Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 23 Mei 2026 Jumadi Dibaca 15 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Seorang pemilik hewan ternak Rudito memberi makan peliharaannya di Desa Semampir, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang.
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Potensi tersebut menarik perhatian mahasiswa aktif dari Universitas Diponegoro Kampus Batang yang melakukan penelusuran langsung bersama peternak sapi perah di Desa Semampir. Kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan potensi peternakan lokal sekaligus melihat perkembangan usaha sapi perah di wilayah pegunungan Kabupaten Batang.

Salah satu peternak sapi perah Desa Semampir, Rudito mulai mengembangkan usaha sapi perah sejak 2022 dan aktif memproduksi susu pada 2023. Sebelumnya, ia sempat menjalankan usaha sapi potong sebelum akhirnya beralih ke sapi perah karena dinilai lebih menguntungkan.

“Awalnya saya hanya memiliki dua ekor sapi, sekarang sudah berkembang menjadi tujuh ekor,” katanya saat ditemui di kandang sapi perah miliknya, Desa Semampir, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, kondisi alam Desa Semampir yang berada di dataran tinggi sangat mendukung pengembangan sapi perah. Suhu udara yang sejuk membantu menjaga kondisi ternak sehingga produksi susu menjadi lebih optimal.

“Selain itu, ketersediaan pakan di wilayah tersebut juga cukup memadai. Perkembangan usaha sapi perah di Desa Semampir terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya hanya terdapat sekitar tiga peternak, kini jumlahnya bertambah menjadi sekitar 13 peternak. Sekarang masyarakat mulai melihat kalau sapi perah bisa menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan,” jelasnya.

Saat ini, tujuh ekor sapi yang dipelihara Rudito mampu menghasilkan sekitar 15 liter susu per ekor setiap hari. Susu hasil produksi kemudian dipasarkan melalui pos penampungan susu Desa Semampir yang telah bekerja sama dengan Nestlé.

Menurutnya, permintaan susu lokal terus meningkat. Ia juga menilai susu hasil peternakan Desa Semampir memiliki kualitas yang baik karena masih segar dan didukung sistem pemeliharaan yang optimal.

“Meski demikian, usaha sapi perah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama faktor cuaca dan tingginya biaya pakan ternak. Cuaca panas dapat memengaruhi kondisi sapi sehingga produksi susu menurun,” terangnya.

Rudito menyebutkan, kalau cuaca panas, produksi susu turun dan sapi kurang istirahat. Kalau dingin, hasil susu lebih bagus. Dalam pengembangan usaha ternak, para peternak juga mendapat dukungan dari pemerintah dan dinas terkait berupa bantuan bibit rumput, mesin pencacah pakan (chopper), serta vaksin ternak setiap tahun.

Ia berharap, pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap peternak sapi perah di Desa Semampir karena usaha tersebut masih dalam tahap pengembangan awal di Kabupaten Batang.

“Usaha sapi perah di sini memiliki peluang besar ke depan seiring meningkatnya kebutuhan susu masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan peluang usaha di desa tanpa harus merantau ke luar daerah.

“Tujuan hidup kita memang mencari uang. Tapi kenapa harus merantau, kalau di desa sendiri sebenarnya masih banyak peluang untuk mendapatkan penghasilan,” pungkasnya.

Melalui penelusuran ini, Undip Kampus Batang berharap potensi peternakan sapi perah di wilayah Reban semakin dikenal masyarakat luas. Serta mampu mendorong munculnya peternak muda baru di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 15
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 272
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 110
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 96
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3 Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Batang - Bagi masyarakat Kabupaten Batang, Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) bukan sekadar klub sepak bola yang bertanding di lapangan hijau. Lebih dari itu, tim berjuluk Laskar Alas Roban ini adalah sebuah identitas kultural yang memuat kebanggaan dan harga diri daerah yang harus terus dijaga eksistensinya.
22 Mei 2026 Jumadi 146
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 76