, seperti rumah sakit hingga bangunan usaha baru, dibidik akan menjadi objek PBB yang segar. Tak ketinggalan, pajak reklame dan parkir juga siap dihitung kontribusinya begitu operasional bisnis mereka berjalan,” tegasnya.

Langkah jangka panjang pun sudah dipersiapkan matang lewat pembangunan kawasan industri. Meski gelombang pabrik baru diproyeksikan baru beroperasi penuh pada tahun 2027, riak positifnya sudah mulai terasa hari ini lewat penambahan objek PBB baru dari aktivitas konstruksi yang sedang berjalan.

“Dengan modal 45 persen di tangan, jalan Kabupaten Batang memenuhi target PAD tahun ini masih terbuka lebar. Jatuh tempo PBB pada semester kedua dan optimalisasi ketat pada sektor opsen PKB diyakini akan menjadi kunci sukses dongkrak penerimaan daerah di akhir tahun nanti,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

BPBD Batang Imbau Warga, Larang Anak Berenang di Bendungan Kramat Selama Libur Sekolah BPBD Batang Imbau Warga, Larang Anak Berenang di Bendungan Kramat Selama Libur Sekolah
BPBD Batang Imbau Warga, Larang Anak Berenang di Bendungan Kramat Selama Libur Sekolah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan Bendungan Kramat sebagai lokasi berenang selama masa libur sekolah. Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih ditemukannya anak-anak yang memanfaatkan bendungan sebagai tempat bermain air meski memiliki tingkat risiko yang tinggi.
06 Jul 2026 Jumadi 21
Tingkatkan Mutu Madrasah, IGRA Batang Gelar Workshop Manajemen Tingkatkan Mutu Madrasah, IGRA Batang Gelar Workshop Manajemen
Tingkatkan Mutu Madrasah, IGRA Batang Gelar Workshop Manajemen
Batang Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) menyelenggarakan  Workshop Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) bagi Kepala dan Guru RA se-Kabupaten Batang. Kegiatan yang mengusung tema "Meningkatkan Mutu Madrasah Melalui Tata Kelola yang Profesional dan Berkarakter" diikuti 290 peserta di Gedung Islamic Center Batang belum lama ini.
06 Jul 2026 Jumadi 50
Mayoritas Guru, Pemkab Batang Serahkan Kenaikan Pangkat kepada 43 ASN Mayoritas Guru, Pemkab Batang Serahkan Kenaikan Pangkat kepada 43 ASN
Mayoritas Guru, Pemkab Batang Serahkan Kenaikan Pangkat kepada 43 ASN
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyerahkan surat keputusan kenaikan pangkat kepada 43 Aparatur Sipil Negara (ASN) saat Apel Pagi di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (672026).  Momentum tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi ASN untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan kedisiplinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
06 Jul 2026 Jumadi 73
Taman Tematik KEK Industropolis Batang Hadirkan Ruang Publik Baru Bernuansa Alam dan Industri Taman Tematik KEK Industropolis Batang Hadirkan Ruang Publik Baru Bernuansa Alam dan Industri
Taman Tematik KEK Industropolis Batang Hadirkan Ruang Publik Baru Bernuansa Alam dan Industri
Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang segera menghadirkan ruang publik baru berupa Taman Tematik yang memadukan lanskap pesisir, ruang terbuka hijau, dan kawasan industri modern. Berlokasi di dekat gerbang Tol Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), taman ini diproyeksikan menjadi destinasi rekreasi sekaligus ikon baru Kabupaten Batang.
06 Jul 2026 Jumadi 41
Pemkab Batang Minta, KOEMBARA Terus Memberikan Energi Positif Bagi Masyarakat Pemkab Batang Minta, KOEMBARA Terus Memberikan Energi Positif Bagi Masyarakat
Pemkab Batang Minta, KOEMBARA Terus Memberikan Energi Positif Bagi Masyarakat
Batang Industri hiburan (entertainment) memiliki peran yang sangat strategis di Kabupaten Batang. Komunitas Entertainment Batang Utara (KOEMBARA), sebagai wadah para pelaku seni dan hiburan di wilayah Batang Utara, tidak hanya sekadar menjadi media penyalur bakat dan hiburan bagi masyarakat.
05 Jul 2026 Jumadi 93
Rizal Bawazier Dorong Revitalisasi Makam Habib Idrus di Batang Menjadi Wisata Religi Rizal Bawazier Dorong Revitalisasi Makam Habib Idrus di Batang Menjadi Wisata Religi
Rizal Bawazier Dorong Revitalisasi Makam Habib Idrus di Batang Menjadi Wisata Religi
Batang - Anggota DPR RI Rizal Bawazier mendorong Pemerintah Kabupaten Batang untuk merevitalisasi kawasan Makam As Syahid Al Habib Idrus bin Husein bin Syihab di Desa Bawang, Kecamatan Bawang, agar berkembang menjadi destinasi wisata religi yang mampu melestarikan sejarah sekaligus meningkatkan kunjungan masyarakat. Hal itu disampaikan usai menghadiri haul dan berziarah ke makam tokoh ulama tersebut di Desa Bawang, Kabupaten Batang, Minggu (572026).
05 Jul 2026 Jumadi 74