Generasi Alpha Piawai Bermain HT di Gathering ORARI Batang

Sabtu, 16 Mei 2026 Jumadi Dibaca 365 kali Teknologi
Generasi Alpha Piawai Bermain HT di Gathering ORARI Batang
Salah satu peserta mengikuti Lomba Kecakapan yang diselenggarakan oleh ORARI Batang di halaman Diskominfo Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Handy Talky (HT) tak kenal usia, generasi alpha piawai bermain HT. Di tengah gempuran gadget canggih dan media sosial, frekuensi radio amatir ternyata masih punya magnet kuat untuk memikat anak-anak zaman sekarang.

Batang - Handy Talky (HT) tak kenal usia, generasi alpha piawai bermain HT. Di tengah gempuran gadget canggih dan media sosial, frekuensi radio amatir ternyata masih punya magnet kuat untuk memikat anak-anak zaman sekarang.

Pemandangan unik ini terlihat dalam acara Gathering Net Control Station (NCS) yang digelar oleh Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Batang. Siapa sangka, diantara deretan operator senior, muncul seorang bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar sebagai peserta nomor urut pertama.

Ketua ORARI Batang Edhy Sulisdiyanto (YB2CLC), mengungkapkan rasa bangganya saat melihat antusiasme tunas muda tersebut di atas panggung kompetisi. Kebetulan anggota kita tadi peserta nomor satu itu baru kelas 6 SD. Nah, generasi muda sekali itu, masih kelas 6 SD.

“Bocah tangguh berkode panggil (call sign) Yankee Delta Two Alpha Echo Mike (YD2AEM) yang akrab disapa Mas Bara ini datang jauh-jauh dari Pemalang. Meski masih sangat muda, kecakapannya dalam mengondisikan frekuensi tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurut Edhy, performa bocah generasi alpha tersebut sudah sangat matang,” katanya saat ditemui di halaman Kantor Diskominfo Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (16/5/2026).

Edhy juga menyampaikan bahwa, sudah cukup oke. Bagi kami sudah memenuhi syaratlah untuk menjadi operator kegiatan amatir radio. Ajang yang mempertemukan para pencinta radio dari Call Area 2, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan ORARI Daerah Jawa Tengah ini memang sengaja melombakan kecakapan para operatornya.

“Penilaiannya pun cukup ketat, mulai dari jumlah QSO (kontak radio yang berhasil), validitas data, tata bahasa, cara penyampaian, hingga pembawaan sang operator saat mengudara,” jelasnya.

Menjawab pandangan miring bahwa komunikasi radio adalah teknologi usang yang mulai ditinggalkan, Edhy justru melihat tren sebaliknya. Rasa bosan terhadap layar gawai disinyalir menjadi alasan mengapa anak-anak muda, mulai dari usia SMP hingga SMA, justru mulai melirik HT.

Lebih dari sekadar hobi, ada fungsi vital yang diemban oleh seutas antena radio amatir ini. Ketika infrastruktur modern lumpuh, radio adalah benteng pertahanan terakhir.

“ORARI ini kayaknya tidak akan mati karena sebagai cadangan komunikasi emergency nasional. Saat ada kebencanaan, apa ya, seluler mati, listrik mati, hanya komunikasi lewat radio itu yang bisa ngakses,” terangnya.

Kegiatan gathering yang berlangsung selama dua hari (Sabtu-Minggu) ini tidak hanya berisi ketegangan lomba penyiaran. Pada hari kedua, acara berganti menjadi ajang silaturahmi yang penuh keseruan melalui tradisi unik bernama Eyeball QSO, istilah amatir radio untuk pertemuan tatap muka langsung.

Edhy menyebutkan, jika biasanya mereka hanya saling mendengar suara dan bertukar call sign di udara tanpa tahu rupa, di sinilah mereka akhirnya saling berjabat tangan. Uniknya, pertemuan ini dikemas menjadi sebuah permainan berburu poin yang kompetitif namun santai.

“Ketemu antar anggota tatap muka, kita saling nge-log, ya seru-seruan aja banyak-banyakan log, tanda tangan, itu yang juara. Biasanya kan kita hanya ketemu di frekuensi, tidak tahu ini call sign-nya apa, orangnya yang mana. Kalau Eyeball QSO itu langsung ketemu,” ungkapnya.

Dalam permainan ini, setiap peserta harus berburu tanda tangan sesama anggota di lokasi acara. Nilai poin yang didapat pun bervariasi tergantung tingkatan jabatan struktural yang berhasil ditemui. Pengurus daerah memiliki poin tertinggi, disusul pengurus lokal, panitia, hingga anggota biasa.

“Melalui acara ini, ORARI membuktikan bahwa kehangatan komunitas dan pentingnya komunikasi radio akan terus mengudara secara estafet, berpindah dari generasi senior menuju jemari terampil generasi alpha,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 41
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Batang - Suasana peringatan HUT Ke-81 RI di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan buruh tampak antusias memadati area acara, melepaskan penat rutinitas pabrik demi merayakan hari kemerdekaan bersama sesama rekan kerja.
22 Ags 2026 Jumadi 130
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 115
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Batang - Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang untuk menyaksikan Batang Night Carnival dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum acara dimulai. Warga memenuhi sepanjang jalur yang menjadi lokasi pelaksanaan karnaval untuk melihat beragam atraksi dari para peserta.
22 Ags 2026 Jumadi 164
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batang menyuguhkan tampilan spektakuler yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertabur cahaya. Untuk pertama kalinya Batang Night Carnival bertajuk "Shining Together" digelar, menciptakan suasana malam akhir pekan yang terasa lebih hidup dengan tampilan gemerlap cahaya dari 25 kontingen lewat keunikan masing-masing di sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2282026) malam.
22 Ags 2026 Jumadi 467
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026 Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Batang - Gelap malam di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak sirna berganti kerlip cahaya dan riuk parade. Gemerlap lampu, gaun-gaun karnaval megah, serta derap langkah 20 kontingen sukses mengubah jalanan kota menjadi panggung pertunjukan terbuka yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.
22 Ags 2026 Jumadi 183