Mendikdasmen Siapkan Format Baru untuk Pendamping Belajar

Senin, 11 Mei 2026 Jumadi Dibaca 206 kali Pendidikan dan Latihan
Mendikdasmen Siapkan Format Baru untuk Pendamping Belajar
Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Batang Muhammad Arief Rohman menyampaikan, Mendikdasmen Siapkan Format Baru untuk Pendamping Belajar.
Batang Desas-desus mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal bagi guru honorer di awal tahun 2026 akhirnya menemui titik terang. Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang memastikan bahwa tidak ada guru yang akan "dirumahkan". Sebaliknya, para pahlawan tanpa tanda jasa ini kini memiliki identitas baru sebagai Pendamping Belajar.

Batang – Desas-desus mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal bagi guru honorer di awal tahun 2026 akhirnya menemui titik terang. Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang memastikan bahwa tidak ada guru yang akan "dirumahkan". Sebaliknya, para pahlawan tanpa tanda jasa ini kini memiliki identitas baru sebagai Pendamping Belajar.

Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama. Langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi besar dalam tata kelola tenaga kependidikan di Indonesia.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryo Sudibyo melalui Kabid Pembinaan Ketenagaan Muhammad Arief Rohman menegaskan, bahwa kekhawatiran masyarakat selama ini hanyalah salah paham dalam menafsirkan aturan.

Menurutnya, Surat Edaran (SE) Nomor 7 dari Mendikdasmen justru hadir sebagai pelindung, bukan ancaman. Informasi terkait adanya rencana pemerintah untuk memberhentikan atau mem-PHK guru itu tidak benar. Surat edaran itu justru digunakan untuk memberikan payung hukum bagi sekolah-sekolah yang masih mempekerjakan guru non-ASN,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa per 1 Januari 2026, istilah "honorer" atau "non-ASN" resmi dihapus dari instansi pemerintah. Sebagai gantinya, mereka yang membantu proses belajar-mengajar di sekolah kini disebut sebagai Pendamping Belajar.

Salah satu poin krusial yang ditegaskan Arief adalah mengenai hak kesejahteraan. Dengan adanya payung hukum ini, sekolah tetap memiliki legalitas untuk memberikan honor atau upah kepada para Pendamping Belajar melalui anggaran BOS Reguler.

“Ini memberikan payung hukum bagi sekolah untuk memberikan honor maupun upahnya yang berasal dari BOS Reguler. Jadi hak-hak, martabat, dan kesejahteraan mereka tetap diperhatikan dengan baik,” jelasnya.

Arief juga mengingatkan, bahwa keberadaan mereka sangat vital. Dengan kekosongan guru yang mencapai hampir 300.000 secara nasional, operasional sekolah bisa terganggu jika terjadi pemberhentian massal.

“Kalau masyarakat memaknai surat edaran itu memberhentikan, wah pembelajaran bisa collapse itu, enggak bisa berjalan,” ungkapnya.

Di Kabupaten Batang sendiri, tercatat ada ratusan tenaga pendidik yang kini menyandang status Pendamping Belajar. Berdasarkan data Disdikbud, terdapat:

 * 06 orang yang sudah terdata di Dapodik (dipekerjakan hingga Desember 2026).

 * 421 orang lainnya yang belum masuk Dapodik (tersebar di jenjang TK, SD, dan SMP).

Lalu, bagaimana nasib mereka setelah 1 Januari 2027? Arief meminta para guru dan orang tua untuk tetap tenang karena pemerintah pusat tengah menggodok skema jangka panjang.

“Bu Dirjen menyampaikan kemarin akan dipikirkan format baru terkait teman-teman ini. Kami berharap tidak hanya yang sudah masuk Dapodik, tetapi juga yang belum masuk juga dipikirkan,” pungkasnya.

Dengan perubahan status ini, diharapkan tidak ada lagi kegelisahan di kalangan pendidik. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan layanan pendidikan bermutu tetap merata sembari melindungi hak-hak mereka yang telah membantu menyelenggarakan pembelajaran di setiap sekolah. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026 Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026
Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan Juli 2026.
15 Jun 2026 Jumadi 92
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 178
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025 DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (1562026).
15 Jun 2026 Jumadi 62
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 100
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 100
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 96