Perumda Sendang Kamulyan Terapkan Subsidi Silang untuk Keadilan Air Bersih

Kamis, 02 April 2026 Jumadi Dibaca 193 kali Pelayanan Publik
Perumda Sendang Kamulyan Terapkan Subsidi Silang untuk Keadilan Air Bersih
Direktur Umum Perumda Sendang Kamulyan Batang Sys Mandayun menyampaiakan, Perumda Sendang Kamulyan Terapkan Subsidi Silang untuk Keadilan Air Bersih.
Batang Perumda Sendang Kamulyan Batang, kini menegaskan komitmennya untuk tidak lagi menggunakan skema abodemen. Sebagai gantinya, klasifikasi pelanggan menjadi kunci agar akses air bersih tetap terjangkau bagi kelompok ekonomi lemah.

Batang Perumda Sendang Kamulyan Batang, kini menegaskan komitmennya untuk tidak lagi menggunakan skema abodemen. Sebagai gantinya, klasifikasi pelanggan menjadi kunci agar akses air bersih tetap terjangkau bagi kelompok ekonomi lemah.

Direktur Umum Perumda Sendang Kamulyan Batang Sys Mandayun menjelaskan, bahwa pembagian kelompok pelanggan mulai dari sosial umum, sosial khusus, hingga rumah tangga dan industri adalah strategi untuk menciptakan keadilan sosial.

“Salah satu tujuannya subsidi silang adalah agar air ini disesuaikan dengan kemampuan. Bagi warga yang rumahnya gedung (kategori R3), tentu tidak bisa disamakan dengan pemakai yang rumahnya di kampung atau di jalan setapak,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (2/4/2026).

Salah satu poin yang sering menjadi pertanyaan masyarakat adalah ketentuan pemakaian minimal 0 hingga 10 kubik. Ia juga menekankan, bahwa aturan ini bukan sekadar kebijakan teknis atau strategi bisnis semata, melainkan bagian dari regulasi yang lebih tinggi untuk membantu kelompok masyarakat tertentu.

Ia mengibaratkan pengelolaan ini seperti taktik dalam sepak bola. Jika pelatih punya formasi 4-3-3 atau 5-5-1 untuk menang, maka Perumda menggunakan klasifikasi pelanggan untuk bertahan sebagai perusahaan yang mengemban fungsi sosial.

“Kenapa kita menggunakan 0 sampai 10? Supaya masyarakat yang tidak mampu, termasuk ekonomi lemah dan kategori sosial, bisa terbantu,” jelasnya.

Menanggapi simpang siur mengenai dasar hukum yang digunakan, Sys menegaskan bahwa Perumda Sendang Kamulyan kini sepenuhnya mengacu pada aturan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), meski tetap mengadopsi beberapa poin relevan dari Kementerian PU dan Tenaga Kerja.

“Dahulu, saat masih berstatus PDAM yang tengah merintis, biaya abodemen, administrasi, hingga pemeliharaan water meter memang diberlakukan untuk menambah modal. Namun, seiring dengan meningkatnya daya kritis masyarakat dan perubahan status menjadi Perumda, skema tersebut ditinggalkan,” terangnya.

Dulu memang ada abodemen untuk pemeliharaan dan modal awal. Tapi sekarang sudah tidak digunakan. Kita sekarang lebih mengedepankan subsidi silang melalui kategori R1, R2, hingga sosial umum.

“Dengan skema subsidi silang ini, beban biaya dari pelanggan yang mampu secara ekonomi digunakan untuk menopang tarif murah bagi warga kurang mampu,” pungkasnya.

Harapannya, air sebagai sumber kehidupan yang dikelola negara dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Batang tanpa ada yang merasa terpinggirkan secara regulasi. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 41
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 299
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 123
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 46
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 116
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 81