Proyek APJU Senilai Rp153 Miliar Pikat Belasan Investor

Selasa, 02 Juni 2026 Jumadi Dibaca 148 kali Ekonomi
Proyek APJU Senilai Rp153 Miliar Pikat Belasan Investor
Bapperida Batang Menggelar Rakor pembenahan Alat Penerangan Jalan Umum (APJU) di Ruang Ujungnegoro Baperrida Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang tengah bersiap melakukan lompatan besar. Melalui proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), daerah ini dibidik untuk bertransformasi menjadi wilayah yang terang, aman, pintar, dan ramah investasi melalui pembenahan Alat Penerangan Jalan Umum (APJU).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang tengah bersiap melakukan lompatan besar. Melalui proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), daerah ini dibidik untuk bertransformasi menjadi wilayah yang terang, aman, pintar, dan ramah investasi melalui pembenahan Alat Penerangan Jalan Umum (APJU).

Tidak main-main, proyek berskala besar ini mengindikasikan nilai belanja modal (capital expenditure) atau biaya konstruksi fantastis mencapai Rp153 miliar, dengan biaya operasional sekitar Rp3,4 miliar per tahun. Langkah nyata untuk mematangkan proyek ini terlihat dalam gelaran market sounding kedua.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperrida) Batang Bagus Pambudi menjelaskan, bahwa agenda kali ini menjadi krusial untuk memantapkan langkah menuju tahap lelang.

“Tujuan market sounding kedua ini, satu, menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai rencana lingkup, struktur, dan skema proyek. Yang kedua, mengumpulkan masukan dan tanggapan dari para pelaku pasar atau investor. Kemudian, sebagai bagian dari kegiatan persiapan memasuki tahap transaksi KPBU atau tahap lelang,” katanya saat ditemui di Ruang Ujungnegoro Baperrida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/6/2026).

Berbeda dengan agenda pertama di Jakarta pada 18 Mei lalu yang bersifat umum, pertemuan kali ini jauh lebih spesifik. Para investor yang sebelumnya telah mengirimkan Surat Peminatan atau Letter of Intent (LoI) kini diundang langsung ke Batang untuk membedah detail teknis proyek.

“Kita akan menjelaskan teknisnya, spek yang dibutuhkan seperti apa. Kemudian, tahapan-tahapan lebih rinci lagi, tahapan lelangnya, termasuk yang paling penting di MS kedua ini adalah site visit,” jelasnya.

Skema KPBU untuk APJU tampaknya kian naik daun. Bagus Pambudi mengungkapkan adanya lonjakan minat yang luar biasa dari para pemilik modal jika dibandingkan dengan proyek serupa di daerah lain beberapa tahun lalu.

“Saat menggelar agenda di Jakarta, ada sekitar 60 perusahaan termasuk para calon lenders atau pemilik modal yang hadir. Sementara untuk agenda di Batang sendiri, tercatat ada 18 investor yang merapat. Angka ini tergolong sangat tinggi untuk kategori lelang APJ,” terangnya.

Menurutnya, pada tahun 2022 lalu, para investor, kontraktor, maupun vendor penyedia APJ memang belum sepenuhnya memahami mekanisme, risiko, dan keuntungan dari skema KPBU. Namun kini, kondisinya sudah jauh berubah.

“KPBU ini sepertinya sudah mulai dipahami, tidak hanya oleh Pemda, tapi dipahami para investor, sehingga mereka meyakini skema KPBU, pembayaran AP (Availability Payment) itu menguntungkan bagi semua pihak,” tegasnya.

Pemkab Batang pun bergerak cepat mengejar target waktu (timeline). Setelah market sounding ini selesai, dokumen pra-studi kelayakan dan dokumen pengadaan akan segera difinalisasi sebagai bahan utama lelang.

“Lelang diharapkan akan diumumkan itu di awal Juli. Jadi, memang kita kejar-kejaran dengan waktu, ya tapi itu sudah sesuai dengan timeline. Juli nanti lelang, mudah-mudahan November ya, proses lelang ada, kemudian November sudah ada pengumuman lelang. Mulai Desember nanti konstruksi,” imbuhnya.

Meski secara garis besar menggunakan skema pengembalian investasi yang sama dengan Madiun yakni melalui Availability Payment (AP) sebesar Rp26,4 miliar per tahun untuk 5 tahun pertama, dan naik menjadi Rp39,2 miliar per tahun pada 5 tahun berikutnya proyek di Batang memiliki keunggulan tersendiri dari sisi ruang lingkup teknologi.

Batang akan mengadopsi teknologi smart pole (tiang pintar) di beberapa titik strategis yang terintegrasi dengan berbagai sensor modern. Salah satu yang berbeda, di Batang itu mencukupi juga untuk smart pole atau tiang APJ yang dilengkapi beberapa titik, ya dilengkapi dengan CCTV, dilengkapi dengan sensor polusi udara, sensor banjir, dan smart metering untuk mengukur mana saja titik yang berfungsi atau ada kendala.

“Berkat teknologi ini, sistem akan otomatis mengirimkan sinyal jika ada lampu yang padam atau bermasalah. Itu supaya segera langsung diperbaiki tanpa menunggu aduan dari masyarakat,” pungkasnya.

Dengan total masa konsesi selama 10,5 tahun yang terbagi atas 6 bulan masa konstruksi dan 10 tahun masa pemeliharaan megaproyek ini diharapkan tidak hanya menerangi jalanan Batang, tetapi juga menerangi jalan bagi pertumbuhan ekonomi dan keamanan masyarakatnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 51
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 39
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 59
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 48
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 77
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 117