Batang Jadi Pionir KPBU APJ Jateng, Masalah Sampah Ditarget Tuntas 2027

Kamis, 02 April 2026 Jumadi Dibaca 245 kali Pemerintahan
Batang Jadi Pionir KPBU APJ Jateng, Masalah Sampah Ditarget Tuntas 2027
Kepala Bapperida Batang Bagus Pambudi mengatakan, Batang Jadi Pionir KPBU APJ Jateng, Masalah Sampah Ditarget Tuntas 2027.
Batang - Kabupaten Batang tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam pembangunan infrastruktur daerah. Tidak tanggung-tanggung, kabupaten ini diproyeksikan menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang mengimplementasikan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Alat Penerangan Jalan (APJ).

Batang - Kabupaten Batang tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam pembangunan infrastruktur daerah. Tidak tanggung-tanggung, kabupaten ini diproyeksikan menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang mengimplementasikan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Alat Penerangan Jalan (APJ).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Batang Bagus Pambudi mengungkapkan, bahwa fokus utama pembangunan tahun 2027 akan diarahkan pada proyek-proyek infrastruktur strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Penekanan kami di 2027 adalah proyek infrastruktur strategis. Melalui KPBU APJ, Batang akan menjadi kabupaten pertama di Jawa Tengah yang menerapkan skema ini,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (2/4/2026).

Proses transformasi wajah Batang menjadi "Kota Terang" sudah mulai berjalan. Setelah penandatanganan kesepakatan induk dengan Kementerian Keuangan pada Maret lalu, tahapan krusial akan dimulai pada April 2026 ini melalui market sounding.

“Menariknya, proyek ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui Project Development Facility (PDF). Dana pendampingan sebesar Rp10 miliar akan dikucurkan oleh Kementerian Keuangan untuk mendanai proses lelang, studi kelayakan, hingga peningkatan kapasitas SDM,” jelasnya.

Artinya, APBD kita tidak perlu mengeluarkan dana untuk proses awal tersebut. Ini adalah PDF pertama untuk KPBU skala kecil. Ia menambahkan bahwa pembangunan fisik ditargetkan mulai akhir 2026.

“Harapan Pak Bupati, Batang sudah menyala terang pada April 2027, bertepatan dengan HUT Batang. Selain masalah penerangan, Pemkab Batang juga serius menangani persoalan lingkungan melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul,” ungkapnya.

Proyek yang didanai Kementerian PUPR ini dijadwalkan masuk tahap pemenang lelang pada Mei 2026.

Bagus juga menyebutkan, meski pembangunan fisik dikebut tahun ini, operasional penuh TPST Sentul diprediksi baru akan dimulai pada November 2027. Pemkab Batang kini tengah bersiap membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) khusus untuk mengelola fasilitas tersebut.

“Setelah dibangunkan pusat, pengelolaan akan diserahkan ke Pemda. Kami harus menyiapkan anggaran operasionalnya. Nantinya, hasil residu dari TPST ini akan ditangkap oleh Indocement,” pungkasnya.

Kehadiran TPST Sentul ini diharapkan menjadi kunci utama dalam menyelesaikan carut-marut permasalahan sampah, khususnya di wilayah Batang bagian timur. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 80
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 247
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 99
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Batang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang terus berkomitmen menjaga kondisi kesehatan warga binaan melalui langkah preventif dan deteksi dini. Lapas Batang memastikannya dengan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta Penyuluhan Penyakit Hantavirus dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
22 Mei 2026 Jumadi 130
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Batang - IPB University menjadi ruang pertemuan penting bagi pelaku perhutanan sosial, akademisi, dan komunitas masyarakat dalam kegiatan International Conference and Writing Workshop: Autonomous Social Sciences and Alternative Development yang berlangsung pada 2123 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, KUPS Perempuan Kabupaten Batang turut ambil bagian melalui pameran produk wanatani dan hasil bumi unggulan daerah.
22 Mei 2026 Jumadi 63
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3 Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Batang - Bagi masyarakat Kabupaten Batang, Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) bukan sekadar klub sepak bola yang bertanding di lapangan hijau. Lebih dari itu, tim berjuluk Laskar Alas Roban ini adalah sebuah identitas kultural yang memuat kebanggaan dan harga diri daerah yang harus terus dijaga eksistensinya.
22 Mei 2026 Jumadi 141