Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral

Minggu, 12 April 2026 Jumadi Dibaca 27 kali Seni dan Budaya
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menyampaikan sambutan saat Upacara Kirab Budaya HUT Ke-60 Kabupaten Batang, di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.

Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengungkapkan, bahwa perubahan mencolok terletak pada estetika visual para peserta. Jika tahun-tahun sebelumnya tampil dengan gaya umum, kali ini detail busana dan properti akan merujuk pada pakem keraton.

“Yang beda mungkin dari sisi pakaian, kita berubah dengan yang kemarin-kemarin. Mungkin kita menuju ke arah Kasultanan Jogja,” katanya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Minggu (12/4/2026).

Kesungguhan panitia dalam menghidupkan nuansa kerajaan tidak main-main. Sebuah kereta kencana khusus didatangkan langsung dari Solo untuk menambah kemegahan iring-iringan.

“Lautan manusia diprediksi akan memadati rute kirab. Sebanyak 86 kelompok dengan total lebih dari 1.600 peserta siap berparade. Menariknya, barisan ini tidak hanya diisi oleh jajaran birokrasi, tetapi juga merangkul siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), tokoh masyarakat, hingga para mantan Bupati Batang,” jelasnya.

Kalau 20 kali 85 berarti 1.600-an. Itu bisa lebih, karena kita batasi 20 tapi ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mungkin mengirim lebih dari 20. Di balik kemeriahan ini, terselip doa dan harapan besar yang dirangkum dalam tema Batang Gumregah, Rahayu Barokah, Datan Kantun Budaya Luhung, Kuncara Hanjayeng Bawana.

“Maknanya bahwa Batang berharap barokah dengan adanya budaya yang luhur ini, sehingga menjadi bersinar di dunia. Untuk Batang jadi terkenal, intinya begitu,” tegasnya.

Bambang menegaskan, bahwa kirab ini bukan sekadar tontonan, melainkan pengingat bagi generasi muda agar tetap membumi pada sejarahnya.

“Artinya dengan kirab budaya ini marilah kita nguri-nguri budaya yang ada, mengingat pejuang-pejuang yang mendirikan Batang. Simbol kemakmuran atau loh jinawi akan hadir melalui 17 gunungan hasil bumi. Sebanyak 15 gunungan merupakan perwakilan dari tiap kecamatan, sementara dua lainnya berasal dari Pemerintah Daerah,” terangnya.

Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, panitia telah menyiapkan skenario agar pembagian hasil bumi ini berlangsung tertib tanpa insiden rebutan yang membahayakan.

“Setelah kirab selesai, bukan direbutkan, tetapi akan kita serahkan ke masyarakat. Gunungan yang kita pisah ada tujuh. Yang tidak ikut kirab, yang lainnya dikirabkan. Artinya, pada saat upacara selesai masih ada gunungan yang bisa dibagikan ke masyarakat,” imbuhnya.

Satu lagi yang paling dinanti warga adalah tradisi sebar koin atau sawur. Panitia menyiapkan dana sekitar Rp8 juta hingga Rp10 juta untuk dibagikan sepanjang rute. Bahkan, peserta yang berada di atas kereta kencana pun diperbolehkan melakukan sawur secara pribadi.

Sebagai penutup rangkaian HUT yang istimewa ini, publik Batang berpeluang menyaksikan kehadiran sosok penting dari Yogyakarta.

“Rencananya kalau jadi ada sarasehan yang akan dihadiri oleh Sri Sultan Hamengkubuwono. Cuma tanggalnya kita menunggu kepastian dari Jogja,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kirab Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 dengan mengusung tema Kesultanan Yogyakarta, di Pendopo Kabupaten Batang Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 42
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 77
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 69
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 174
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 118
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 88