Dukung Hari Lingkungan Hidup 2026, BPI Siapkan 30.000 Bibit Mangrove untuk Pesisir Batang

Senin, 08 Juni 2026 Jumadi Dibaca 443 kali Lingkungan
Dukung Hari Lingkungan Hidup 2026, BPI Siapkan 30.000 Bibit Mangrove untuk Pesisir Batang
DLH Batang Peringati HAri Lingkungan Hidup dengan menanam bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui penyediaan 30.000 bibit mangrove untuk mendukung pengembangan dan penyulaman kawasan hijau pesisir di Kabupaten Batang sepanjang tahun 2026.

Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui penyediaan 30.000 bibit mangrove untuk mendukung pengembangan dan penyulaman kawasan hijau pesisir di Kabupaten Batang sepanjang tahun 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang digelar di tingkat Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten Batang dengan mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Sebagai bentuk aksi nyata, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang bersama unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, pelajar, serta berbagai pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Batang, unsur Forkopimda, Camat Batang, pemerhati lingkungan, personel TNI-Polri, akademisi, serta pelajar.

Rangkaian kegiatan meliputi apel Hari Lingkungan Hidup, penanaman pohon secara simbolis, hingga Zoom Teleconference bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Kepala DLH Batang Rusmanto mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terus terjalin dalam mendukung pelestarian lingkungan, termasuk keterlibatan dunia usaha dalam pengembangan kawasan hijau.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum memperkuat komitmen dan aksi nyata seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kami mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dalam kegiatan penanaman mangrove dan pengembangan kawasan hijau di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Rusmanto menilai sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi modal penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, lestari, dan berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.

“Sebagai bagian dari kontribusi perusahaan, PT Bhimasena Power Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menyiapkan 30.000 bibit mangrove yang terdiri atas 20.000 bibit untuk penanaman baru dan 10.000 bibit untuk penyulaman kawasan mangrove yang telah dikembangkan,” terangnya.

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi, meningkatkan kualitas habitat biota laut, sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan daya serap karbon.

Sementara itu, General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir H. Sulasmoro mengatakan, keberlanjutan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah dan ketahanan iklim.

“Kami menyambut baik ajakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengubah kesadaran menjadi tindakan nyata. Pada tahun 2026, BPI menyiapkan 30.000 bibit mangrove sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tuturnya.

Aryamir menambahkan, BPI meyakini keberhasilan pembangunan harus berjalan beriringan dengan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keandalan energi, dan pelestarian lingkungan.

“Kami percaya tantangan perubahan iklim hanya dapat dihadapi melalui kerja sama yang kuat dan berkelanjutan. Karena itu, BPI akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Komitmen tersebut merupakan kelanjutan dari program konservasi pesisir yang telah dijalankan perusahaan secara berkesinambungan. Sepanjang tahun 2025, BPI tercatat telah menanam lebih dari 60.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Batang dan wilayah Pantai Utara Jawa.

“Melalui penyediaan 30.000 bibit mangrove pada tahun 2026, perusahaan berharap rehabilitasi kawasan pesisir dapat berjalan lebih optimal serta mendukung penguatan ketahanan iklim jangka panjang di Kabupaten Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 57
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 79
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 59
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 69
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 78
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 57