Batang - SMP Negeri 2 Bandar Kabupaten Batang menggelar peringatan Dies Natalis Ke-35 sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan identitas sekolah berbasis agama. Kegiatan tersebut diisi dengan pengajian akbar dan dihadiri Wakil Bupati Batang Suyono.
Batang - SMP Negeri 2 Bandar Kabupaten Batang menggelar peringatan Dies Natalis Ke-35 sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan identitas sekolah berbasis agama. Kegiatan tersebut diisi dengan pengajian akbar dan dihadiri Wakil Bupati Batang Suyono.
Wakil Bupati Batang Suyono menilai Dies Natalis harus menjadi momentum evaluasi dan refleksi bagi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Momentum ini harus menjadi ajang refleksi terhadap hal-hal yang telah terjadi. Mana yang masih kurang perlu disempurnakan agar sekolah semakin maju.
“Peningkatan kualitas sekolah, termasuk target akreditasi yang lebih baik melalui peningkatan semangat para tenaga pendidik. Terkait akreditasi yang masih B, guru harus lebih giat dan semangat agar ke depan bisa meningkat,” katanya saat ditemui di halaman SMPN 2 Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (3/6/2026).
Selain itu, Suyono menekankan pentingnya kedisiplinan siswa dan dukungan orang tua terhadap proses pendidikan di sekolah. Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter dan kedisiplinan.
“Sekolah itu tempat mendidik ilmu sekaligus kedisiplinan. Orang tua perlu mendukung proses pendidikan agar anak-anak menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Bandar Dinok Sudiami mengatakan, peringatan hari jadi sekolah tahun ini menjadi bagian dari tindak lanjut program branding sekolah yang telah disusun pihaknya.
“Di tahun ini kami mengambil branding sekolah berbasis agama, sehingga kegiatan-kegiatan memang kami arahkan ke hal-hal religius. Termasuk dalam Dies Natalis ini kami menggelar pengajian akbar sebagai penutup rangkaian kegiatan sekolah,” terangnya.
Menurut Dinok, selama 35 tahun perjalanan sekolah, SMP Negeri 2 Bandar terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Pada sektor non-akademik, sekolah dinilai cukup unggul di cabang sepak bola.
“Sementara di bidang akademik dan seni, sekolah berhasil meraih Juara III Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) kategori seni karawitan atau gamelan. Karawitan sudah kami tekuni sejak tahun 2022. Alhamdulillah, perjuangan itu membuahkan hasil hingga memperoleh juara tiga,” ungkapnya.
Untuk mendukung peningkatan prestasi siswa, pihak sekolah mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler dengan melibatkan pelatih dari luar sekolah. Berbagai penampilan siswa juga rutin ditampilkan dalam kegiatan sekolah maupun peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI tingkat kecamatan.
“Di sisi lain, SMPN 2 Bandar mencatat tingkat kelulusan 100 persen pada tahun ini. Sebanyak 120 siswa dinyatakan lulus dan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Harapan kami seluruh siswa bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” harapnya.
Meski demikian, Dinok mengakui hasil numerasi pada TKA masih menjadi tantangan. Nilai literasi siswa tercatat cukup tinggi, namun capaian numerasi masih perlu ditingkatkan.
“Kami sudah berusaha maksimal membimbing anak-anak. Untuk literasi cukup baik, tetapi numerasi memang masih menjadi pekerjaan rumah, tidak hanya bagi sekolah kami tetapi hampir di banyak sekolah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)