Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (2052026).
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (20/5/2026).
“Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Batang. Dalam pelantikan tersebut, 26 pejabat resmi menempati jabatan baru, di antaranya Muhammad Nashruddin sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batang pada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b),” jelasnya.
Selain itu, sejumlah pejabat administrator juga dilantik, seperti Mustamsikin sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Dwi Yanti sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, serta Moh Agung Hermawan sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan beberapa jabatan administrator Eselon III.b serta jabatan pengawas Eselon IV.a dan IV.b.
Faiz Kurniawan juga menegaskan, bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan amanah untuk memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk terus berinovasi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Lakukan yang terbaik, terus berinovasi, pegang teguh integritas, tidak usah toleh kanan dan kiri. Fokus bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.
Faiz juga menyinggung pentingnya kesiapan aparatur pemerintah menghadapi perubahan zaman, terutama dalam sistem pemerintahan yang semakin terdigitalisasi. Menurutnya, komposisi penduduk Indonesia saat ini didominasi generasi muda seperti milenial, Gen Z, dan Gen Y yang mencapai sekitar 70 persen.
Ia menyebut perubahan demografi tersebut akan membawa perubahan besar terhadap pola kerja pemerintahan, termasuk tuntutan pelayanan yang lebih cepat, adaptif, dan berbasis digital.
“Masa depan 40 sampai 50 tahun ke depan ada di tangan generasi muda. Maka kita harus mulai dengan langkah yang baik dan mewariskan sistem pemerintahan yang baik juga,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Faiz juga menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja pejabat akan dilakukan secara berkala. Ia memastikan pejabat yang tidak menunjukkan performa optimal akan dievaluasi dan diganti sesuai kebutuhan organisasi.
“Kalau tidak perform, tentu akan kita evaluasi. Jabatan itu amanah, jadi harus dijalankan dengan baik. Terkait sejumlah posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong, Pemkab Batang masih melakukan proses pencarian kandidat terbaik agar jabatan tersebut segera terisi,” terangnya.
Selain pelantikan pejabat, Pemkab Batang juga terus membuka peluang kerja sama pemanfaatan aset daerah dengan berbagai pihak, selama memberikan manfaat ekonomi bagi daerah dan tetap sesuai dengan aturan yang berlaku. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)