Ambisi Batang Menuju Kota Berkelas Dunia, Jalin Ikatan 'Saudara Kembar' dengan Zhijiang Tiongkok

Selasa, 05 Mei 2026 Jumadi Dibaca 290 kali Ekonomi
Ambisi Batang Menuju Kota Berkelas Dunia, Jalin Ikatan 'Saudara Kembar' dengan Zhijiang Tiongkok
Kepala Bapperida Batang Bagus Pambudi mengatakan, Ambisi Batang Menuju Kota Berkelas Dunia, Jalin Ikatan 'Saudara Kembar' dengan Zhijiang Tiongkok.
Batang - Kabupaten Batang kini tengah merajut mimpi besar di panggung internasional. Bukan sekadar wacana, langkah nyata sedang diambil untuk menjalin ikatan "saudara kembar" atau Sister City dengan Kota Zhijiang (Sijang), Tiongkok.

Batang - Kabupaten Batang kini tengah merajut mimpi besar di panggung internasional. Bukan sekadar wacana, langkah nyata sedang diambil untuk menjalin ikatan "saudara kembar" atau Sister City dengan Kota Zhijiang (Sijang), Tiongkok.

Kerja sama ini diharapkan menjadi katalisator bagi Batang untuk bertransformasi dari sekadar wilayah transit menjadi pusat industri global yang tetap membumi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Batang Bagus Pambudi menjelaskan, bahwa kerja sama ini lahir dari kemiripan "nadi" kehidupan kedua wilayah. Jika Batang memiliki garis pantai utara yang strategis, Zhijiang dibelah oleh kemegahan Sungai Yangtze yang menjadi jalur utama kapal pesiar dan logistik menuju Shanghai.

“Perjalanan menuju Sister City ini telah melewati proses administrasi yang panjang dan ketat. Setelah mendapatkan restu dari Kemendagri, prosesi penandatanganan Letter of Intent (LoI) telah dilakukan di Zhijiang pada Januari lalu oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Walikota Zhijiang,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (5/5/2026).

Saat ini, Bupati tengah mengajukan persetujuan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kepada Mendagri sebagai dokumen final yang lebih mengikat.  Dukungan politik di tingkat daerah pun sudah bulat. DPRD Batang melalui Komisi 1 telah memberikan persetujuan paripurna terhadap rencana kerja sama yang diproyeksikan berjalan selama lima tahun ke depan ini.

Kerja sama ini tidak dirancang searah, melainkan mengusung prinsip win-win solution. Ada empat sektor utama yang menjadi fokus pengembangan:

 * Industri Hijau: Batang berambisi mengadopsi teknologi pengelolaan limbah dan sampah modern dari Zhijiang untuk memastikan pembangunan industri di Batang tetap selaras dengan pelestarian lingkungan.

 * Diplomasi Budaya & UMKM: Produk lokal seperti Batik Rifaiyah akan diperkenalkan ke pasar Zhijiang. Sebaliknya, investasi dari perusahaan-perusahaan asal Zhijiang di KITB dan BIP akan terus didorong.

 * Peningkatan Kualitas SDM: Ini menjadi poin krusial. Program ini mencakup beasiswa dan magang bagi warga Batang di perusahaan asal Zhijiang. Tujuannya jelas: meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal tanpa harus membebani APBD.

 * Pariwisata: Pertukaran duta wisata dan budaya akan mewarnai perayaan ulang tahun kedua kota, menciptakan jembatan emosional antarwarga.

Meski membuka pintu bagi investasi asing, Pemerintah Kabupaten Batang tetap memasang pagar pelindung bagi kepentingan masyarakat lokal. Investasi yang masuk, seperti perusahaan Almet, diwajibkan memenuhi komitmen sosial dan ekonomi yang nyata.

“Pemerintah Kabupaten Batang menekankan bahwa investasi dari Sijang harus menyerap minimal 80% tenaga kerja lokal dan menjamin kondusivitas wilayah. Melalui langkah strategis ini, Batang bersiap mengikuti jejak Kota Semarang yang telah lebih dulu sukses dengan konsep Sister City,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 47
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 67
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 56
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 58
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 96
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 138