Telusuri Sejarah Makam Astana Pasekaran, Perlu Kajian Mendalam

Senin, 06 April 2026 Jumadi Dibaca 336 kali Seni dan Budaya
Telusuri Sejarah Makam Astana Pasekaran, Perlu Kajian Mendalam
Juru Kunci Makam Astana Pasekaran Suparno membersihkan pusara Makam Adipati Batang, KRT. Soero Hadiningrat (Pangeran Sedarawuh), Kabupaten Batang.
Batang - Mendekati peringatan hari kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan (hari jadi) Ke-60, komplek Makam Astana Pasekaran mulai dipersiapkan oleh juru kunci, untuk menyambut kehadiran pemangku kebijakan berziarah ke para leluhur. Dialah Suparno yang mendapat amanat mengurus segala sesuatu terkait makam para adipati yang telah ada sejak era Mataram Islam.

Batang - Mendekati peringatan hari kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan (hari jadi) Ke-60, komplek Makam Astana Pasekaran mulai dipersiapkan oleh juru kunci, untuk menyambut kehadiran pemangku kebijakan berziarah ke para leluhur. Dialah Suparno yang mendapat amanat mengurus segala sesuatu terkait makam para adipati yang telah ada sejak era Mataram Islam.

Sejak tujuh tahun lalu, ia diamanati menggantikan ayahandanya yang telah wafat untuk meneruskan tugas mengurus komplek Makam Astana Pasekaran yang telah ada sejak tahun 1600-an.

“Tidak ada wejangan apapun dari mendiang bapak (Nur Khasan) pokoknya, jadi juru kunci di sini sudah turun-menurun sejak simbah (Mbah Muchari),” katanya, saat ditemui di samping pusara Makam Adipati Batang, KRT. Soero Hadiningrat (Pangeran Sedarawuh), Kabupaten Batang, Senin (6/4/2026).

Setiap harinya ia secara istiqomah membersihkan setiap sudut di area  Makam Astana Pasekaran mulai dari menyapu halaman komplek hingga membersihkan makam para adipati. Khususnya yang menjadi fokus para peziarah, ada beberapa pusara yang sering dikunjungi dan menjadi tempat berdoa kepada Allah serta meneladani perjuangan pendiri Kadipaten Batang.

“Tidak ada waktu khusus atau hari pantangan untuk berziarah ke sini, semua boleh dan buka 24 jam. Hampir setiap harinya ada yang berziarah, bahkan banyak pula dari luar kota, seperti kemarin dari Surabaya, ada pula beberapa tahun lalu kerabat Keraton Kasultanan Yogyakarta yang berziarah ke Makam Adipati Toemenggung Poespo Negoro,” jelasnya.

Sebagai juru kunci, ia pun tak bosan-bosannya mengingatkan generasi muda untuk senantiasa menghormati dan menghargai perjuangan para pendiri Kabupaten Batang.

“Generasi muda harus meneruskan kebiasaan para sesepuh dengan menziarahi pendiri Kabupaten Batang, untuk mengingat kemajuan saat ini berawal dari perjuangan para adipati sejak ratusan tahun lalu,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia pun mengharap agar infrastruktur di area komplek Makam Astana Pasekaran perlu dilakukan perbaikan.

“Ada beberapa cungkup makam yang perlu direnovasi, contohnya di makam Adipati Raden Toemenggung Tjokrodjojo, yang harus dilakukan perbaikan, lantai, atap dinding sudah rusak,” terangnya.

Yang tak kalah pentingnya lampu penerangan yang masih harus ditambahkan di beberapa titik. Hal ini untuk memudahkan para peziarah yang seringkali berkunjung saat malam hari dari berbagai wilayah.

Ditemui secara terpisah, pemerhati sejarah Batang, Sodikin membenarkan betapa penting dan sakralnya makam tersebut karena di dalamnya dimakamkan para adipati sejak 1614. Di dalamnya dimakamkan KRT Soero Hadinigrat (Pengeran Sedarawuh), Kandjeng Pangeran Ario Soero Adiningrat, Toemenggoeng Poespo Negoro, Raden Toemenggoeng Tjokrodjojo, KR Adipati Ario Soerjo Diningrat.

“Tak hanya itu, bahkan ada pula Adipati Batang Tumenggung Upasanta yang dimakamkan di daerah Depok Jawa Barat saat melawan VOC di Batavia. Adapula peran Ratu Batang yang sempat memimpin sementara di Kadipaten Batang sebelum menjadi istri dari Sultan Agung Hanyokrokusumo yang dimakamkan di Imogiri Yogyakarta,” ujar dia.

Masih banyak sejarah yang perlu dibedah untuk mengetahui siapa saja yang dinamakamkan di sana sejak 1614.

“Saat ini tim pengkaji sejarah Batang masih terus menelusuri bukti-bukti otentik bahkan berencana mengulik dokumen yang tersimpan di Perpustakaan Leiden Belanda,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 41
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Batang - Suasana peringatan HUT Ke-81 RI di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan buruh tampak antusias memadati area acara, melepaskan penat rutinitas pabrik demi merayakan hari kemerdekaan bersama sesama rekan kerja.
22 Ags 2026 Jumadi 130
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 115
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Batang - Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang untuk menyaksikan Batang Night Carnival dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum acara dimulai. Warga memenuhi sepanjang jalur yang menjadi lokasi pelaksanaan karnaval untuk melihat beragam atraksi dari para peserta.
22 Ags 2026 Jumadi 164
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batang menyuguhkan tampilan spektakuler yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertabur cahaya. Untuk pertama kalinya Batang Night Carnival bertajuk "Shining Together" digelar, menciptakan suasana malam akhir pekan yang terasa lebih hidup dengan tampilan gemerlap cahaya dari 25 kontingen lewat keunikan masing-masing di sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2282026) malam.
22 Ags 2026 Jumadi 467
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026 Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Batang - Gelap malam di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak sirna berganti kerlip cahaya dan riuk parade. Gemerlap lampu, gaun-gaun karnaval megah, serta derap langkah 20 kontingen sukses mengubah jalanan kota menjadi panggung pertunjukan terbuka yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.
22 Ags 2026 Jumadi 183