Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 23 Mei 2026 Jumadi Dibaca 357 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Seorang pemilik hewan ternak Rudito (kanan) memberi makan peliharaannya di Desa Semampir, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang.
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Potensi tersebut menarik perhatian mahasiswa aktif dari Universitas Diponegoro Kampus Batang yang melakukan penelusuran langsung bersama peternak sapi perah di Desa Semampir. Kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan potensi peternakan lokal sekaligus melihat perkembangan usaha sapi perah di wilayah pegunungan Kabupaten Batang.

Salah satu peternak sapi perah Desa Semampir, Rudito mulai mengembangkan usaha sapi perah sejak 2022 dan aktif memproduksi susu pada 2023. Sebelumnya, ia sempat menjalankan usaha sapi potong sebelum akhirnya beralih ke sapi perah karena dinilai lebih menguntungkan.

“Awalnya saya hanya memiliki dua ekor sapi, sekarang sudah berkembang menjadi tujuh ekor,” katanya saat ditemui di kandang sapi perah miliknya, Desa Semampir, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, kondisi alam Desa Semampir yang berada di dataran tinggi sangat mendukung pengembangan sapi perah. Suhu udara yang sejuk membantu menjaga kondisi ternak sehingga produksi susu menjadi lebih optimal.

“Selain itu, ketersediaan pakan di wilayah tersebut juga cukup memadai. Perkembangan usaha sapi perah di Desa Semampir terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya hanya terdapat sekitar tiga peternak, kini jumlahnya bertambah menjadi sekitar 13 peternak. Sekarang masyarakat mulai melihat kalau sapi perah bisa menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan,” jelasnya.

Saat ini, tujuh ekor sapi yang dipelihara Rudito mampu menghasilkan sekitar 15 liter susu per ekor setiap hari. Susu hasil produksi kemudian dipasarkan melalui pos penampungan susu Desa Semampir yang telah bekerja sama dengan Nestlé.

Menurutnya, permintaan susu lokal terus meningkat. Ia juga menilai susu hasil peternakan Desa Semampir memiliki kualitas yang baik karena masih segar dan didukung sistem pemeliharaan yang optimal.

“Meski demikian, usaha sapi perah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama faktor cuaca dan tingginya biaya pakan ternak. Cuaca panas dapat memengaruhi kondisi sapi sehingga produksi susu menurun,” terangnya.

Rudito menyebutkan, kalau cuaca panas, produksi susu turun dan sapi kurang istirahat. Kalau dingin, hasil susu lebih bagus. Dalam pengembangan usaha ternak, para peternak juga mendapat dukungan dari pemerintah dan dinas terkait berupa bantuan bibit rumput, mesin pencacah pakan (chopper), serta vaksin ternak setiap tahun.

Ia berharap, pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap peternak sapi perah di Desa Semampir karena usaha tersebut masih dalam tahap pengembangan awal di Kabupaten Batang.

“Usaha sapi perah di sini memiliki peluang besar ke depan seiring meningkatnya kebutuhan susu masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan peluang usaha di desa tanpa harus merantau ke luar daerah.

“Tujuan hidup kita memang mencari uang. Tapi kenapa harus merantau, kalau di desa sendiri sebenarnya masih banyak peluang untuk mendapatkan penghasilan,” pungkasnya.

Melalui penelusuran ini, Undip Kampus Batang berharap potensi peternakan sapi perah di wilayah Reban semakin dikenal masyarakat luas. Serta mampu mendorong munculnya peternak muda baru di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 99
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 79
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 130
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 144