PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 Jumadi Dibaca 218 kali Pemberian Apresiasi atau Bantuan
PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
PMI Batang serahkan bantuan RTLH di salah satu rumah warga Kabupaten Batang.
Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang terus memperluas cakupan sekaligus meningkatkan kualitas penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan, PMI Batang juga berkomitmen memangkas birokrasi agar bantuan bisa langsung menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.

Batang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang terus memperluas cakupan sekaligus meningkatkan kualitas penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan, PMI Batang juga berkomitmen memangkas birokrasi agar bantuan bisa langsung menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.

Wakil Ketua PMI Cabang Kabupaten Batang Putut Husamadiman mengungkapkan, bahwa program RTLH ini terus berkembang dari tahun ke tahun. Salah satu terobosan terbaru adalah kenaikan nominal bantuan per rumah setelah adanya usulan dari ranting-ranting kecamatan dalam Musyawarah Kerja (Muker) PMI.

“Di tahun 2025 ini nominalnya RTLH ini per orang itu Rp15 juta. Kemarin hasil Musyawarah kerja (Muker) PMI, ini ranting PMI 4 kecamatan ini mengusulkan supaya ditambah. Akhirnya ditambah sekarang jadi Rp17.500.000,00 per rumah, dua kecamatan,” katanya, saat ditemui di Markas PMI Batang, Kabupaten Batang, Rabu (10/6/2026).

Secara kuota dasar, PMI Batang mengalokasikan 30 titik setiap tahunnya, yang tersebar di 15 kecamatan (masing-masing 2 rumah). Namun pada praktiknya, PMI kerap melampaui target demi kemanusiaan. Sebagai contoh, pada tahun 2025 lalu, realisasi program berhasil mencapai 32 titik. Sementara untuk tahun 2026 ini, hingga bulan Mei, tercatat sudah ada 9 rumah yang terealisasi.

“Bahkan, dalam waktu dekat, tepatnya pada Jumat 12 Juni, PMI dijadwalkan akan menyerahkan bantuan RTLH untuk dua titik lagi di Kecamatan Bawang. Bagi warga yang ingin mengajukan bantuan RTLH ke PMI. Syarat dan alurnya terbilang sangat ramah dan tidak berbelit-belit jika dibandingkan dengan program serupa dari dinas pemerintah,” jelasnya.

Putut Husamadiman menyebutkan, untuk syaratnya, adalah dari rumah yang tidak layak huni ini bisa membuat usulan ke desa, lalu desa ke kecamatan. Nanti kecamatan akan mengusulkan, diketahui PMI kecamatan dan Pak Camat. Nanti kita akan survei lokasinya, layak atau tidak tergantung dari posisi rumahnya.

Ia tidak menampik bahwa pemerintah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) memiliki anggaran yang jauh lebih besar untuk program serupa. Namun, keunggulan program di PMI terletak pada kecepatan dan kesederhanaan prosesnya.

“Kalau di PMI, RTLH ini kan ya lebih simpel, tapi betul-betul memang kita survei betul-betul yang membutuhkan. Selain program rutin RTLH, PMI Batang menegaskan bahwa penanganan rumah roboh atau rusak akibat bencana seperti kebakaran memiliki jalur yang berbeda. Bantuan kebencanaan tidak memotong kuota reguler RTLH dan nominalnya disesuaikan dengan hasil asesmen di lapangan,” ungkapnya.

Kalau program unggulan kita di RTLH, tapi untuk bencana itu tetap kita ada. Bencana itu juga nanti nominalnya sesuai dengan asesmen. Jadi, tidak sejumlah RTLH, bisa juga sejumlah RTLH tapi lihat asesmennya.

Ia juga mencontohkan kasus kebakaran hebat yang pernah terjadi di Kecamatan Batang, di mana PMI akhirnya memberikan bantuan maksimal setara nilai RTLH karena kondisi korban yang sangat memprihatinkan.

“Di sisi lain, memasuki musim kemarau, PMI Batang juga sudah mulai bersiap menghadapi potensi kekeringan. Meski saat ini belum ada laporan resmi yang masuk dari masyarakat mengenai krisis air bersih, langkah antisipasi telah berjalan,” ujar dia.

Kalau laporan belum, tapi kita untuk antisipasi kita kemarin sudah dapat petunjuk dari pusat supaya bisa mengusulkan kira-kira penanganan air itu nggih, untuk kekeringan itu nanti berapa bulan kita sudah mengusulkannya. Mudah-mudahan aja ndak (kekeringan), tapi kan kalau ada kita sudah siap. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
Batang - Kejuaraan Bulu Tangkis DPRD Cup Batang 2026, yang digelar khusus bagi pebulu tangkis pemula akhirnya sukses menuai pujian dari banyak pihak berkat semangat para atlet. Melihat kesuksesan dan antusias peserta, Pengkab PBSI Batang akan menjadikan DPRD Cup sebagai even kejuaraan tahunan yang diharapkan menjadi ajang tolok ukur kemampuan atlet sebelum bertanding ke tingkat provinsi maupun nasional.
09 Okt 2026 Jumadi 144
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 148
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026 DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
09 Okt 2026 Jumadi 117
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 121
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Batang - Kawasan Alun-alun Batang diprediksi bakal disesaki ribuan pengunjung menyusul gelaran acara besar yang berlangsung akhir pekan ini. Menanggapi potensi lonjakan massa tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang bergerak cepat menyusun rekayasa lalu lintas sekaligus menyiapkan kantong parkir demi menjaga arus kendaraan tetap terkendali.
09 Okt 2026 Jumadi 145
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9102026).
09 Okt 2026 Jumadi 412