Pembaruan Kapal Keruk Siap Dongkrak Infrastruktur Daerah

Senin, 04 Mei 2026 Jumadi Dibaca 241 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Pembaruan Kapal Keruk Siap Dongkrak Infrastruktur Daerah
Sejumlah warga audiensi kebutuhan pembaruan kapal keruk (evakuator) di halaman DPRD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pengusaha kapal dan Anak Buah Kapal (ABK) di Kabupaten Batang mengadukan kebutuhan pembaruan kapal keruk (evakuator) kepada DPRD dan Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Batang. Aduan tersebut disampaikan karena, menyusul lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai memberatkan operasional nelayan.

Batang - Pengusaha kapal dan Anak Buah Kapal (ABK) di Kabupaten Batang mengadukan kebutuhan pembaruan kapal keruk (evakuator) kepada DPRD dan Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Batang. Aduan tersebut disampaikan karena, menyusul lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai memberatkan operasional nelayan.

Salah satu perwakilan nelayan Dirhanoko menyebutkan, bahwa harus ada pembaruan kapal evakuator dan menanggapi harga BBM naik.

“Kenaikan ini membuat biaya operasional meningkat hingga dua kali lipat. Kalau dipaksakan melaut, justru merugi, sehingga banyak kapal memilih tidak beroperasi,” katanya saat ditemui di halaman DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (4/5/2026).

Wakil Ketua DPRD Batang Junaenah menegaskan, pihaknya mendorong keberpihakan kepada nelayan sebagai salah satu sektor yang terdampak langsung.

“Kita harus berpihak pada rakyat kecil. Nelayan ini menjadi harapan utama, apalagi sektor lain juga terdampak. Kami berharap ada solusi agar harga BBM untuk nelayan bisa lebih terjangkau,” jelasnya.

Melihat yang sebelumnya harga BBM berada di kisaran Rp9 ribu hingga Rp10 ribu per liter kini melonjak menjadi sekitar Rp26 ribu sejak April 2026. Selain persoalan BBM, DPRD juga menyoroti kebutuhan pembaruan kapal keruk (evakuator) yang dinilai sudah tidak optimal dalam mendukung pengerukan muara.

“Kalau melihat kebutuhan, pembaruan alat ini memang mendesak. Untuk tahun ini belum memungkinkan, tetapi akan kami dorong pembahasannya untuk tahun depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dislutkan Batang Hermant, mengatakan, rencana pembaruan kapal keruk telah menjadi pembahasan di tingkat pemerintah daerah. Ini sudah dibahas di Pemkab Batang. Bupati juga telah memberikan arahan agar dilakukan kajian bersama Bapperida.

“Kondisi kapal keruk yang saat ini digunakan telah berusia sekitar 12 tahun, sehingga kinerjanya tidak lagi maksimal meskipun masih dapat dioperasikan. Kapal keruk yang ada masih digunakan, tetapi efektivitasnya sudah menurun. Oleh karena itu, perlu ada pembaruan untuk mendukung pengerukan muara secara optimal,” terangnya.

Dislutkan Batang telah mengusulkan pengadaan kapal keruk baru melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan estimasi anggaran sekitar Rp5 miliar. Rencana ini kami targetkan dapat terealisasi pada anggaran 2027.

“Pemkab Batang berharap, melalui pembaruan sarana pengerukan tersebut, aktivitas nelayan dapat kembali lancar serta fungsi muara dan pelabuhan tetap terjaga dari risiko pendangkalan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 66
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 101
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 80
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 131
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 145