Pemkab Batang Buka Peluang Investasi Baru Lewat Proyek KPBU APJU

Senin, 18 Mei 2026 Jumadi Dibaca 346 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Buka Peluang Investasi Baru Lewat Proyek KPBU APJU
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memaparkan materi saat Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan Umum (KPBU APJU) Kabupaten Batang, di salah satu Hotel Jakarta.
Jakarta - Pemerintah Kabupaten Batang terus bergerak cepat dalam mendorong kemajuan daerah melalui skema pembiayaan yang inovatif. Langkah konkret terbaru ditunjukkan oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yang memimpin langsung penjajakan minat pasar (market sounding) atas proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan Umum (KPBU APJU) Kabupaten Batang.

Jakarta - Pemerintah Kabupaten Batang terus bergerak cepat dalam mendorong kemajuan daerah melalui skema pembiayaan yang inovatif. Langkah konkret terbaru ditunjukkan oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yang memimpin langsung penjajakan minat pasar (market sounding) atas proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan Umum (KPBU APJU) Kabupaten Batang.

Acara strategis yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh sekitar 120 peserta dari berbagai lini, mulai dari perusahaan investor, kontraktor, hingga lembaga pembiayaan (lenders), yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Kehadiran perwakilan dari Kementerian Keuangan, Kemendagri, Bappenas, hingga Plt Dirut PT PII, serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Batang menegaskan pentingnya proyek infrastruktur ini bagi masa depan Batang.

Bupati Batang Faiz Kurniawan menegaskan, bahwa kebutuhan akan Penerangan Jalan Umum sudah sangat mendesak di wilayahnya. Ada banyak faktor krusial yang mendasari hal tersebut:

*Tingginya Angka Kecelakaan: Pada tahun 2023 angka kecelakaan mencapai 500 kejadian, meningkat menjadi 520 kejadian pada 2024, dan melonjak hingga hampir 550 kejadian pada tahun 2025.

*Keamanan Pekerja Shift Malam: Seiring dengan meningkatnya industrialisasi di Batang, banyak warga termasuk perempuan yang harus bekerja pada shift malam. Kondisi jalan yang gelap dinilai mengancam keamanan dan kenyamanan warga.

*Pemberdayaan Ekonomi Malam Hari: Minimnya lampu jalan membatasi aktivitas ekonomi masyarakat setelah matahari terbenam.

Saat ini, layanan PJU di Batang baru mencapai sekitar 37%, yaitu sekitar 4.000 lampu dari total kebutuhan 13.000 titik.

“Jika setiap tahun kita hanya bisa mengadakan 100 titik PJU baru, masa masyarakat harus menunggu 90 tahun. Kita pasti akan semakin tertinggal dan masyarakat harus merasakan kondisi yang tidak aman ketika malam hari,” jelasnya.

Kondisi tersebut menuntut penyelesaian cepat melalui kolaborasi lintas sektor. Selaras dengan RPJMD Pemda Batang 2025-2029 yang memuat program "Batang Terang", serta didukung oleh Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kemendagri, masalah ini akan cepat diselesaikan melalui skema KPBU APJU.

“Pembangunan infrastruktur APJU ini diyakini akan membawa dampak berantai (multiplier effect) yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat Batang. Ketika jalan-jalan protokol dan akses industri benderang, aktivitas ekonomi warga dipastikan akan hidup hingga malam hari,” terangnya.

Faiz juga menggambarkan bagaimana operasional pabrik yang bisa berjalan hingga 2 atau 3 shift akan menghidupkan ekosistem usaha di sekitarnya.

“Pabrik itu 2-3 shift, semua pabrik itu bisa bekerja, warung-warung makan di dekat pabrik bisa didatangi oleh pekerja, potensi pendapatan bertambah, tenaga kerjanya juga bertambah meningkat karena aktivitas-aktivitas ekonomi yang ada di lingkungan tersebut,” tegasnya.

Perputaran uang yang meningkat ini, secara otomatis akan mendongkrak realisasi pendapatan daerah. Secara teknis, proyek ini ditargetkan menyasar sekitar 8.500 titik jalan dengan total 9.387 lampu yang tersebar di jalan nasional (Pantura), jalan provinsi, dan jalan kabupaten. Tak sekadar lampu penerangan, titik-titik krusial tersebut juga akan diintegrasikan dengan 150 titik CCTV pemantau (surveillance), serta sensor udara dan sensor banjir.

Sementara itu, Kepala Bapperida Batang Bagus Pambudi menjelaskan, bahwa agenda market sounding ini merupakan output utama dari tahap penyiapan proyek setelah tahap perencanaan rampung.

“Ada empat tujuan utama dari penjajakan ini, yaitu menyampaikan skema proyek, mengukur ketertarikan pasar, mengumpulkan masukan para pelaku usaha, serta mempersiapkan mereka menuju tahap lelang,” ungkapnya.

Jika berjalan sesuai dengan rencana, pengumuman lelang proyek APJU ini akan dimulai pada Juli 2026. Sementara pengumuman pemenang dan penandatanganan kerja sama ditargetkan pada November 2026.

“Diharapkan secara garis besar, proyek KPBU APJU Kabupaten Batang tahap konstruksi bisa dimulai pada Desember 2026 dan diselesaikan secara bertahap. 50% titik lampu yang menjadi ruang lingkup KPBU akan selesai pada April 2027. 50% lainnya diharapkan selesai pada Juli 2027,” harapnya.

Proyek berskala besar ini mengindikasikan nilai belanja modal (capital expenditure) atau biaya konstruksi sebesar Rp153 miliar, dengan biaya operasional sekitar Rp3,4 miliar per tahun. Skema pengembalian investasi akan menggunakan pembayaran ketersediaan layanan (Availability Payment).

“Dengan total masa konsesi selama 10,5 tahun (6 bulan masa konstruksi dan 10 tahun masa pemeliharaan), proyek KPBU APJU ini diharapkan menjadi lompatan besar bagi Kabupaten Batang dalam mewujudkan daerah yang terang, aman, pintar, dan ramah investasi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 17
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 20
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 32
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 21
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 35
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 90