Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral

Minggu, 12 April 2026 Jumadi Dibaca 311 kali Seni dan Budaya
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menyampaikan sambutan saat Upacara Kirab Budaya HUT Ke-60 Kabupaten Batang, di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.

Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengungkapkan, bahwa perubahan mencolok terletak pada estetika visual para peserta. Jika tahun-tahun sebelumnya tampil dengan gaya umum, kali ini detail busana dan properti akan merujuk pada pakem keraton.

“Yang beda mungkin dari sisi pakaian, kita berubah dengan yang kemarin-kemarin. Mungkin kita menuju ke arah Kasultanan Jogja,” katanya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Minggu (12/4/2026).

Kesungguhan panitia dalam menghidupkan nuansa kerajaan tidak main-main. Sebuah kereta kencana khusus didatangkan langsung dari Solo untuk menambah kemegahan iring-iringan.

“Lautan manusia diprediksi akan memadati rute kirab. Sebanyak 86 kelompok dengan total lebih dari 1.600 peserta siap berparade. Menariknya, barisan ini tidak hanya diisi oleh jajaran birokrasi, tetapi juga merangkul siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), tokoh masyarakat, hingga para mantan Bupati Batang,” jelasnya.

Kalau 20 kali 85 berarti 1.600-an. Itu bisa lebih, karena kita batasi 20 tapi ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mungkin mengirim lebih dari 20. Di balik kemeriahan ini, terselip doa dan harapan besar yang dirangkum dalam tema Batang Gumregah, Rahayu Barokah, Datan Kantun Budaya Luhung, Kuncara Hanjayeng Bawana.

“Maknanya bahwa Batang berharap barokah dengan adanya budaya yang luhur ini, sehingga menjadi bersinar di dunia. Untuk Batang jadi terkenal, intinya begitu,” tegasnya.

Bambang menegaskan, bahwa kirab ini bukan sekadar tontonan, melainkan pengingat bagi generasi muda agar tetap membumi pada sejarahnya.

“Artinya dengan kirab budaya ini marilah kita nguri-nguri budaya yang ada, mengingat pejuang-pejuang yang mendirikan Batang. Simbol kemakmuran atau loh jinawi akan hadir melalui 17 gunungan hasil bumi. Sebanyak 15 gunungan merupakan perwakilan dari tiap kecamatan, sementara dua lainnya berasal dari Pemerintah Daerah,” terangnya.

Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, panitia telah menyiapkan skenario agar pembagian hasil bumi ini berlangsung tertib tanpa insiden rebutan yang membahayakan.

“Setelah kirab selesai, bukan direbutkan, tetapi akan kita serahkan ke masyarakat. Gunungan yang kita pisah ada tujuh. Yang tidak ikut kirab, yang lainnya dikirabkan. Artinya, pada saat upacara selesai masih ada gunungan yang bisa dibagikan ke masyarakat,” imbuhnya.

Satu lagi yang paling dinanti warga adalah tradisi sebar koin atau sawur. Panitia menyiapkan dana sekitar Rp8 juta hingga Rp10 juta untuk dibagikan sepanjang rute. Bahkan, peserta yang berada di atas kereta kencana pun diperbolehkan melakukan sawur secara pribadi.

Sebagai penutup rangkaian HUT yang istimewa ini, publik Batang berpeluang menyaksikan kehadiran sosok penting dari Yogyakarta.

“Rencananya kalau jadi ada sarasehan yang akan dihadiri oleh Sri Sultan Hamengkubuwono. Cuma tanggalnya kita menunggu kepastian dari Jogja,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang terus memperluas cakupan sekaligus meningkatkan kualitas penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan, PMI Batang juga berkomitmen memangkas birokrasi agar bantuan bisa langsung menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.
10 Jun 2026 Jumadi 24
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang mulai melakukan pemetaan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamina yang mulai terpantau per 10 Juni 2026. Salah satu penyesuaian harga terjadi pada Pertamax yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter.
10 Jun 2026 Jumadi 156
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Batang - Memasuki tahun kedua kepemimpinan Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono, komitmen untuk meringankan beban orang tua murid baru kembali diwujudkan.  Kabar baiknya, program bantuan seragam gratis tahun ini tidak lagi hanya menyasar sekolah negeri, melainkan meluas hingga ke sekolah swasta.
10 Jun 2026 Jumadi 44
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik pengurus Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Batang periode 20262031 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1062026). Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jun 2026 Jumadi 54
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26 Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Pekalongan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menggelar pelatihan bagi calon petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE26) sejak 31 Mei hingga 11 Juni, sebagai upaya menyelaraskan pola dalam bertugas. Pelatihan diberikan bagi 825 calon petugas, untuk menyamakan visi, agar ketika mendata sesuai standarisasi yang ditentukan oleh BPS.
09 Jun 2026 Jumadi 73
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Kabupaten Batang, Selasa (962026). Kegiatan tersebut turut melibatkan pelajar sebagai bagian dari edukasi hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
09 Jun 2026 Jumadi 96