Batang -Â Peringatan Hari Lahir Pancasila diikuti secara khidmat dengan membawa pesan moral, Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia. Dalam amanatnya, Wakil Bupati Batang Suyono mengharapkan masyarakat mampu mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sosial.
Batang - Peringatan Hari Lahir Pancasila diikuti secara khidmat dengan membawa pesan moral, Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia. Dalam amanatnya, Wakil Bupati Batang Suyono mengharapkan masyarakat mampu mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sosial.
Sebagai anak bangsa, Pancasila menjadi arah dalam menuntun kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Generasi muda haruslah menerapkan sila-sila di Pancasila yang lebih toleransi,” katanya, saat ditemui di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (1/6/2026).
Semangat yang diusung adalah mampu menjaga perdamaian dengan mengedepankan prinsip toleransi.
“Hidupkan lagi semangat Bergotong-royong, agar negeri kita semakin damai, dan mampu menunjukkan kepada dunia, Indonesia mampu menjaga kondusivitas negaranya,” tegasnya.
Sebagai generasi muda, Laura Queen, siswi SMA Negeri 2 Batang merasa memiliki kewajiban untuk menjaga konsistensi dalam mempertahankan semangat jiwa Pancasila. Diakuinya, perjuangan generasi muda saat ini tidak mudah karena banyaknya tantangan yang dihadapi.
“Tantangannya lingkungan yang terkadang memprovokasi ke arah perilaku menyimpang. Tapi untungnya generasi muda sekarang itu sudah lebih cerdas dalam menyikapi peristiwa yang terjadi,” terangnya.
Sebagai generasi muda, perilaku positif dapat diaplikasikan dalam kegiatan-kegiatan positif.
“Seperti yang saya ikuti, dulu pernah ikut bagian dari Paskibraka 2024, di sana dapat pembelajaran tentang kedisiplinan dan bersikap positif dalam bermasyarakat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)