Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral

Minggu, 12 April 2026 Jumadi Dibaca 497 kali Seni dan Budaya
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menyampaikan sambutan saat Upacara Kirab Budaya HUT Ke-60 Kabupaten Batang, di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.

Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengungkapkan, bahwa perubahan mencolok terletak pada estetika visual para peserta. Jika tahun-tahun sebelumnya tampil dengan gaya umum, kali ini detail busana dan properti akan merujuk pada pakem keraton.

“Yang beda mungkin dari sisi pakaian, kita berubah dengan yang kemarin-kemarin. Mungkin kita menuju ke arah Kasultanan Jogja,” katanya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Minggu (12/4/2026).

Kesungguhan panitia dalam menghidupkan nuansa kerajaan tidak main-main. Sebuah kereta kencana khusus didatangkan langsung dari Solo untuk menambah kemegahan iring-iringan.

“Lautan manusia diprediksi akan memadati rute kirab. Sebanyak 86 kelompok dengan total lebih dari 1.600 peserta siap berparade. Menariknya, barisan ini tidak hanya diisi oleh jajaran birokrasi, tetapi juga merangkul siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), tokoh masyarakat, hingga para mantan Bupati Batang,” jelasnya.

Kalau 20 kali 85 berarti 1.600-an. Itu bisa lebih, karena kita batasi 20 tapi ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mungkin mengirim lebih dari 20. Di balik kemeriahan ini, terselip doa dan harapan besar yang dirangkum dalam tema Batang Gumregah, Rahayu Barokah, Datan Kantun Budaya Luhung, Kuncara Hanjayeng Bawana.

“Maknanya bahwa Batang berharap barokah dengan adanya budaya yang luhur ini, sehingga menjadi bersinar di dunia. Untuk Batang jadi terkenal, intinya begitu,” tegasnya.

Bambang menegaskan, bahwa kirab ini bukan sekadar tontonan, melainkan pengingat bagi generasi muda agar tetap membumi pada sejarahnya.

“Artinya dengan kirab budaya ini marilah kita nguri-nguri budaya yang ada, mengingat pejuang-pejuang yang mendirikan Batang. Simbol kemakmuran atau loh jinawi akan hadir melalui 17 gunungan hasil bumi. Sebanyak 15 gunungan merupakan perwakilan dari tiap kecamatan, sementara dua lainnya berasal dari Pemerintah Daerah,” terangnya.

Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, panitia telah menyiapkan skenario agar pembagian hasil bumi ini berlangsung tertib tanpa insiden rebutan yang membahayakan.

“Setelah kirab selesai, bukan direbutkan, tetapi akan kita serahkan ke masyarakat. Gunungan yang kita pisah ada tujuh. Yang tidak ikut kirab, yang lainnya dikirabkan. Artinya, pada saat upacara selesai masih ada gunungan yang bisa dibagikan ke masyarakat,” imbuhnya.

Satu lagi yang paling dinanti warga adalah tradisi sebar koin atau sawur. Panitia menyiapkan dana sekitar Rp8 juta hingga Rp10 juta untuk dibagikan sepanjang rute. Bahkan, peserta yang berada di atas kereta kencana pun diperbolehkan melakukan sawur secara pribadi.

Sebagai penutup rangkaian HUT yang istimewa ini, publik Batang berpeluang menyaksikan kehadiran sosok penting dari Yogyakarta.

“Rencananya kalau jadi ada sarasehan yang akan dihadiri oleh Sri Sultan Hamengkubuwono. Cuma tanggalnya kita menunggu kepastian dari Jogja,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra
Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra
Batang - Memeriahkan Bulan Bahasa, SMA Negeri 1 Wonotunggal menggelar sejumlah perlombaan dengan mengangkat tema "Merangkai Kata, Menyuarakan Makna, Menghidupkan Dunia. Perlombaan yang diikuti oleh pelajar kelas X dan XI ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra, sehingga dapat membentuk karakter positif, saat terjun di tengah masyarakat sepenuhnya nanti.
23 Okt 2026 Jumadi 36
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 459
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 251
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 305
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 170
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 215