Abimanyu Jadi Sapi Kurban Presiden RI Prabowo di Batang, Beratnya Hampir 1 Ton

Selasa, 12 Mei 2026 Jumadi Dibaca 906 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Abimanyu Jadi Sapi Kurban Presiden RI Prabowo di Batang, Beratnya Hampir 1 Ton
Sapi Abimanyu dipilih Presiden RI Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban di Kandang sapi Desa Karanganyar, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang.
Batang - Seekor sapi jantan jenis Simental milik peternak asal Desa Karanganyar, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah2026.

Batang - Seekor sapi jantan jenis Simental milik peternak asal Desa Karanganyar, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah/2026.

Sapi bernama Abimanyu milik Sugeng (47) itu memiliki bobot sekitar 900 kilogram dan diperkirakan mencapai hampir 1 ton saat hari raya kurban mendatang. Nilai sapi tersebut ditaksir berkisar Rp90 juta hingga Rp100 juta.

 Sugeng mengaku bersyukur dan bangga karena sapinya terpilih menjadi sapi kurban presiden. Nama Abimanyu diberikan secara spontan karena terinspirasi dari tokoh pewayangan yang dikenal gagah dan berwibawa.

“Karena sapi yang dibeli harus diberi nama, akhirnya yang terlintas di pikiran ya Abimanyu. Tokoh wayang yang gagah dan punya wibawa,” katanya saat ditemui di kandang sapi Desa Karanganyar, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Selasa (12/5/2026).

Sugeng menjelaskan, sapi berwarna cokelat tersebut memiliki ciri khas warna putih di bagian kaki sehingga tampak seperti mengenakan kaos kaki. Menurut dia, proses penentuan harga dilakukan melalui tahapan negosiasi dan mediasi yang tidak merugikan pihak peternak.

“Alhamdulillah proses tawar-menawar berjalan baik dan tidak merugikan peternak,” ungkapnya.

Ia juga menyebut masih memiliki stok sapi kurban lainnya untuk dijual, meski untuk sapi dengan bobot mendekati 1 ton saat ini sudah habis.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dispaperta Batang M. Arief Edyanto mengatakan, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi intensif dengan Sekretariat Presiden melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah terkait penyaluran sapi bantuan presiden tersebut.

“Administrasi saat ini sedang diselesaikan. Data visual dan hasil wawancara peternak juga sudah dikirimkan ke Setpres,” jelasnya.

Ia menerangkan, sapi Abimanyu merupakan hasil persilangan atau crossbreed antara jenis Simental dan Limosin hanya genetiknya masih banyak Simentalnya dengan bobot mendekati 900 kilogram.

“Harga sapi tersebut tidak bisa disamakan dengan harga pasar umum karena memiliki performa dan bobot di atas standar sapi kurban biasa. Estimasi harganya sekitar Rp90 juta sampai Rp100 juta,” terangnya.

Selain itu, pihaknya memastikan kondisi kesehatan sapi dalam keadaan baik dan memenuhi syarat kurban.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan sapi yang sehat, tidak ada cacat fisik, kaki normal, tanduk utuh, ekor lengkap, serta alat reproduksi juga normal,” pungkasnya.

Ia berharap, kondisi kesehatan dan bobot sapi terus terjaga hingga waktu penyerahan untuk pelaksanaan kurban Iduladha mendatang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 66
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 101
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 80
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 131
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 145