Gerakan Sak Minggu Sak Buku, Ajarkan Mental Anak Kritis

Selasa, 07 April 2026 Jumadi Dibaca 152 kali Pelayanan Publik
Gerakan Sak Minggu Sak Buku, Ajarkan Mental Anak Kritis
Sejumlah pelajar membaca buku usai diluncurkannya Gerakan Sak Minggu Sak Buku oleh Pemkab Batang, di Kampung Literasi Pelangi, Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang.
Batang - Geliat membudayakan literasi terus digaungkan dengan diluncurkannya Gerakan Sak Minggu Sak Buku oleh Pemkab Batang, di Kampung Literasi Pelangi, Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Selasa (742026). Gerakan tersebut, untuk memfokuskan anak di usia emas tidak hanya cerdas secara intelektual maupun emosional, serta menjadikan mental anak lebih kritis, dalam menyikapi permasalahan di masa depan.

Batang - Geliat membudayakan literasi terus digaungkan dengan diluncurkannya Gerakan Sak Minggu Sak Buku oleh Pemkab Batang, di Kampung Literasi Pelangi, Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Selasa (7/4/2026). Gerakan tersebut, untuk memfokuskan anak di usia emas tidak hanya cerdas secara intelektual maupun emosional, serta menjadikan mental anak lebih kritis, dalam menyikapi permasalahan di masa depan.

Keberadaan Kampung Literasi Pelangi ini sebelumnya merupakan sebuah ruang yang disiapkan sebagai media untuk mengekspresikan diri anak maupun orang tua melalui kegiatan literasi.

Ketua Kampung Literasi Pelangi Proyonanggan Selatan, Herin Setyowati menerangkan, sebelum dibentuk menjadi Kampung Literasi, ruang ini sudah sering digunakan oleh warga setempat untuk menggali potensi melalui pendidikan informal.

“Biasanya dimanfaatkan untuk mengaji Al-Qur'an setiap malam, bisa juga ibu-ibu pengajian yang memanfaatkan buku yang ada untuk meningkatkan keterampilan. Kami sudah mendapatkan bantuan hingga 1.000 buku, seperti cerita anak, keterampilan masak dan edukasi lainnya dari Perpusnas, Disperpuska termasuk tanggung jawab sosial dari Nestle,” jelasnya.

Respons positif ditunjukkan pegiat literasi Kurnia Hidayati yang memandang kemanfaatan gerakan tersebut tidak hanya dari sisi peningkatan indeks pembangunan manusia saja. Namun, lebih dari itu kemanfaatan secara finansial pun dapat dirasakan oleh pecinta buku.

“Dengan kebiasaan membaca, maka akan timbul ide-ide kreatif untuk menelurkan sebuah karya, bisa menghasilkan produk, menjualnya lalu menghasilkan keuntungan,” terangnya.

Gerakan seperti ini sudah diimpikannya sejak lama, terlebih setelah diluncurkan oleh Bunda Literasi bersama Disperpuska. Meski tantangannya berat, namun untuk merealisasikan gerakan tersebut, tidak hanya anak yang dimotivasi, tapi perlu aksi dukungan nyata orang tua dengan mempraktikkan hal serupa.

Sementara itu, Bunda Literasi Faelasufa Faiz Kurniawan menegaskan, Kampung Literasi memiliki kemanfaatan yang lebih luas, selain ruangan dari sisi kelengkapan buku jauh lebih variatif.

“Sasaran Sak Minggu Sak Buku anak usia dini maupun sekolah dasar yang melakukan aktivitas edukatif, saling diskusi maupun literasi digital, setiap harinya,” tegasnya.

Yang terpenting pembiasaan bagi anak, tiap pekannya membawa buku lalu mengulas isi bacaannya di awal pekan.

Rencananya program Sak Minggu Sak Buku dan Kampung Literasi di 15 kecamatan. Bupati Batang M Faiz Kurniawan siap memberikan tambahan anggaran sebesar Rp250 juta, dengan jumlah terbanyak di sebuah kecamatan.

“Kita lihat mana yang paling berpotensi itu yang akan kami berikan tambahan anggaran,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 44
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 75
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 58
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 53
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 62
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 52