Tampilkan Rara Mendut, Pelajar SMPN 4 Batang Makin Berkarakter

Kamis, 02 April 2026 Jumadi Dibaca 170 kali Seni dan Budaya
Tampilkan Rara Mendut, Pelajar SMPN 4 Batang Makin Berkarakter
Dua pelajar SMPN 4 Batang Menampilkan Pagelaran seni ketoprak dengan tema Pranacitra dan Rara Mendut di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pagelaran seni ketoprak kembali dipersembahkan puluhan pelajar SMPN 4 Batang dalam even Malam Jumat Kliwon Disdikbud, dengan kisah percintaan "Pranacitra dan Rara Mendut". Dalam penampilan keduanya mereka lebih fokus berlatih pendalaman karakter, dan tata bahasa Jawa agar aura karakter yang diperankan semakin terpancar.

Batang - Pagelaran seni ketoprak kembali dipersembahkan puluhan pelajar SMPN 4 Batang dalam even Malam Jumat Kliwon Disdikbud, dengan kisah percintaan "Pranacitra dan Rara Mendut". Dalam penampilan keduanya mereka lebih fokus berlatih pendalaman karakter, dan tata bahasa Jawa agar aura karakter yang diperankan semakin terpancar.

Kepala SMPN 4 Batang Sri Mulyatno mengatakan, selama beberapa bulan anak didik berlatih dengan fokus, terlebih setelah diberikan kepercayaan untuk tampil kembali, setelah sukses membawakan cerita Rara Jonggrang dan Bandung Bandawasa.

“Secara umum penampilan anak-anak bagus, hanya saja terkendala teknis yang kurang maksimal, namun penonton masih antusias dan bisa menangkap alur cerita yang disuguhkan,” katanya saat ditemui di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2/4/2026) malam.

Ia berharap, anak didik dapat meresapi peran yang dibawakan dan mampu mengambil pelajaran dari cerita yang ditampilkan.

“Semoga kecintaan kepada kesenian tradisional ini, karena jadi nilai positif bagi kita,” harapnya.

Sebagai generasi muda, para pelajar SMPN 4 Batang memiliki kewajiban untuk melestarikannya, terlebih dengan sarana gamelan yang ada.

Cerita yang ditampilkan makin menarik, setelah kembali menampilkan Alifia Desma Kyoptaprama yang berperan sebagai Rara Mendut dan Faiz Wirama Dhani sebagai Pranacitra serta Ifanala sebagai Tumenggung Wiraguna.

Alifia mengungkapnya, kisah percintaan dua sejoli yang diadopsi di era Sultan Agung mampu dibawakan secara menarik hingga membuat penonton terhanyut dari cerita yang disuguhkan.

“Walaupun sedikit ada rasa cemas, namun bisa ditampilkan dengan baik, termasuk saat membawakan cerita dengan bahasa Jawa krama halus ala ketoprak,” ungkapnya.

Diakui, ketiganya memerlukan waktu khusus untuk belajar berkomunikasi dengan bahasa Jawa krama karena bahasa Jawa pada umumnya sedikit berbeda ketika dibawakan dalam pergelaran ketoprak.

Sementara Faiz menyampaikan, kami belajar sama memperhatikan secara detail, karena tata bahasanya sedikit berbeda dari bahasa Jawa pada umumnya.

Kemanfaatan lain yang dapat diperoleh yakni makin memahami bahasa Jawa, mampu membangun solidaritas yang baik antar pemain.

“Yang pasti melatih mental langsung ketika merasakan main di atas panggung dan ditonton banyak orang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang terus memperluas cakupan sekaligus meningkatkan kualitas penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan, PMI Batang juga berkomitmen memangkas birokrasi agar bantuan bisa langsung menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.
10 Jun 2026 Jumadi 13
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang mulai melakukan pemetaan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamina yang mulai terpantau per 10 Juni 2026. Salah satu penyesuaian harga terjadi pada Pertamax yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter.
10 Jun 2026 Jumadi 149
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Batang - Memasuki tahun kedua kepemimpinan Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono, komitmen untuk meringankan beban orang tua murid baru kembali diwujudkan.  Kabar baiknya, program bantuan seragam gratis tahun ini tidak lagi hanya menyasar sekolah negeri, melainkan meluas hingga ke sekolah swasta.
10 Jun 2026 Jumadi 42
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik pengurus Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Batang periode 20262031 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1062026). Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jun 2026 Jumadi 17
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26 Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Pekalongan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menggelar pelatihan bagi calon petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE26) sejak 31 Mei hingga 11 Juni, sebagai upaya menyelaraskan pola dalam bertugas. Pelatihan diberikan bagi 825 calon petugas, untuk menyamakan visi, agar ketika mendata sesuai standarisasi yang ditentukan oleh BPS.
09 Jun 2026 Jumadi 72
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Kabupaten Batang, Selasa (962026). Kegiatan tersebut turut melibatkan pelajar sebagai bagian dari edukasi hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
09 Jun 2026 Jumadi 96