Sukses Kumpulkan Jelantah, ASN Batang Dukung Pemanfaatan Limbah

Senin, 13 April 2026 Jumadi Dibaca 276 kali Lingkungan
Sukses Kumpulkan Jelantah, ASN Batang Dukung Pemanfaatan Limbah
Pengumpulan Minyak Jelantah ASN dalam rangka pemecahan Rekor MURI di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Program pengumpulan minyak jelantah yang diinisiasi TP PKK Batang hingga masuk ke rekor MURI belum lama ini, merupakan hasil kolaborasi bersama PT. Gapura Mas Lestari (GML) dalam pengolahannya. Selain memberikan manfaat secara ekonomis, nyatanya kemanfaatan dari program tersebut adalah mampu membersihkan lingkungan dari limbah minyak jelantah.

Batang - Program pengumpulan minyak jelantah yang diinisiasi TP PKK Batang hingga masuk ke rekor MURI belum lama ini, merupakan hasil kolaborasi bersama PT. Gapura Mas Lestari (GML) dalam pengolahannya. Selain memberikan manfaat secara ekonomis, nyatanya kemanfaatan dari program tersebut adalah mampu membersihkan lingkungan dari limbah minyak jelantah.

Program tersebut mampu menarik perhatian MURI hingga memecahkan rekor pengumpulan minyak jelantah hingga 11 ribu liter dari seluruh unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Batang.

Perwakilan Purchasing GML, Dhika Dwi Chandra menerangkan, apabila dihitung secara ekonomi secara keseluruhan dapat mendatangkan keuntungan yang cukup banyak.

“Dari 11 ribu liter yang terkumpul bisa dirupiahkan sebanyak Rp80 juta. Namun sebetulnya nilai kemanfaatannya lebih dari itu, yakni selain menjaga alam lebih lestari, hasil pengolahannya bisa dimanfaatkan jadi bahan bakar pesawat terbang berupa Bioavtur yang lebih ramah lingkungan,” katanya, saat memantau di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (13/4/2026).

Setelah seluruhnya terkumpul, proses pengolahan akan dilakukan di Semarang hingga dapat diekspor ke beberapa negara termasuk dimanfaatkan di dalam negeri. Biasanya Bioavtur kami ekspor ke Eropa, sebagian Singapura dan Korea.

Hingga saat ini sejumlah instansi telah mengumpulkan untuk mendukung pemanfaatan limbah minyak jelantah sebagai bahan bakar ramah lingkungan sekaligus mendatangkan keuntungan.

“Hari ini instansi terbanyak Bidang Pendidikan SMP yang mampu mengumpulkan sebanyak 1.200 liter. Jika dirupiahkan mencapai Rp9 juta, sedangkan per liternya dihargai Rp7 ribu,” jelasnya.

Respons positif ditunjukkan Staf Disperpuska Batang, Sawal yang memandang nilai kemanfaatan limbah minyak jelantah dirasakan oleh alam maupun masyarakat.

“Yang pasti selain mendatangkan cuan, alam jadi lebih bersih bebas dari minyak jelantah yang tiap hari dihasilkan rumah tangga, alhamdulillah bisa terkumpul 41 liter,” ungkapnya.

Ia mendukung dan bersyukur pengumpulan minyak jelantah belum lama ini, berhasil memecahkan rekor MURI.

“Semoga setelah ini ada tim dari Pemda yang membantu pengumpulannya biar rumah bersih dari limbah jelantah dan dapat cuan lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 34
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi 1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
Batang Bulan Muharam tidak hanya menjadi momentum introspeksi diri dan peningkatan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial, khususnya terhadap anak. Di mana umat Islam dianjurkan melipatgandakan kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
16 Jun 2026 Jumadi 213
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meresmikan program budidaya padi biosalin di lahan seluas 32 hektar di Dukuh Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Senin (1662026). Program ini menjadi langkah konkret menghidupkan kembali lahan terdampak rob yang selama bertahun-tahun tidak produktif.
16 Jun 2026 Jumadi 461
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Batang - Rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang membentang hingga wilayah Kabupaten Batang terus dimatangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Otorita Pengelola Pantai Jawa. Proyek strategis tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir rob yang selama ini menghantui kawasan pesisir utara Jawa.
16 Jun 2026 Jumadi 91
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Batang - Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Batang tahun 2026 dipastikan berjalan ketat, transparan, dan bebas dari praktik titipan maupun intervensi pihak mana pun. Seiring dimulainya tahapan pendaftaran sekolah yang mayoritas telah menggunakan sistem daring (online). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1662026).
16 Jun 2026 Jumadi 77
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 319