Pemkab Batang Buka Peluang Investasi Baru Lewat Proyek KPBU APJU

Senin, 18 Mei 2026 Jumadi Dibaca 494 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Buka Peluang Investasi Baru Lewat Proyek KPBU APJU
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memaparkan materi saat Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan Umum (KPBU APJU) Kabupaten Batang, di salah satu Hotel Jakarta.
Jakarta - Pemerintah Kabupaten Batang terus bergerak cepat dalam mendorong kemajuan daerah melalui skema pembiayaan yang inovatif. Langkah konkret terbaru ditunjukkan oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yang memimpin langsung penjajakan minat pasar (market sounding) atas proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan Umum (KPBU APJU) Kabupaten Batang.

Jakarta - Pemerintah Kabupaten Batang terus bergerak cepat dalam mendorong kemajuan daerah melalui skema pembiayaan yang inovatif. Langkah konkret terbaru ditunjukkan oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yang memimpin langsung penjajakan minat pasar (market sounding) atas proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan Umum (KPBU APJU) Kabupaten Batang.

Acara strategis yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh sekitar 120 peserta dari berbagai lini, mulai dari perusahaan investor, kontraktor, hingga lembaga pembiayaan (lenders), yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Kehadiran perwakilan dari Kementerian Keuangan, Kemendagri, Bappenas, hingga Plt Dirut PT PII, serta jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Batang menegaskan pentingnya proyek infrastruktur ini bagi masa depan Batang.

Bupati Batang Faiz Kurniawan menegaskan, bahwa kebutuhan akan Penerangan Jalan Umum sudah sangat mendesak di wilayahnya. Ada banyak faktor krusial yang mendasari hal tersebut:

*Tingginya Angka Kecelakaan: Pada tahun 2023 angka kecelakaan mencapai 500 kejadian, meningkat menjadi 520 kejadian pada 2024, dan melonjak hingga hampir 550 kejadian pada tahun 2025.

*Keamanan Pekerja Shift Malam: Seiring dengan meningkatnya industrialisasi di Batang, banyak warga termasuk perempuan yang harus bekerja pada shift malam. Kondisi jalan yang gelap dinilai mengancam keamanan dan kenyamanan warga.

*Pemberdayaan Ekonomi Malam Hari: Minimnya lampu jalan membatasi aktivitas ekonomi masyarakat setelah matahari terbenam.

Saat ini, layanan PJU di Batang baru mencapai sekitar 37%, yaitu sekitar 4.000 lampu dari total kebutuhan 13.000 titik.

“Jika setiap tahun kita hanya bisa mengadakan 100 titik PJU baru, masa masyarakat harus menunggu 90 tahun. Kita pasti akan semakin tertinggal dan masyarakat harus merasakan kondisi yang tidak aman ketika malam hari,” jelasnya.

Kondisi tersebut menuntut penyelesaian cepat melalui kolaborasi lintas sektor. Selaras dengan RPJMD Pemda Batang 2025-2029 yang memuat program "Batang Terang", serta didukung oleh Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kemendagri, masalah ini akan cepat diselesaikan melalui skema KPBU APJU.

“Pembangunan infrastruktur APJU ini diyakini akan membawa dampak berantai (multiplier effect) yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat Batang. Ketika jalan-jalan protokol dan akses industri benderang, aktivitas ekonomi warga dipastikan akan hidup hingga malam hari,” terangnya.

Faiz juga menggambarkan bagaimana operasional pabrik yang bisa berjalan hingga 2 atau 3 shift akan menghidupkan ekosistem usaha di sekitarnya.

“Pabrik itu 2-3 shift, semua pabrik itu bisa bekerja, warung-warung makan di dekat pabrik bisa didatangi oleh pekerja, potensi pendapatan bertambah, tenaga kerjanya juga bertambah meningkat karena aktivitas-aktivitas ekonomi yang ada di lingkungan tersebut,” tegasnya.

Perputaran uang yang meningkat ini, secara otomatis akan mendongkrak realisasi pendapatan daerah. Secara teknis, proyek ini ditargetkan menyasar sekitar 8.500 titik jalan dengan total 9.387 lampu yang tersebar di jalan nasional (Pantura), jalan provinsi, dan jalan kabupaten. Tak sekadar lampu penerangan, titik-titik krusial tersebut juga akan diintegrasikan dengan 150 titik CCTV pemantau (surveillance), serta sensor udara dan sensor banjir.

Sementara itu, Kepala Bapperida Batang Bagus Pambudi menjelaskan, bahwa agenda market sounding ini merupakan output utama dari tahap penyiapan proyek setelah tahap perencanaan rampung.

“Ada empat tujuan utama dari penjajakan ini, yaitu menyampaikan skema proyek, mengukur ketertarikan pasar, mengumpulkan masukan para pelaku usaha, serta mempersiapkan mereka menuju tahap lelang,” ungkapnya.

Jika berjalan sesuai dengan rencana, pengumuman lelang proyek APJU ini akan dimulai pada Juli 2026. Sementara pengumuman pemenang dan penandatanganan kerja sama ditargetkan pada November 2026.

“Diharapkan secara garis besar, proyek KPBU APJU Kabupaten Batang tahap konstruksi bisa dimulai pada Desember 2026 dan diselesaikan secara bertahap. 50% titik lampu yang menjadi ruang lingkup KPBU akan selesai pada April 2027. 50% lainnya diharapkan selesai pada Juli 2027,” harapnya.

Proyek berskala besar ini mengindikasikan nilai belanja modal (capital expenditure) atau biaya konstruksi sebesar Rp153 miliar, dengan biaya operasional sekitar Rp3,4 miliar per tahun. Skema pengembalian investasi akan menggunakan pembayaran ketersediaan layanan (Availability Payment).

“Dengan total masa konsesi selama 10,5 tahun (6 bulan masa konstruksi dan 10 tahun masa pemeliharaan), proyek KPBU APJU ini diharapkan menjadi lompatan besar bagi Kabupaten Batang dalam mewujudkan daerah yang terang, aman, pintar, dan ramah investasi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 87
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 79
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 127
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
22 Sep 2026 Jumadi 67
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 55
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 65