Mandiri Secara Ekonomi, Desa di Batang Akan Terima Bagi Hasil 20 Persen dari KDMP

Selasa, 05 Mei 2026 Jumadi Dibaca 555 kali Ekonomi
Mandiri Secara Ekonomi, Desa di Batang Akan Terima Bagi Hasil 20 Persen dari KDMP
Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Batang Haniyah menyampaikan, desa di Batang akan terima bagi hasil 20 Persen dari KDMP.
Batang Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Batang mulai menunjukkan geliat dengan merambah berbagai sektor usaha, mulai dari ritel sembako, distribusi LPG, hingga apotek desa. Namun, dari seluruh desa yang telah mengantongi izin, baru sekitar lima koperasi yang dinyatakan benar-benar aktif beroperasi secara optimal.

Batang – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Batang mulai menunjukkan geliat dengan merambah berbagai sektor usaha, mulai dari ritel sembako, distribusi LPG, hingga apotek desa. Namun, dari seluruh desa yang telah mengantongi izin, baru sekitar lima koperasi yang dinyatakan benar-benar aktif beroperasi secara optimal.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Batang Haniyah mengungkapkan, bahwa kendala utama di lapangan terletak pada keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan minimnya partisipasi warga.

“Pelatihan sudah kami lakukan. Namun dalam pelaksanaan usaha, ada koperasi yang sudah berjalan, tapi ada juga yang belum,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (5/5/2026).

Berdasarkan pendampingan dari 25 tenaga business assistant, ditemukan bahwa banyak pengurus koperasi yang tidak bisa fokus karena memiliki pekerjaan utama di luar organisasi. Hal ini berdampak pada lambatnya akselerasi bisnis di tingkat desa.

“Selain masalah manajerial, jumlah anggota koperasi juga masih sangat terbatas. Sebagian besar KDMP di Batang saat ini hanya beranggotakan para pendiri awal tanpa adanya penambahan anggota baru dari masyarakat luas. Banyak koperasi yang anggotanya masih sebatas pendiri, rata-rata sembilan orang. Sosialisasi ke masyarakat juga belum terlalu masif,” jelasnya.

Padahal, KDMP dirancang untuk menjadi mesin baru bagi Pendapatan Asli Desa (PADes). Secara regulasi, koperasi diwajibkan menyetorkan imbal jasa kepada pemerintah desa minimal 20 persen dari keuntungan bersih setiap tahunnya.

“Imbal jasa itu nanti dicatat sebagai pendapatan desa yang sah dalam APBDes dan penggunaannya diputuskan melalui musyawarah desa,” ungkapnya.

Meski menghadapi tantangan, beberapa desa mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya adalah Desa Simpar yang berhasil mengembangkan sektor pertanian dan peternakan dengan produk unggulan telur.

Haniyah juga menekankan bahwa unit usaha KDMP tidak terbatas pada sektor dasar seperti toko atau minimarket saja, melainkan sangat terbuka bagi inovasi potensi lokal lainnya. Kalau desa punya potensi lain, itu bisa dikembangkan. Jadi tidak hanya usaha dasar saja.

“Ke depan, pemerintah daerah berharap penguatan internal pengurus menjadi prioritas utama agar KDMP tidak sekadar menjadi badan hukum formalitas, melainkan instrumen kesejahteraan warga. Kuncinya ada pada penguatan pengurus dan peningkatan partisipasi masyarakat. Kalau itu berjalan, koperasi desa ini bisa berkembang pesat,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 27
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 42
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 28
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 30
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 88
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 112