Tampilkan Rara Mendut, Pelajar SMPN 4 Batang Makin Berkarakter

Kamis, 02 April 2026 Jumadi Dibaca 267 kali Seni dan Budaya
Tampilkan Rara Mendut, Pelajar SMPN 4 Batang Makin Berkarakter
Dua pelajar SMPN 4 Batang Menampilkan Pagelaran seni ketoprak dengan tema Pranacitra dan Rara Mendut di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pagelaran seni ketoprak kembali dipersembahkan puluhan pelajar SMPN 4 Batang dalam even Malam Jumat Kliwon Disdikbud, dengan kisah percintaan "Pranacitra dan Rara Mendut". Dalam penampilan keduanya mereka lebih fokus berlatih pendalaman karakter, dan tata bahasa Jawa agar aura karakter yang diperankan semakin terpancar.

Batang - Pagelaran seni ketoprak kembali dipersembahkan puluhan pelajar SMPN 4 Batang dalam even Malam Jumat Kliwon Disdikbud, dengan kisah percintaan "Pranacitra dan Rara Mendut". Dalam penampilan keduanya mereka lebih fokus berlatih pendalaman karakter, dan tata bahasa Jawa agar aura karakter yang diperankan semakin terpancar.

Kepala SMPN 4 Batang Sri Mulyatno mengatakan, selama beberapa bulan anak didik berlatih dengan fokus, terlebih setelah diberikan kepercayaan untuk tampil kembali, setelah sukses membawakan cerita Rara Jonggrang dan Bandung Bandawasa.

“Secara umum penampilan anak-anak bagus, hanya saja terkendala teknis yang kurang maksimal, namun penonton masih antusias dan bisa menangkap alur cerita yang disuguhkan,” katanya saat ditemui di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2/4/2026) malam.

Ia berharap, anak didik dapat meresapi peran yang dibawakan dan mampu mengambil pelajaran dari cerita yang ditampilkan.

“Semoga kecintaan kepada kesenian tradisional ini, karena jadi nilai positif bagi kita,” harapnya.

Sebagai generasi muda, para pelajar SMPN 4 Batang memiliki kewajiban untuk melestarikannya, terlebih dengan sarana gamelan yang ada.

Cerita yang ditampilkan makin menarik, setelah kembali menampilkan Alifia Desma Kyoptaprama yang berperan sebagai Rara Mendut dan Faiz Wirama Dhani sebagai Pranacitra serta Ifanala sebagai Tumenggung Wiraguna.

Alifia mengungkapnya, kisah percintaan dua sejoli yang diadopsi di era Sultan Agung mampu dibawakan secara menarik hingga membuat penonton terhanyut dari cerita yang disuguhkan.

“Walaupun sedikit ada rasa cemas, namun bisa ditampilkan dengan baik, termasuk saat membawakan cerita dengan bahasa Jawa krama halus ala ketoprak,” ungkapnya.

Diakui, ketiganya memerlukan waktu khusus untuk belajar berkomunikasi dengan bahasa Jawa krama karena bahasa Jawa pada umumnya sedikit berbeda ketika dibawakan dalam pergelaran ketoprak.

Sementara Faiz menyampaikan, kami belajar sama memperhatikan secara detail, karena tata bahasanya sedikit berbeda dari bahasa Jawa pada umumnya.

Kemanfaatan lain yang dapat diperoleh yakni makin memahami bahasa Jawa, mampu membangun solidaritas yang baik antar pemain.

“Yang pasti melatih mental langsung ketika merasakan main di atas panggung dan ditonton banyak orang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra
Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra
Batang - Memeriahkan Bulan Bahasa, SMA Negeri 1 Wonotunggal menggelar sejumlah perlombaan dengan mengangkat tema "Merangkai Kata, Menyuarakan Makna, Menghidupkan Dunia. Perlombaan yang diikuti oleh pelajar kelas X dan XI ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra, sehingga dapat membentuk karakter positif, saat terjun di tengah masyarakat sepenuhnya nanti.
23 Okt 2026 Jumadi 56
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 598
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 265
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 338
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 175
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 228